
"Aa lagi apa? " Zara bertanya pada Jarel.
Sepulang sekolah Jarel diam dikamar, bermain sendirian, hobinya menggambar, bisa mewarnai di media kertas atau menggambar di papan tulis kecilnya.
"Lagi gambar, mamah jangan lihat dulu, nanti kalo udah beres, aa tunjukin. " Jawab Jarel.
"Ok. " Jawab Zara.
"Taadaaaa..... Lihat mamah."Jarel menunjukan gambar hasil karyanya di papan tulis.
"Hahhhh....A Rangga dan Jarel?" Tanya Zara.
"Ah mamah, harus nya mamah nya ketawa, kan aa gambar ini biar mamah nya ketawa. " Jawab Jarel.
"Kenapa A Rangga, gambarnya. Kenapa ga gambar ayah aja? "Tanya Zara pada Jarel.
"Aa pengen nya gambar A Rangga, karena aa suka A Rangga. " Jawab Jarel.
"Ha. hha... oh iya boleh-boleh. " Jawab Zara.
Ada-ada aja kamu Jarel.
"Oh iya mamah, kemaren pas aa maen di rumah nenek, nenek nanyain A Rangga lagi?" Jelas Jarel.
"Iya gitu, emang gimana nanya nya? " tanya Zara.
"A Rangga masih Ada di SR ga? Nggak. " Jawab Jarel.
"Iya kan A Rangga nya ga ada sekarang aa, udah ngilang." Jawab Zara.
"Ga apa-apa, nanti juga a Rangga nya kesini, kerumah. Sekarang A Rangga nya masih ngumpet, mamah sabar ya, nanti juga a Rangga nya dateng. " Jawab Jarel.
"Ha.. ha... aa tau dari mana? " Tanya Zara.
"Tau aja. "Jawab Jarel.
"Kalo ayah baru nya Ustadz mau nggak? " Tanya Zara.
"Nggak." Jawab Jarel.
"Kalo habib? " Tanya Zara.
"Ga mau, mau yang biasa-biasa aja. " jawab Jarel.
"Ha.. ha.. Ya udah aa do'a lagi ya, nanti Allah pasti dengar do'a aa." Jelas Zara.
"Ok. A Rangga... A Rangga... " Jarel menggoda Zara dengan ekpresi wajah Rangga.
"A Rangga.... " Bisa banget Jarel menirukan gaya Rangga.
Zara ga bisa nahan ketawa. Melihat tingkah lucu Jarel.
Tidak apa-apa sih kalo memang Rangga asli ga ada. Zara masih punya Rangga kecil nya dari diri Jarel, yang selalu ada bersama Zara setiap hari.
Terima kasih banyak ya anakku, kamu memang penyemangat yang luar biasa.
Mamah sangat beruntung punya anak laki-laki seperti kamu.
Jarel Arsenio Ariwibowo,
Maaf kan mamah ya, belum bisa menjadi ibu yang baik untuk mu, selama ini mamah mungkin terkadang bersikap buruk kepadamu, maafkan mamah jika mamah pernah menjadikan dirimu tempat melampiaskan rasa kecewa mamah, rasa kesal mamah, rasa lelah mamah. Maaf kan mamah nak, kamu tidak bersalah, kamu punya hak untuk hidup bahagia.
Jarel, semoga suatu hari nanti ketika kamu dewasa, mamah harap kamu bisa membaca cerita mamah ini, mamah harap kamu bisa menerima keadaan yang pernah kita lewati berdua ini memang tidak mudah. Tapi mamah yakin kamu pasti kuat, karena mamah juga berusaha menjadi ibu yang kuat demi kamu, demi masa depan mu.
Jarel, keadaan ini bukan keinginan mamah, mamah tidak pernah membayangkan kamu mengalami kehidupan keluarga yang tidak utuh ini di usia mu yang masih dini. Namun mamah yakin walaupun kamu masih berusia 6 tahun, mamah yakin pasti kamu sudah mengerti. Kamu adalah anak mamah yang paling mamah sayangi, kamu menjadi sosok anak yang dewasa sebelum waktunya.
Maafkan mamah, memaksamu untuk mengalami hal seperti ini, tapi mamah janji. Mamah akan berusaha sekuat tenaga, untuk selalu membuat hidup mu bahagia. Mamah tidak akan memperlakukan mu, seperti nenek memperlakukan ibu dulu, karena sakit rasanya. Mamah tidak ingin kamu mengalami hal yang sama seperti hal yang mamah alami dulu.
Jarel, tugas mu hanyalah belajar. Belajar lah dengan rajin, mamah juga akan berusaha mengajarkan sebisa mamah, semampu mamah, supaya nanti di masa depan kamu menjadi sosok laki-laki yang hebat, laki-laki yang penuh tanggung jawab, laki-laki yang berahlak baik, laki-laki yang selalu menghormati perempuan, laki-laki bijaksana yang selalu berpegang Teguh pada Al-qur'an dalam menjalani setiap kehidupan.
Karena tugas laki-laki yang baik itu tidak mudah, laki-laki harus bisa menjadi tulang punggung untuk keluarga kecil nya nanti, bukan untuk mamah. Karena mamah akan berusaha sendiri untuk menghidupi diri mamah sendiri.
Kamu harus bisa menghormati orang yang kamu cintai, kamu harus bisa mengutamakan wanita yang kamu cintai. Kamu harus bisa menjadi Imam dan panutan untuk anak-anak mu nanti. Mamah akan persiapkan dirimu dari kecil, untuk siap menghadapi tantangan kehidupan yang tidak mudah dikala nanti kamu dewasa.
Mamah akan berusaha sebaik mungkin memberikan kamu bekal kehidupan, karena itulah yang bisa mamah berikan padamu, bukan memberikan bekal harta yang berlimpah, namun mamah mengajarkan mu bagaimana caranya mencari rezeki di jalan Allah, bagaimana caranya mensyukuri segala nikmat yang Allah berikan pada hidup kita, menanamkan kepercayaan penuh kepada Allah sejak dini, di dalam Hati. Jarel harus paham itu.
Mungkin kamu tidak bisa bebas seperti anak kecil yang lain yang bisa bermain liar kesana kemari, Karena mamah selalu mengajarkan mu tentang disiplin waktu, kapan sekolah, kapan bermain, kapan nonton TV, kapan main handphone, kapan mengaji, dan kapan memahami isi Al-qur'an. semata karena mamah sangat sayang padamu, mamah ingin memberikan yang terbaik untuk mu, semuanya akan mamah usahakan.
Fokus mamah adalah bagaimana masa depan mu nanti. Semoga mamah bisa memberikan segala yang terbaik, walaupun mamah sendiri yang penting Jarel selalu bahagia, mamah pasti bahagia.
Mungkin waktu mamah tidak banyak untuk mu, selama mamah masih ada di dunia ini, tugas mamah adalah selalu memberikan bekal, bekal bagaimana mengahadapi kehidupan dengan berpegang Teguh pada ajaran-ajaran Allah yang semuanya tertuang dalam Al-qur'an. Bekal bagaimana caranya menuntut ilmu pengetahuan umum, dan ilmu bagaimana caranya mendatangkan rezeki yang halal.
Jika pun nanti Allah memanggil mamah pada waktunya. Mamah akan bisa pergi meninggalkan mu dengan tenang, karena mamah sudah mengajarkan mu banyak hal dalam hidup. jadilah anak yang berguna untuk semua orang.
Dan ketika nanti telah dewasa, jadilah sosok laki-laki yang bisa menjadi imam, senantiasa menjadi suami yang baik untuk istri mu, juga panutan untuk anak-anak mu nanti. Mamah rasa mamah akan bangga padamu, dan mamah tidak menginginkan apapun dari mu, mamah bahagia jika nanti kamu bisa membahagiakan keluarga kecil mu sendiri.
Semoga suatu hari nanti kamu bisa memahami pesan dari mamah ini, semoga suatu hari nanti kamu jadi seorang laki-laki yang sukses. Do'a mamah selalu yamg terbaik untuk mu nak,
Mamah selalu sayang Jarel.
Jarel hadiah berharga dari Allah untuk mamah.