Is'T Love Story

Is'T Love Story
keputusan



bill menarik tangan livia untuk menuju atap sekolah. livia terus mengikuti langkah bill.


sesampai nya di sana bill rengkuh lah tubuh gadis tercintanya. begitu erat seakan enggan untuk melepaskan. dalam pelukan itu tanpa sadar bill menetes kan air matanya dan segera ia hapus. berbeda hal nya dengan livia, senyum manis terus ia torehkan di sela sela perukan billy.


" aku menyayangi mu lii,,,, sangaaaat menyanyangi mu. " ucap billy saat memeluk livia.


" aku lebiiih lebiiiiiih menyayangi mu bill.. " ucap livia tanpa mengurangi kadar senyumannya.


bill lepas lah pelukan itu perlahan. memang suasana di sna sepi hanya ada mereka berdua.


" liiii..... cintaku ke kamu tak kan hilang termakan waktu, berapapun lama nya" ucap billy tersenyum manis.


" aku tau bill" ... ucap livia dengan membelai wajah bill.


di pengang lah pergelangan tangan livia yang terdapat gelang bintang yang indah di tangan livia.


" liii.... jangan pernah bersedih... "


" lii... jangan pernah menangiisi orang yang melukai mu... "


" lii... teruslah tersenyuum manis seperti ini.. "


" lupakan lah yang memang seharus nya di lupakan... "


" aku tetep menyayangi mu liii... " ucapan panjang yang billy ucapkan untuk livia. di tarik lah livia masuk ke dalam pelukan nya. ia ciumin pelipis liviaa tana henti. seakan tak ingin ini semua cepat berlalu.


livia binggung dengan ucapan bill pada nya. sesaat ia keluar dari pelukan itu. livia tatap mata bill seakan melihat apa yang terjadi di sini.


" kamu kenap bill....? " ucap livia heran.


" gak apa lii.. aku hanya ingin memastikan kamu bahagia bersama ku...? kata billy sambil tersenyum menawan.


" kamu tau bill aku selalu bahagia bersama mu.. " livia ter heran dengan sikap bill.


sesaat mereka saling terdiam. livia heran dengan sikap bill pdanya. namun ia membuang jauh pikiran pikiran yang tak mungkin untuk livia.


berdua mereka saling berpelukan. sambil membahas apa yang akan mereka lakukan setelah lulus sekolah. bill tak banyak kata, hanya livia lah yang terus berbicara menceritakan apa yang akan iya lakukan setelah lulus.


mereka berfoto berdua di atas atas sekolah dengan berbagai gaya yang lucu, sampai mereka sadari hari mulai sore..


kedua nya memutuskan untuk pulang. bill mengantarkan livia ke rumah nya. hari ini bill membawa mobil. jadi mereka menikmati perjalanan dengan tangan bill sebelah mengenggam tangan livia, dan yang satu nya memegang kemudinya.


sesampainya di dpan rumah livia.. bill menghentikan langkah livia saat akan turun dari mobilnya.


" liiii... " di tarik lah tangan livia hingga mereka saling berpelukan.


" bill... aku mw pulang, kamu kenapa peluk terus... " rengek livia.


bill lepas pelukan itu perlahan. di belai pipi livia dengan ke dua tangan bill...


di kecup ii kedua pipi livia, hingga puncak kepala livia dengan saangat lama kecupan itu.


di elusnya pipi cabi livia.


dan genggaman nya turun ke pergelangan tangan livia .. bill genggam erat tangan itu.


" liiii... liiiii... liiii aku mencintaimu.. menyayangi muu.. sangat lii " .. ucap bill dengan mata berkaca kaca..


" biilll aku tau... kamu kenapa aneh sii hari inii... kita akan terus bersama bill. "


" kamu denger ini kita bisa bersama sama nunjukin keorang tua kita. bahwa kita bahagia kita bisa bersama.. oke "


" mama ku juga tak perna mempermasalah kan hubungan kita lagi kog" .. omel livia.


bill ter senyum dengan penuturan olivia. ia pun merelakan livia untuk pergi..


" baik lah... kamu pulang ya.. " ucap bill lembut.


" oke... nantik klo smpek telp ya. " jawab livia


bill hanya menganggukkan kepala dengan tersenyum.


perlahan olivia turun dari mobil. ia menoleh ke dalam mobil sambil melambaikan tangan nya " bye bye"


bill belum melajukan mobilnya, ia ingin menatap livia hingga livia pun menghilang dari pandangan nya.


.


.


."byeee liiliii... "