Is'T Love Story

Is'T Love Story
kevin



***


cafe


kevin duduk sendiri di meja yang menghadap jendela, ia memang memilih datang lebih awal. agar bisa sedikit menyegarkan pikiran nya.


dengan segelas ice latte yang menemaninya.


ia mengirimkan pesan singkat untuk kekasihnya.


👦: yank.. ??


🙍: kamu udah sampek yank???


👦: belum yank.... aku lagi di cafe.


rania tak membalas pesan kevin, melainkan langsung menelfonnya. kevin pun segera mengangkatnya.


" yank kamu ngapain masih di situ. sama siapa? , jangan macem macem kamu viin. " ucap marah rania karna ulah kevin.


" sabar yank satu satu klo tanya " kevin menghela nafasnya dalam dalam.


" ada temen tadi ngajak ketemuan. kamu tenang aja dia cowok kog. " ucap kevin sabar.


" sia....pa??? ucapan rania terhenti saat mendengan seseorang memanggil kevin di sebrang sana.


" hai vin... udah nunggu lama?? ucap orang itu.


rania terasa tak asing saat mendengar suara itu. tp iya lupa pemilik suara itu.


kevin pun bergesar untuk mengakhiri telp nya saat mendengar suara temennya itu


" yank nantik lagi ya.. love u. " ucap kevin terburu buru. ia mematikan tanpa menunggu balasan ucapan rania.


***


apartemen


kai dan dave sedang berdua mengerjakan kerjaan nya yang belum slesai di sofa dengan sedikit bersantai. terkadang dave akan menginap di apartemen kai saat di haruskan lembur.


dave mendapat laporan dari anak buahnya. mendadak ia sedikit ragu untuk melaporkan sesuatu ke bosnya. mau tak mau iya pun memberitau kan sesuatu untuk kai.


" bos... " dave ragu ragu


" hmmmm!! " kai tak bersuara. kai tetep menatatap ke dokumen dan laptopnya.


" besok livia ada acara reuni sma." ucap dave.


kai menatap dave lekat.


" kapaaan!! besooook kamu bilang" ucap kai sedikit teriak.


" tenanglah. kenapa harus teriaak dodol. " sebel dave saat emosi kai meluap luap.


" dengarkan dulu. info nya memang sudah seminggu yang lalu, tapi gadismu itu baru memutuskan ikut hari ini men. " jelas dave santai pada temen nya.


kai masih mendengarkan apa yang akan di jelaskan dave.


" besok acara lokasinya di restauran mawar dekat sma nya dlu. " sambung dave saat melihat kai terdiam.


" dan anak buahku juga melihat bahwa curut itu hari ini di kota ini"


kai berdiri dari duduknya. ia tak mau gadisnya ketemu lagi dengan curut itu.


" trus... ? " kai tau laporan dave belum sepenuh nya lengkap. ia menunggu dave dengan tatapan dingin.


" livia gak tau klo curut itu di sini, kemungkinan bsok bisa saja mereka bertemu. ucap dave.


" biarkan saja. aku ingin melihatnya seberani apa curut itu" ucap kai sedikit geram.


tak mungkin juga ia menemui livia terang terangan dan melarangnya.


" besok pastikan gadisku baik baik saja. " aku akan menemuinya di saat yang tepat" perintah kai.


" tenanglah bos. gadismu aman dan tetap cantik setiap harinya. " ucap dave menenangkan sobatnya.


***


kevin


" apa yang kamu rencanain kali ini bill" ucapku menatap bill.


billy lah yang meminta kevin untuk bertemu saat ini.


" vin... apa lili baik baik saja" tanya bill.


" via sangat baik., dia cukup baik" ucapku sedikit santai.


" bsok aku akan hadir di reuni" ucapnya.


" ya datanglah, tunjukan padanya klo dirimu sudah punya kekasih" ucap kevin.


" apa maksud mu vin " bill menatap tajam kearah kevin.


bill tak mengerti apa yang di inginkan kevin. karna selama ini ia tak pernah mw untuk menjalin hubngan dengan yang lain. cukup livia yang ada di hatinya


" aku tak tega melihat livia seperti itu bill" kevin pun mulai menceritakan selama ini livia seperti apa.


" klo memang tak bisa kembali, jangan buat ia berharap bill. buat via untuk lupa semuanya. " kata kata kevin seolah menusuk hati bill.


bill tertunduk memalingkan pandangan mata nya yang mulai memerah.


***