
Di ruangan lain di bawah langit yang sama, chessy tertidur di depan laptop di tengah malam yang sedang memikirkan planning. Akhir musim gugur di kota S sudah tiba, chessy telah bersin beberapa kali sejak dia terbangun karena kedinginan.
"Ah, bagaimana bisa aku tertidur di sini!" Sambil memegang rambutnya dia menutup laptop di depannya dan bangkit dan berjalan menuju ke tempat tidurnya yang lembut.
Baru baru ini, presiden lama Grup shining fashion, terry telah meninggal. Akibatnya keluarga terry mengadakan kontes antara wanita dominan dan tidak kompeten, yang membuat seluruh kelompok mengebu ngebu. Sebagai anak perusahaan dari shining fashion yang di kelola oleh wanita yang tidak kompeten itu menjadi berantakan.
Sebagai orang yang bertanggung jawab atas perencana iklan beban kerja chessy jadi berlipat ganda, dia sangat stres sehingga dia sulit bernafas. Untuknya pada hari hari ini ibunya itu sangat baik padanya dan tidak mengatue kencan buta untuknya pagi.
Setelah mengganti piyama, chessy naik ketempat tidur yang nyaman dan langsung tertidur pulas.
°°°°°°°
Beberapa hari kemudia, kompetisi tingkat tinggi shining fasion akhirnya berakhir. Apada akhirnya, putri bungsi hegemonik memenangkan kemenangan besar. Ketua dewan direksi yang baru sekarang Quennie menjadi momen besar dan heboh. Hal pertama yang dia lakukan adalah memecat wanita yang tidak kompeten tersebut dan berjanji akan mengundang industri periklanan demostik dan internasional yang terkenal untuk mengambil alih jabatan direktur kreatif agensi periklanan shining fasion.
Tepat ketika karyawan perusahaan mengetahui berita itu dan membahas bagaimana merayakan kepergian wanita yang tidak berkompeten tersebut, ponsel chessy berdering.
Nomor yang masuk adalah nomor yang tidak di kenal, tetapi alamatnya berada di kota yang sama.
Setelah menyapa rekan kerja, chessy mengambil ponselnya dan berjalan kesebelah sisi untuk mengangkat pangilan tersebut.
"Hallo...."
"Maaf apakah anda nona chessy?" Terdengan suara pria dari balik ponsel tersebut
"Iya dengan saya sendiri, maaf anda siapa ya?" Pihak lain mengetahui namanya membuat chessy semakin bingung.
Mendengat chessy menanyakan dirinya sendiri siapa, terdengar suara ketawa dari ponsel,
"Dhafin?" Mendengar nama itu, chessy secara tidak sadar berteriak. Namun detik berikutnya dia menyadari ketidak seimbangannya sendiri.
"Oh maafkan aku, maafkan aku! Aku, aku hanya sedikit terkejut bahwa kamu tiba tiba menelpon, aku....."
Dhafin tidak keberatan dengan reaksi chessy, hanya bertanya.
"Nona chessy anda kosong malam ini? Bisakah kita bertemu lagi?"
ketemuan? kencan buta?
Ketika dia mendengar ajakan dhafin untuk ketemuan, otak chessy yang tidak terlalu cerah berputar perlahan lagi.
"Nona chessy? Apakah kamu masih mendengarkan aku?" Mendengar chessy yang tidak merespon untuk waktu yang lama dhafin kembali bertanya.
"Ah? Oh, iya aku dengar ko. Aku ada waktu kosong malam nanti" setelanh chessy memikirkannya dia mengiyakan ajakan dhafin dan memintanya datang ke perushaan untuk menjemputnya.
Jika chessy memiliki kemampuan untuk meramalkan masa depan, jika dia bisa meramalkan bahwa dia akan menjadi orang yang sangat menarik setelah bekerja hari ini, dia pasti tidak akan mengiyakan ajakan siapapun juga dan langsung pulang untuk makan dan tidur.
Untuk menghindari terlihat oleh rekan rekan perusahaan akan gosip apa yang keluar, chessy dengan sengaja mengatakan waktu istirahatnya setengah jam terlambat. Jadi ketika dia siap untuk meninggalkan pekerjan pada jam lima tepat, rekan rekannya di perusahaan sudah siap merayakan kepergian wanita yang tidak kompeten tersebut.
Begitu chessy keluar dari gedung perusahaan, dia melihat mobil bora terparkir di tepi jalan. Dia memperhatikan bahwa di dalam BMW itu ada seorang pria yang duduk di kurasi pengemudi. Saat ini dia menatapnya melalui kaca depan mobil.
"Nona chessy" tepat ketika chessy bertanya tanya bagaimana dhefin bisa berada di perusahaan mereka, seorang pria berjas hitam kacamata dan penampilan anggun turun dari sebuah SUV dan mendatanginya dan menyapa dia....