
"Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif, atau diluar jangkauan area. " Zara mencoba mengecek no Rangga, ternyata tidak aktif.
Whats app Zara diblokir, No handphone nya tidak aktif, telegram tidak aktif, instagram tidak aktif, facebook tidak aktif, tiktok tidak aktif.
Kemanakah Rangga sekarang.
Rangga menghilang seperti ditelan bumi, tidak meninggalkan jejak sedikitpun. foto terakhir nya yang Zara tau. "DEAD"
Sehancur itu kah hidup nya sekarang?
Zara pernah berdo'a kepada Allah, memohon dengan sangat.
"Ya Allah, semoga Rangga bisa merasakan sakit sesakit sakit nya seperti apa yang aku rasakan, jatuh sejatuh-jatuhnya seperti apa yang pernah aku rasakan. Semoga dia merasakan apa yang aku rasakan dulu. Engkau maha adil, hukum tabur tuai itu pasti ada, siapa yang berbuat baik akan mendapatkan kebaikan pula, siapa yang berbuat jahat maka balasan nya adalah keburukan bagi hidup nya. "
Tapi, setelah sekarang Zara melihat Rangga keluar sendirian dari SR, dan entah hidup nya seperti apa sekarang. Seolah Zara ingin menarik semua do'a yang pernah aku panjatkan dulu.
"Maaf kan Zara. " Zara bicara dalam hati.
Akan lebih lega bagi Zara, jika saja saat ini Zara melihat Rangga hidup bahagia dapat terlihat melalui sosmed bersama orang yang dia cintai, daripada menghilang seperti ini.
Memang Zara sakit hati dengan segala perlakuan Rangga terhadap Zara selama ini. Namun semua terjadi pasti karena suatu alasan, entah memang karakter Rangga jahat, atau keadaan yang membuat dia seperti itu, kita tak pernah tau. Karena memang kita hanya manusia biasa. Tidak bisa menilai seseorang hanya dari satu sudut pandang saja. Mungkin bisa jadi kehidupan Rangga lebih berat dari pada kehidupan yang Zara alami selama ini. Karena Rangga orangnya sangat tertutup. Siapa yang bisa mengerti dirinya, siapa yang bisa memahami dirinya. Setelah Selama ini Zara memahami tentang dirinya. Rangga malah pergi, berlari, bahkan menjauh seolah dia tidak ingin ada satu orang pun yang tau tentang kehidupan nya.
Manusia mahluk sosial, tidak selama nya bisa hidup sendirian, ada kalanya kita membutuhkan bantuan orang lain, memang sejati nya penolong kita adalah Allah SWT, namun Allah memberikan pertolongan nya lewat tangan manusia.
Bagi Zara, seburuk apapun perlakuan Rangga terhadap Zara. Zara bersyukur dirinya pernah hadir dan menjadi bagian cerita dalam kehidupan Zara. Apalagi Rangga membawa perubahan besar dalam hidup Zara sekarang. Memang Allah pasti selalu mempunyai alasan ketika mempertemukan kita dengan seseorang.
Rangga hadir di waktu yang tepat waktu itu.
Dia membuat Zara lebih bijak untuk mempelajari dan menyikapi tentang kehidupan.
Dia mengajari Zara agar siap dan tangguh untuk menghadapi sisi kehidupan.
Dia yang selalu memilih diam, ketika terjadi pertengkaran dan beradu argumen. Karena diam bukan berarti kalah, namun dengan diam pikiran kita akan kembali jernih dan akan menemukan jalan keluar terbaik.
Dia yang mengajarkan Zara tentang bagaimana cara membuat Zara agar Zara tak pernah melupakan iman untuk menjalani hidup ini.
Dia yang selalu memberikan solusi dan menjadi partner terbaik dalam hidup Zara.
Dia yang meyakinkan Zara kalo Zara bisa menjadi diri Zara sendiri, Zara kuat, cantik dan hebat.
Namun dia selalu menjungjun tinggi privasi, setiap orang memiliki batasan jangan pernah masuk ke jalur hidup orang lain, jika kita masuk ke jalur kehidupan orang lain tanpa izin disitulah hati kita kecewa pada akhirnya.
Dia yang selalu berkata Rencana Allah pasti lebih Indah. Kita hanya bisa menjalani, nikmati dan syukuri. Manusia hanya berencana Allah yang maha menentukan.
Dia tidak pernah mengatakan perasaan nya, mungkin saja dia juga tidak pernah suka, benar-benar suka pada Zara. Namun dia mampu menjadi orang yang paling berharga dalam hidup Zara. Dia punya tempat tersendiri di hati Zara. Suatu rasa yang abadi yang Zara punya untuknya.
Meskipun jika suatu saat nanti, Zara ditakdirkan menikah dengan orang lain, Zara tidak akan pernah bisa melupakan Rangga, karena memang dia adalah laki-laki yang istimewa yang pernah Zara temui. Baik buruk sikapnya dia selama ini, menjadikan pelajaran bagi Zara, karena tak selamanya manusia mempunyai sifat baik, dan tak selamanya juga manusia. mempunyai sifat buruk.
Mungkin saja suatu saat nanti dia berubah menjadi sosok manusia yang lebih baik.
Terimakasih banyak ya, Rangga. Atas segala cerita yang selama ini kita lalui. Meskipun entah disebut hubungan apa ini, teman bukan, sahabat bukan, pacar apalagi, aku tidak mau pacaran. Namun cerita ini sangat Indah. Seperti roller coaster.
Ada banyak rasa yang aku dapatkan dari pertemuan singkat ini. bahagia, sedih, sakit, marah, kecewa, galau, rindu, Cinta dan rasa sayang yang sungguh luar biasa. Belajar sabar, ikhlas, beserah kepada Allah. Zara baru merasakan rasa yang begitu Indah ini ketika Zara bertemu dengan mu Rangga.
Andaikan kamu membaca Novel ku nanti, ingatlah. Banyak pelajaran yang kita berdua dapatkan dari pertemuan ini. Banyak sekali pelajaran berharga yang membawa perubahan baik dalam diri Zara pribadi. Semoga kedalam kehidupan pribadi mu juga berpengaruh baik ya Rangga.
Maaf kalo kata-kata Zara ada yang menyinggung perasaan mu, dan menyakiti hati mu, itu semua muncul dari ego yang ada pada diri Zara. Karena Zara juga sadar, Zara bukan manusia yang sempurna, banyak kesalahan yang Zara perbuat selama ini. Terimakasih dengan bertemu dengan mu, dari situlah Zara banyak belajar, memahami diri sendiri, lebih banyak mengendalikan emosi dan lebih bersabar, bersabar dan terus bersabar
Terima kasih banyak, Rangga.
Dimanapun dirimu sekarang, bagaimana keadaan mu sekarang. Tetap semangat dan terus berdo'a. Semoga kedepannya kita sama-sama sukses, dan bertemu dengan orang yang tepat untuk kita masing-masing ya, jika memang dirimu bukan takdir ku.
Jangan pernah menyerah, jangan pernah putus asa, dirimu berharga, luar biasa hebat. Zara beruntung pernah bertemu dengan mu dan memiliki cerita Indah seperti ini. Walupun banyak drama, namun jika tidak ada tantangan nya mungkin hidup kita akan terasa hampa.
Berulang kali Zara merasa bahagia ketika Zara sudah keluar dari satu ujian dan ujian lainnya. Seperti menyelesaikan satu tantangan hidup, dan ketika sudah melawati itu semua. Maka semua gerbang kebahagiaan itu akan terbuka sendiri nya diwaktu yang tepat diwaktu yang telah Allah tentukan.
Entah siapa yang berada di Puncak bukit tertinggi itu nanti. Seseorang yang Allah persiapkan untuk menyambutku dan menemani hidupku selanjutnya. Seseorang yang telah Allah persiapkan sebagian hadiah dari Allah, seorang pasangan hidup yang selama ini Zara impikan. Entah siapa kah itu nanti, Jika saja bukan dirimu Rangga, pasti dia lah laki-laki yang beruntung itu kan.
Karena Zara rasa, perjalanan hidup ini sudah cukup jauh Zara lalui, satu demi satu seperti anak tangga yang coba Zara lalui, semakin tinggi semakin tinggi, terkadang Zara merasa lelah dan ingin menyerah. Namun Zara tidak akan pernah benar-benar menyerah sampai hidup Zara berakhir dan kembali ke sisi Allah SWT.
Semoga kamu juga sama ya A Rangga.