Is'T Love Story

Is'T Love Story
kembali beraktifas



seminggu sejak kejadian livia sakit. kini livia merasa tubuhnya sudah kembali sehat, mencoba kembali menjalani aktivitas sehari harinya. terasa jenuh di rumah livia bergegas untuk kuliah kembali.


livia berkumpul dengan Kedua orangtuanya, menikmati sarapan pagi bersama.


" jadi masuk kuliah hari ini vi " tanya ayah livi.


" iya yah, aku sudah tertinggal jauh yah. "


" ayah antar ya "


" siap yang mulia"


" sudah makan dulu... kalian ini " ucap mama menyela saat menghampiri keduanya.


kini livia duduk bersebelahan dengan ayah yang mengendarai mobil menuju kampus livia.


" ayah tau gak yang mana bodyguard yang katanya selalu di suruhnya menjagaku " tanya livia sambil membalikkan tubuh nya. dan melihat sekitaran mereka.


" kalau itu ayah juga tak tau dan tak pernah melihatnya. bayanganya terkenal selalu berkerja sangat rapi dan sempurna"


" benarkah... lalu apa dia juga tau semua yang aku lakukan "


" sepertinya begitu "


" waduh sudah kayak penguntit aja, serem yah. " keluh livia.


tak berapa lama mobil berhenti di kawasan kampus, livia berpamitan dan pergi untuk menjalani aktivitasnya sebagai mahasiswi.


livia menghubungi rani untuk menanyakan keberadaan nya. setelah mengetauinya ia bergegas menemuinya yang sedari tadi menunggu livia di kantin.


*** di kantin


" siapa yank??? " tanya kevin sambil memberikan minuman yang baru saja ia beli.


" livia yank... " jawab rania.


dari jauh livia berjalan sambil terlihat mencari sabahatnya.


" di sini vii.... " panggil rania sambil melambaikan tangan nya.


" hai gays ...i miss u so much "


ucap livia memeluk rania dan kevin bergantian.


" me too princess" ucap rania dengan senyuman.


" lebay kalian tu... baru juga kemaren ketemu di rumah. bawa mobil sendiri vi " saut kevin .


" no... my dad jadi sopir sementara ku.. hihihi" ucap livia.


" nanti pulang bareng kita aja. kasian om vian harus bolak balik kantor " ajak kevin


" oke capten"


" yuk kita masuk "


" aku tak sabar ingin mendengarkan ocehan dosen lagi. " ucap livia mengebu.


***


namun kini ia sudah menemukan penyusup itu walau tak mengatakan siapa dalangnya. dengan kuasa kai dengan mudahnya ia membuatnya tersiksa hingga mati dalam penderitaa.


kini kai masih mempersiapkan rencana untuk membalikan keadaan yang banyak menimbulkan kerugian. kai kesal karna tak bisa melihat livia. ia hanya mendengar kabar yang dave berikan padanya.


" harus berapa lama lagi aku di tempat ini dave" ketus kai


" tunggu sebentar bos. cuma sampai 3 minggu lagi semua beres. "


" gila kau dave, kerjakan semua dengan cepat, jangan cuma makan gaji aja " sunggut kai.


" kau masih harus menemui para investor baru bos, aku juga sudah mengerahkan beberapa orang untuk mencari dalang dari semua ini " dave juga ikut kesal. karna terlalu lama di tempat itu.


" ciiih " ... hubungi ayah livia. aku ingin bicara dengan nya. " ucap kai , dave pun melakukan perintahnya.


###


" haloo om vian.. ini kai om" sapa kai sopan.


" oh haloo nak kai... ada apa tiba tiba menghubungi om "


" bagaimana kabar om di sana"


" semua baik baik saja nak. apa kau sudah kembali?? "


" akhir bulan depan kemungkinan saya sudah kembali om "


" apa livia baik baik aja om ??"


" sangat baik nak, kamu tak perlu kawatir, ia bahkan mulai penasaran dengan mu saat kau menjaganya waktu itu "


" setelah aku kembali aku akan menemui nya om, aku akan menunjukan diriku kepadanya "


" om senang mendengarnya, berhati hatilah di sana nak "


" itu pasti. om tolong jaga livia di sana "


" baiklah. jaga dirimu.


percakapan itu masih di dengan jelas oleh dave di samping kai. dave mendengus sebel melihat kai bisa baik dengan calon mertuanya, tapi tidak pada orang lain.


" kau sungguh memiliki kepribadian ganda bos,, " ejek dave.


" maksudmu " ucap kai tajam.


" kau akan bersifat lembut dan baik hati jika menyangkut dengan livia"


" namun akan terlihat seperti singa jantan yang dingin tanpa ekpresi jika dengan orang lain bahkan musuhmu " ucap dave mengejek.


" kau hanya iri saja dengan ku " ketus kai


" ciih... bagaimana livia bisa suka dengan mu jika melihat wajah asli mu bos " dave segera meninggalkan bosnya sesudah mengatakan nya.


dave tak mau mendapatkan amukan singa jantan itu. bahkan saat ini terdengan makian kai untuk dave yang terdengar cukup keras dari luar.