
Keesokan paginya pasangan suami istri itu telah bersiap menghadiri pertemuan penting dengan klien pertamanya di negara Jepang.
Felix yang siap mengenakan setelan jas berwarna hitam dan Selena yang mengenakan dress berwarna navy dengan panjang selutut menampakkan kaki jenjang nya yang mulus.
Keduanya pergi ke Aston hotels di antar dua orang yang tak lain supir dan satu pengawal. Ya, Felix memilih tak lepas dari pengawalan. Setelah mempertimbangkan cukup matang akhirnya Felix memilih berjaga jika sewaktu-waktu ada seseorang yang ingin mengusik dirinya maupun wanitanya.
“Kita sudah sampai Tuan” ucap pengawal yang duduk di samping kursi kemudi.
Pria berbadan tegap itu turun terlebih dahulu membukakan pintu mobil untuk Felix dan Selena.
“Ayo baby..” ucap Felix menghampiri wanita cantik itu dengan senyuman merekah penuh kagum.
Selena pun melemparkan senyuman termanis nya pada pria itu.
Keduanya pun keluar dan bergandengan tangan menuju VVIP Room tempat mereka akan melaksanakan meeting.
Sesampainya di VVIP Room kedatangan mereka di sambut hangat oleh Tuan Yamada beserta sang istri yang bernama Keiko.
Di tengah basa basi antara pria, wanita berdarah kental keturunan jepang itu memeluk hangat Selena seraya melemparkan senyum ramahnya dan berkenalan satu sama lain.
“Silahkan duduk Tuan Felix, dan Nona..”
“Ah, ini istri saya namanya Selena Young Wilson, Tuan” potong Felix memperkenalkan istrinya dengan marga keluarganya di hadapan Tuan Yamada dan Keiko.
“Wah senang bertemu dengan anda Nyonya Muda Wilson” sapa Tuan Yamada ramah.
“Senang juga bertemu dengan anda Tuan Yamada” balas Selena tak kalah ramah.
Keduanya pun duduk saling berhadapan dengan Tuan Yamada dan istrinya.
Sekilas yang mereka lakukan seperti acara double date, namun berbeda generasi karena umur Yamada dan Keiko selisih lima tahun lebih tua dari Felix.
Mereka pun melakukan meeting yang menghabiskan waktu kurang lebih selama dua jam disertai acara makan siang dengan hidangan kelas mewah.
Sambutan yang tak main-main bagi seorang Tuan Yamada yang memegang bisnis terbesar di negara ini. Suatu keberuntungan juga bagi Felix yang mampu menggaet kerjasama dengan seorang pria pebisnis terkenal seperti dirinya.
Setelah makan siang di barengi dengan obrolan ringan antara mereka. Felix bersama Tuan Yamada membahas perkembangan proyek mereka yang kini mulai berjalan.
Sedangkan Selena tampak sangat antusias berbincang dengan istri Tuan Yamada.
“Anda sudah berapa lama menikah Nyonya Wilson?” Tanya Nyonya Keiko pada Selena.
“Sepertinya sebutan anda terlalu formal Nyonya” celetuk Selena di angguki oleh Nyonya Keiko. Wanita berdarah jepang itu terkekeh pelan seraya mengusap bahu Selena.
“Baru beberapa bulan, belum ada satu tahun Nyonya Keiko” jawab Selena tersenyum manis.
“Wahh.. pengantin baru rupanya, adakah rencana berbulan madu? Jika berminat aku akan mengajak mu honeymoon trip di resort tepi pantai milik ku.. kalian bisa sepuasnya disana karena pemandangannya cukup indah” ajak Nyonya Keiko antusias.
“Eum.. kami memang berencana honeymoon setelah pembangunan proyek ini berjalan Nyonya, sepertinya tawaran anda menarik juga” balas Selena tersenyum manis.
“Oh ya? Kalau begitu jangan ragu untuk menerima tawaranku ini, kau satu-satunya yang akan menempati resort ku secara gratis selama beberapa waktu” ucap Nyonya Keiko menatap senang ke arah Selena.
“Gratis? Tidak tidak! Itu terlalu merepotkan Nyonya”
jawab Selena merasa tidak enak dengan tawaran Nyonya Keiko.
“Oh ayolah.. aku ingin memberikan reward pada sepasang pengantin baru seperti mu, dari dulu adalah keinginanku” ucap Nyonya Keiko sedih.
“Tapi itu terlalu berlebihan Nyonya, biarkan kami membayarnya sesuai harga nilai pada umumnya” ucap Selena.
“Tidak ada yang berlebihan, anggap saja ini sebagai awal kita menjalin kekerabatan. Oke!” Tukas Nyonya Keiko tak ingin ditolak.
Keiko merasa jika Selena ini memiliki magnet tersendiri, dilihat dari postur wajahnya mengingatkan dirinya pada seseorang di masa lalu. Entah kenapa ia begitu kekeh ingin dekat dengan wanita cantik itu.
Selena hanya menghembuskan nafasnya berat.
“Hufhh.. baiklah, tapi semua keputusan ada pada suami saya Nyonya Keiko, akan saya bicarakan nanti” ucap Selena tersenyum ke arah Nyonya Keiko.
“Apa yang kalian bicarakan sayang?” Tanya Tuan Yamada menatap istrinya.
“Ah aku hanya menawarkan sedikit hadiah untuk pasangan baru ini sayang, bagaimana kau setuju kan?” Tanya Nyonya Keiko.
Sejenak Tuan Yamada terdiam, tepukan bahu menyadarkan lamunannya.
“Hei, kau setuju kan?” Tanya Keiko menatap intens wajah suaminya.
“Ah! Ya ya! Aku setuju, sangat setuju” seru Tuan Yamada.
“Kalian lihat kan? Ayo tunggu apalagi, terima saja sebagai hadiah pernikahan dari kami” ucap Keiko dengan senyumnya yang mengembang.
“Wah ini sangat merepotkan sekali Nyonya, terimakasih atas tawaran anda. Jika istri saya sudah tertarik tentu saja saya akan mengambilnya. Lagi pula kami juga masih memikirkan destinasi mana yang cocok untuk kami singgahi” ucap Felix tanpa ragu.
“Ini tepat sekali, semua pasangan pengantin baru sebagian besar membooking resort milik kami bahkan jauh-jauh hari sebelum tanggal pernikahan mereka di adakan” ucap Tuan Yamada.
“Benarkah? Sepertinya ini hadiah paling menakjubkan dari klien” celetuk Felix membuat mereka terkekeh pelan.
“Baiklah Nyonya dan Tuan Yamada, berhubung kami tertarik kami akan menerimanya sebagai hadiah pernikahan terbaik. Terimakasih banyak atas kemurahan hati kalian, ini tidak akan kami lupakan seumur hidup” ucap Selena terdengar tulus.
Keiko memandang sendu Selena dibalik senyuman manisnya.
‘Aku benar-benar seperti berada di masa lalu. Bagaimana dirinya begitu mirip dengan dia’ batin Keiko merasa dejavu.
“Baiklah, kami juga senang karena hubungan bisnis ini berakhir dengan baik. Jika tidak keberatan maukajh kau berteman dengan ku?” Tanya Keiko penuh harap.
“Ah, tentu saja Nyonya Keiko.. dengan senang hati” sahut Selena penuh semangat.
Mendengar penuturan Selena, Keiko mendekati wanita itu lalu memeluknya erat seperti dua insan yang telah lama terpisah.
Hal ini membuat Selena termenung memikirkan gelagat Nyonya Keiko yang tampak senang bertemu dengannya. Mungkin saja Nyonya Keiko tak banyak berteman dengan siapapun. Batin Selena dalam hati.
Beberapa saat kemudian Nyonya Keiko mengurai pelukannya dari tubuh ramping Selena dengan tatapan yang sulit di artikan.
Felix yang menyaksikan interaksi antara keduanya merasa aneh, ia seakan melihat sorot mata kerinduan di wajah istri klien nya kali ini.
Tak beda jauh dengan Tuan Yamada, ia merasakan hawa kesedihan menyeruak di wajah istrinya yang selama ini tak pernah ia tunjukkan pada siapapun kecuali dirinya. Diam-diam pria itu menggenggam erat jemari wanita yang sangat di cintainya.
Keiko menoleh sekilas menatap suaminya, seolah mengatakan ia baik-baik saja.
Pria itu paham lalu melepaskan tautan jemarinya.
Tak lama kemudian Felix pamit bersama Selena karena setelah ini mereka harus mengistirahatkan diri untuk persiapan peninjauan proyek esok hari yang berada di kota X. Jarak tempuh yang cukup lama untuk sampai di kota itu.
Sepeninggal keduanya, Nyonya Keiko menghembuskan nafasnya kasar.
“Aku tidak tahu apa yang kau rasakan setelah pertemuan ini sayang. Tapi ku lihat, kau begitu merindukan sosok wanita yang menjadi istri Tuan Felix. Ada apa? Apa kau pernah mengenalnya sebelumnya?” Tanya Tuan Yamada yang sejak tadi ingin menanyakan sesuatu yang membuatnya penasaran dengan sikap aneh yang di tunjukkan istrinya.
Keiko menarik nafasnya dalam-dalam. Terdengar hembusan pelan menandakan ia telah lega.
“Aku merasa ada sesuatu yang tidak aku ketahui tentang wanita itu, hal ini membuat ku hilang kendali dengan kejadian di masa lalu. Selena sangat mirip dengan dia sayang” ucap Keiko mengeluarkan semua pikiran yang ada di dalam otaknya.
“Maksud mu dia ada hubungannya dengan masa lalu mu?” Tanya Tuan Yamada memastikan kembali.
Keiko mengangguk pelan.
Kini Tuan Yamada tau apa yang dirasakan sang istri, jika menyangkut kejadian di masa lalu artinya Keiko tengah dilanda rasa sedih yang tak kunjung hilang. Istrinya itu mengalami kejadian buruk dimana keluarganya habis tak tersisa. Jika bukan karena dirinya yang menyelamatkan Keiko pada saat itu, mungkin sekarang wanita di sampingnya ini hanya tinggal kenangan.
***
Hai semuaaa..!! Maaf author slow update, lagi fokus dengan dunia nyata xixixi..
Btw ada yang bisa nebak nggak apa hubungan Keiko dengan Selena..????