
pagi ini livia bersiap siap untuk menhadiri acara kelulusan yang akan ia hadiri di gedung sekolahnya. livia terlihat bersemangat untuk itu. karna apa ini adalah hari yang akan membuat livia untuk menuju menjadi gadis yang lebih dewasa. untuk menimbah ilmu ke tempat yang lebih tinggi. dengan bantuan mamanya, livia tampak lebih cantik dengan baju kebaya dan make up yang terlihat namun tak terlalu tebal untuk livia.
" waah cantik nya anak mama. akhirnya kamu lulus juga" . mam livia memuji anak nya, dengan mata yang ber kaca kaca.
mama sadar akan itu iya bahagia untuk anak nya. namun di balik itu semua mama menyimpan sebuah rahasia untuk olivia., mama tak ingin melukai hati anak yang ia sayangi. tapi ini yang terbaik untuk kedua belah pihak.
livia tak menyadari pandangan mama nya. livia memperlihat kan senyuman manis di sepanjang waktu di hari ini.
mama papa livia mengantar dan akan menghadiri acara kelulusan yang di gelar hari ini. begitu pun juga teman teman livia.. gedung di aula sekolah mulai padat dengan para wali murid.. dari pintu livia mondar mandir tegang menunggu kedatangan seseorng.. temen temen livia menyapa nya saat ia berjumpa di pintu masuk aula. hingga rania pun datang dengan kedua orang tua nya, bersama aan dengan kevin kekasihnya. mereka saling menyapa.
" viaaa.. kenapa ayoo kita masuk, acara mau di mulai.. " ucap rani dengan bergandengan tangan dengan kevin.
" bill belum datang" ucap livia cemas.
" mungkin bentar lagi vii " kata kevin menanggapi ucapan sahabat kekasihnya.
" tapi...... " livia menghentikan ucapannya karna yang di tunggu pun datang. ya billy lah yang ia tunggu. bill terlihat semakin tampan dengan jas yang ia kenakan.. dengan warna yang sama dengan livia.. mereka saling melempar senyum untuk lawan di depan nya.
kevin dan rania melihat ke arah ke dua teman nya itu.
" ayook cepet , acara udah di mulai" rania menginggatkan kedua sepasang kekasing yang lagi saling menganggumi itu.
mereka pun berjalan bersama dan duduk di barisan yang sama. berbeda dengan orang tua bill dan livia. memang temat yang di sediakan di bedakan antara orng tau dan murid smk tersebut.. orang tua bill dan livia duduk bersebelahan. mereka saling menyapa dan tersenyum canggung. ke dua pasang orng tua itu memang memiliki rencana untuk anak mereka. mereka canggung tegang di buat nya.
serangkaian acara berjalan dengan lancar .. murid murid telah melakukan tugas mereka sesuai acara yang telah di susun.
hingga acara telah di sudahi. banyak dari siswa siswi yang telah meninggal kan tempat nya begitu juga livia billy rania dan kevin.
dari kejauhan orang tua livia mendatangi anak nya, yang sudah terlalu lama kebagikan kebahagian untuk para sahabatnya.
" viia ayoo sudah waktu nya pulang" ucap sang mama.
" tapi maa ini masih...... " ucapan livia terhentu saat bill menggenggam tangan nya.
" tante biar aku yang antar livia nantik " sangga billy.
mama menatap ke arah ayah livia untuk meminta persetujuan nya. ayah livia mengangukkan kepala nya untuk menyetujui ijin bill.
" ya udh. pulang nya jangan sore ya. " ucap ayah livi lembut sambil menggusap puncak kepala anak nya.
ayah dan mama livia pergi meninggal kan mereka. dari belakang berikutnya datang lah mama papa billy. kedua orang tua itu sedari tadi mendengarkan bembicara an mereka. hingga bill memngangungkan kepalanya menatap ke arah orang tuanya.
ke dua mama papa bill paham akan ke ingginan terakhir anaknya. mereka yakin bill tak akan melanggar janji nya.
.
.
.
.
jadilah kenangan indah#