
hari berlalu dengan cepat. tanpa terasa skripsi livia telah usai dan mendapat nilai yang cukup memuaskan. begitu juga kedua sahabatnya ia juga sama sama telah lulus dengan nilai terbaik.
mereka memang sama sama saling membantu dan mendukung setiap saat. wisuda pun mereka jalani dengan baik. perpisahan dengan membuat kenangan di hati setiap mahasiswa.
kini livia kevin dan rania mendapatkan beberapa hadiah dan bingkisan dengan ucapan selamat atas kelulusannya.
" yee guys. selamat ya akhirnya kita lulus " ucap livia dengan memeluk kedua sahabatnya.
" iya vi.. kita akan memulai kehidupan baru, semoga kita tetap selalu bersama dan tak terlupakan, " ucap rania.
" tentu saja karna kita keluarga " ucap kevin dengan tersenyum.
mereka terkejut saat kedatangan seseorang yang menuju ke arahnya.
" hay guys... selamat ya " ucap billy dengan membawa 3 hadiah untuk mereka.
" elooo.. " ucap kevin tak percaya.
" hay.. bill.. kau datang " ucap livia menyambutnya. kevin menegang saat melihat livia seakan tak masalah dengan keberadaannya.
" hay bill. " ucap rania menyapanya.
rania membisikan bahwa livia memang sudah tak ada masalah dengan billy, bahwa livia terkadang juga bertemu dengannya. mereka hanya ingin berteman baik saja. tanpa merusak masa lalunya.
" ini untuk mu vin "
" ini untuk ran ran "
" dan ini... untuk mu lili" ucap billy memberikan hadiahnya.
" makasih ya " ucap rania dan livia.
berbeda dengan kevin yang menatapnya tajam.
kevin pun menarik tangan nya billy agar mengikutinya menjauhii 2 gadis itu.
" apa apaan ini. lo kira bisa deketin livia lagi" kevin menyelidiki.
" lo tenang aja vin. aku hanya ingin kita berteman seperti dulu, aku tak ada maksud untuk menyakiti livia lagi "
" asal lo tau. keberadaan lo itu akan membuat livia tersakiti "
" lo lihat vin... ia bahkan tersenyum manis di sana. aku tak akan nyakitin dia, aku hanya ingin melihatnya bahagia tersenyum seperti dulu lagi "
" aku harap lo tau batasan mu bill. jika aku melihatnya menangis karnamu, aku sendiri yang akan hancurin dirimu "
kevin meninggalkan billy untuk menemui kembali livia dan rania.
billy menawarkan untuk mengantar livia pulang. awalnya kevin menolak membolehkannya namun livia tak masalah. jadi kini billy pun mengantar livia untuk pulang sedangkan kevin hanya menatap mereka yang pergi dengan perasaan tak tenang.
" tenang aja yank. livia sudah tak ada masalah kog sama dia. mereka hanya berteman saja. biarkan billy menganti kesalahannya yang dulu yank" ucap rania seolah tau apa yang di pikirkan kevin.
" tapi yank... "
" udah percaya sama livia. oke sekarang kita pulang aja" ajak rania menuntun kevin agar meninggalkan kampusnya.
di rumah
tak lupa beberapa orang telah menyiap kan kejutan untuk livia di rumahnya
leo, ardan, very, dave, bi nini, jonathan dan sisi telah berkumpul di dalam rumah livia dengan mendekor rumah livia untuk menyambutnya.
" semua udah siap " tanya dave pada 3 anak buahnya.
" sudah bos.. kita tinggal nunggu livia datang aja " ucap very.
" oke. makanan juga siap " ucap sisi yang datang dari sisi dapur menyiapkan makanan dengan bi nini.
" livia udah datang.... " ucap leo yang melihat livia turun dari mobil yang tak asing.
" surprise..... " teriak mereka bersamaan.
livia terkejut saat mendengar teriakan itu.
" astaga... kalian " livia terkejut.
" happy graduation" ucap mereka berikutnya.
" sumpah kalian mengejutkanku.. " ucap livia dengan memegang dadanya.
" makasih kakak kakak ku.. makasih semuanya " ucapnya dengan penuh haru.
" udah ini kan pesta mu kenapa nangis hemmmb" ucap sisi mendekatinya dan merangkulnya .
" iya ay.. ayuk nikmati hari ini dengan penuh suka cita " ucap jo dengan mengandeng livia untuk melihat sekitarnya.
" ayuk ayuk makan dulu... di nikmati ya. " ucap bi nini di meja makan.
mereka dengan suka cita merayakan kelulusan livia hari ini. beberapa kado bingkisan bunga telah menumpuk di kamar livia yang ia dapat dari orang orang terdekatnya.
kini ia akan selangkah menuju kehidupan yang sesungguhnya. untuk menjadi lebih dewasa. livia merasa bersyukur karna masih di beri kesehatan, dan memiliki orang orang yang menyayanginya.