
Sepertinya Zara semakin yakin sekarang untuk memperdalam ilmu agama, mengkaji lebih dalam tentang makna apa saja yang terkandung dalam al-qur'an dan mengimplementasikan nya pada kehidupan Zara pribadi sehari-hari.
Zara juga ingin sekali sharing kepada teman-teman semua, tentang bagaimana hebatnya Allah swt menolong hambanya keluar dari keterpurukan. Bagaimana hebatnya isi kandungan dalam ayat-ayat al-qur'an.
Zara membawa ayat-ayat al-qur'an kedalam novel Zara bukan maksud Zara menggurui ataupun menasehati teman-teman semua, tidak sama sekali. Karena Zara bukan seseorang yang ahli agama, bukan seorang ustadzah, bahkan Zara pun bukan seorang santriwati yang pernah mondok di pesantren, bukan.
Hanya saja dari mulai detik ini sampai kedepan insya Allah Zara akan terus berusaha memperbaiki diri membaca semua petunjuk-petunjuk yang terdapat di dalam setiap ayat suci al-qur'an dan mendengarkan pencerahan dari guru-guru Zara walaupun secara online, tidak apa-apa.
Bagaimana cintanya Zara kepada Allah SWT Rasullullah SAW, dan Al-qur'an.
Ustadzah Oki setiana Dewi, Ustadz Hanan, Ustadz Handy bonny, Ustadz Syams, Habib Rifky, Ustadz Maulana, beliau adalah guru-guru online Zara dan Psikolog Zara Beliau juga healer terbaik untuk Zara di youtube.
Saat kita Jatuh, memang yang paling kita butuhkan adalah dukungan, motivasi dari seseorang yang mampu memberikan semangat untuk kita bangkit kembali, namun sekarang Zara sadar hanya Allah lah yang mampu menolong hambanya keluar dari keadaan terpuruk seorang hamba.
Disaat Zara mencari sosok seorang Imam untuk hidup Zara yang sangat Zara idam-idamkan Zara bertemu Rangga, Zara anggap Rangga sebagai panutan untuk Zara. Zara menjadi kan Rangga penyemangat hijrah Zara. Namun ternyata Imam sebenarnya untuk hidup kita ternyata adalah Allah SWT, tidak ada Tuhan Selain Allah. Allah yang maha kuasa, maha mengetahui segala sesuatu.
Sekarang Zara sadar walaupun Zara hidup sendiri, Zara tidak perlu takut lagi, tidak perlu bersedih lagi. Ada Allah. tawakal kepada Allah, berserah diri. Bagaimanapun takdir yang Allah berikan kepada diri kita. Pasti ada hikmah yang terbaik untuk hidup kita.
Banyak metode healing yang telah Zara lakukan. Baik dengan cara mendengarkan murrotal ayat suci Al-qur'an. Musik intrumen piano dan gamelan, pencerahan dari Psikolog dan healer di youtube. Bahkan sampai pembacaan tarot pun pernah Zara coba. Yang paling benar adalah dengan cara memperbanyak ibadah, membaca Al-qur'an dan shalat. Insya Allah dengan ijin Allah, Zara pun merasa sembuh sekarang, dari berbagai rasa sakit, trauma, kecewa di masa lalu. Alhamdulilah banyak pengalaman berharga yang Zara dapatkan dari perjalanan hidup ini.
Dan sekarang Zara pun memulai sharing pengalaman hidup Zara di tik tok, alhamdulilah banyak yang suka. Karena sepertinya Zara tidak suka hanya berdiam diri saja. Zara ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi banyak orang. Zara yakin diluar sana banyak orang yang mengalami hal yang sama seperti yang Zara Alami.
"La Tahzan" Jangan pernah bersedih hati, karena sesungguhnya Allah selalu bersama kita. Allah mencintai orang-orang yang sabar menghadapi ujian yang telah Allah berikan.
Zara sangat bersyukur sekali, Allah menegur Zara. Itu berarti Allah masih sayang kepada Zara. Allah rindu kepada Zara. Allah ingin Zara kembali ke jalan yang benar. Allah ingin Zara mendekat kepadanya.
Peran Rangga sangat penting bagi Zara. Karena Rangga dikirim Allah untuk menjadikan Zara pribadi lebih baik, Jika nanti akhirnya Rangga pergi, berarti memang tugas nya untuk Zara dari Allah telah selesai.
Zara buka aplikasi tiktok. Untuk upload video motivasi yang Zara buat. Zara penasaran apakah Rangga punya Akun tiktok.
Eh ternyata dia punya. Dan ada beberapa video yang dia upload baru-baru ini.
Sepertinya Rangga lagi galau.
"Ya Allah, ternyata benar, Zara mencintai Rangga tapi Rangga nya sangat mencintai Mawar. Ya ga akan nyambung. " Zara bicara dalam hati sambil tersenyum, lucu sekali.
"Andai aku tahu, aku berada di antara dua orang yang sudah berdiri sejak lama, tentu aku tidak akan pernah mencintaimu sedalam ini. tentu aku tidak akan pernah berjuang hanya untuk menerima kepastian akan terbuang. Dari awal jika memang hanya mampu menghadirkan hujan. Kenapa seakan akan menjanjikan pelangi sebagai harapan. "
"Jika memang tak lagi sanggup, Pamitlah. Inilah aku dengan segala kekurangan ku. Memaksa agar kau tetap tinggal. Aku tak seegois itu mencintai seseorang. Dari seseorang yang selalu menyayangimu. "
"Aku tidak pernah memberatkan, Dihidupku siapapun boleh bertahan atau meninggalkan. Siapapun boleh selamanya atau sementara. Pergilah jangan menemani ku hanya karena alasan kasihan. Jangan menemaniku hanya karena takut mengecewakan. tak apa aku baik-baik saja. Walau rasa sayangku masih namun melepaskan seseorang yang tak bahagia bersamaku aku harus. Melangkahlah kamu sudah bebas. Semoga aku ikhlas."
"Aku pernah memohon do'a paling egois kepada tuhan, Dimana segala semoga ku hanya tentang memiliki mu. Hingga pada Akhirnya aku sadar, dengan merelakan kau bahagia bersama dirinya adalah seikhlas-ikhlasnya jatuh Cinta. "
"Pintu maaf kini tertutup rapat, kesalahan mendalam tertinggal jauh dalam jejak perjalanan. Semua yang terjadi tak mungkin kembali, hanya kata maaf atas khilaf yang kulakukan yang bisa kuucapkan. "
"Ini serangkaian kata-kata Rangga di bulan Oktober."
"Aneh, seorang Workaholic seperti Rangga bisa update dan melow seperti ini, Padahal seharusnya dia sibuk kerja. Pasti terjadi sesuatu. " Zara bicara dalam hati.
"Apakah ini tanda hubungan Rangga dan Mawar berakhir, Kalau memang benar. Berarti Allah menunjukan kuasa nya lagi pada ku, seperti waktu itu Allah mengungkap fakta perselingkuhan Ditto dari tiktok juga.
Apakah ini jawaban dari do'aku dulu. Zara pernah memohon dengan sangat dalam kepada Allah.
"Ya Allah, Zara minta semoga suatu saat Nanti A Rangga bisa merasakan rasa sakit hati yang aku rasakan sekarang. Rasa sakit hati sesakit-sakitnya, jatuh sejatuhnya, biar dia paham bagaimana perasaan ku sekarang.
Zara ingat ketika itu perkataan yang sangat menyakitkan dari Rangga Adalah.
"Aku hanya berkomitmen, siapa yang bersama saya dia yang saya perjuangkan. Jadi atau tidak Allah yang menentukan. " Kata-kata Rangga.
"Mau setulus apapun aku mencintai a Rangga, kalo a Rangga nya ga bisa membuka hati ya ga bisa."
Kamu menjawab.
"Allah yang maha membolak balikan hati manusia."
Dan kamu menjawab lagi
"Buka hati ya, lalu bagaimana dengan dia yang ada di hati? "
Jlebbbb.. hati ku tertusuk tusuk, inilah luka yang tak berdarah, menangis tanpa air mata. Karena mungkin air mata ku telah habis selama ini. Aku tidak bisa meneteskan air mata lagi.
"iya. "
Allahu akbar, untuk apa selama ini kata-kata nya padaku manis, untuk apa mengajak ku untuk menjaga hati, jaga kehormatan, saling memperbaiki diri, memantaskan diri. Insya Allah kalo jodoh nanti kita bertemu di depan penghulu.
Apa arti kata-kata Yuda waktu itu teh nanti prawedding di bukit baros aja ya. Teh A Rangga nya mau sekalian di bawa pulang katanya, kita masukin dus aja. Teh nanti syawal kita bareng-bareng ke rumah teteh, iya kan A Rangga. Kata-kata yang hanya bualan belaka.
"Hatinya A Rangga ada Mawar, sedangkan hati aku ada A Rangga. ga nyambung. "
"Sama aja mainin hati dia dan juga kamu kalo gitu sistemnya. Perasaan bukan sesuatu yang bisa dipaksakan teh. " kata kata Rangga lagi
Tepuk tangan untuk kamu a Rangga, selamat kamu hebat, kenapa ga bilang kata-kata itu sejak awal. sebelum aku terlalu jauh mengenalmu. Setelah aku berjuang sampai titik darah penghabisan sampai aku lelah menunggu, sampai air mata ku kering tak dapat menetes lagi, kamu baru bilang perasaan bukan sesuatu yang bisa dipaksakan.
Aku teringat dengan kata-kata mu, kamu pernah merasakan pahitnya dibenci seseorang. Ya aku juga sadar sekarang, memang sikap kamu pantas untuk di benci.
"Perasaan ku mungkin yang salah a. Susah untuk menghilangkan nya, butuh waktu. "
"Allah yang memberi, minta lagi aja sama Allah untuk menghilangkan nya. " kata-kata Rangga lagi
"Ngomong gampang sih emang, Andai saja waktu itu kamu ga balas chat pertama aku, mungkin ga akan terjadi seperti ini. "
"Maaf, jadi aku yang salah. "
"Bukan, Zara yang salah. Telah begitu lancang mencintai kamu dengan tulus, Aku yang salah. "
Aku teringat ucapan mu ketika aku mempertegas pertanyaan ku waktu itu apa A Rangga akan menolak atau menerima ku.
Kamu menjawab,
Intinya karena sekarang kamu masih dalam masa iddah dengan emoticon tersenyum,
yang aku balas.
Oh jadi ditolak nya nanti tanggal 22 mei, nangis nya dipending gitu.
kamu balas,
jangan suudzon, Aku ga mau terburu-buru yang ujung nya malah buruk, kita jalani aja dulu. Toh masih ada waktu.
Lucu sekali, semua hanyalah omong kosong.
Aku menemukan kata-kata mu lagi A Rangga.
Belum ngerasa bisa bertanggung jawab sepenuhnya, sepenuhnya sebagai suami, teteh bertanggung jawab sepenuhnya sebagai istri, tanggung jawab yang lain kita jalani bersama.
Apa kamu mengatakan hal yang sama kepada Mawar.
"Lucu sekali kamu A Rangga. "
"Siapa yang ngelucu. "
Allahu akbar, kamu belum sadar juga. Apa aku bicara dengan tembok aja ya.
"Itu kata-katamu a Rangga, kalo udah punya mawar, kenapa kamu masih bisa berkata seperti itu kepadaku. Wanita single parent."
"A Rangga, aku beruntung bisa belajar banyak dari orang sepertimu, Ternyata di dunia ini ga ada laki-laki yang pantas untuk aku cintai ya. "
"A Rangga terimakasih banyak ya, Akhirnya aku tau baik Ditto ataupun A Rangga Ga ada yang mampu untuk menjadi pasangan hidup aku, ga ada yang pantas untuk menjadi pendamping hidupku, mungkin aku terlalu berharga untuk kalian sakiti. Lucu.
"Emang siapa yang menyakiti? "
Bodo amat, kamu punya otak kan A Rangga. Coba pake buat mikir, cari jawaban nya sendiri. Itu tugas dari aku.
"Mungkin Allah telah menjawab do'aku sekarang, ternyata tidak perlu waktu lama ya. "
Apakah sekarang Rangga dan Mawar putus, Entahlah.
Makanya pa Ustadz juga selalu berkata untuk apa pacaran, ga ada gunanya. Kalo untuk mengenal sesorang tidak perlu dengan pacaran.
Ingat, Al isra ayat 32.