DIARY ZARA

DIARY ZARA
22. Introspeksi diri dan bersyukur



8 bulan sudah Zara menjadi seorang single parent. Tak mudah memang. Zara sendiri tidak menyangka Zara bisa melewati semua ini, dan sekarang Zara baik-baik saja. Seakan Zara telah melupakan segala kesakitan yang telah Zara lewati tak ada bekas sama sekali. Setiap hari Zara selalu merasa bahagia sekarang, dengan dikelilingi orang-orang yang begitu sangat menyayangi Zara, dari mulai anakku, Orang tua ku, bahkan tetangga ku juga bilang.


"Zara kamu hebat. "


Alhamdulilah Zara berterimakasih kepada diri Zara sendiri karena telah menjadi perempuan sekuat ini dan setabah ini.


Semuanya tidak akan pernah Zara dapatkan jika Zara tidak mengalami kesakitan terlebih dahulu.


Terima kasih banyak Ditto mantan suamiku, kamu telah memberikan Zara talak 3 dengan begitu mudahnya. Sehingga membebaskan Zara dari belenggu rumah tangga selama 7 tahun yang telah kita lalui. Terima kasih banyak tak henti Zara selalu ucapkan, Zara tidak pernah menyesal dan Zara sangat bahagia dengan perpisahan ini walaupun diawal penuh air mata.


Terimakasih Ayah Handoko mertua ku, Dan maaf kalo selama 7 tahun itu Zara belum menjadi menantu yang baik untuk ayah, terimakasih atas segala nasihat yang selalu ayah berikan pada Zara, walaupun terkadang perkataan Ayah menyakitkan hati Zara namun Zara tau, itu semua adalah untuk kebaikan Zara. Terimakasih atas 2 buku yang Ayah berikan padaku.


"Dahsyatnya membaca dan menghafal Al-qur'an - Ust. Yusuf mansyur."


"Barang siapa membaca surat Al-Waqiah setiap malam, setiap waktu Ashar, setiap setelah shalat subuh. Dia tidak akan menderita kemiskinan selama-lamanya. Zara sudah membuktikan nya. Dan Alhamdulilah Allah selalu mencukupkan Rezeki untuk Zara dari manapun jalannya, selalu ada. Alhamdulilah."


"7 keajaiban Rezeki - Ippo Right Santosa. "


"Sungguh, tuhanmu melapangkan rezeki bagi siapa yang dia kehendaki dan membatasi (bagi siapa yang dia kehendaki) sungguh, dia maha mengetahui, maha melihat hamba-hambanya - Al Isra ayat 30."


Buku-buku ini akan Zara jadikan bekal untuk menuju kesuksesan. Supaya nanti Zara bisa jadi orang sukses dan rendah hati seperti Ayah Handoko.


Terima kasih banyak Rangga guru pembimbing hijrahku, karena kamu tidak jadi menikahi ku, setelah masa iddah itu. Terimakasih banyak kamu tidak membantu ku untuk melanjutkan cicilan mobilku. Sampai akhirnya Zara melepaskan mobil Zara dan memulai kembali usaha Zara dari nol.


Itu membuktikan bahwa, Zara memang mencintai kamu apa adanya, Zara mencintai Rangga tulus tanpa pernah ada rasa untuk memanfaatkan sama sekali, Tidak pernah. Hanya saja rasa Cintaku itu tak pernah terbalas. Tak apa, dengan begitu Zara bersyukur, sehingga Zara sadar dan memutuskan untuk berhijrah. Karena rasa Cinta itu seharusnya diberikan hanya kepada Allah, rasulullah, dan Al-qur'an yang menjadi Imam, petunjuk untuk setiap langkah apa yang harus Zara lakukan.


Memperbaiki diri menjadi lebih baik, seperti ajakan Rangga waktu itu, Tidak akan sia-sia bagi Zara. Walaupun menikahnya tidak jadi dengan Rangga waktu itu. Karena Jodoh adalah cerminan diri. Wanita baik untuk laki-laki baik, laki-laki baik untuk wanita baik pula. Zara yakin siapapun laki-laki yang menikah dengan Zara nanti. Pasti dia lah orang yang paling beruntung yang bisa menjadi suami Zara. Dan Zara pasti sangat beruntung karena telah mampu menjadi seorang istri untuknya.


Zara duduk di depan cermin meja rias Zara. Karena terkadang bercermin secara nyata itu perlu.


"Zara kamu cantik. " Zara berbicara kepada pantulan diri Zara yang terlihat pada cermin.


"Lihatlah!! wajahmu, matamu, Rambut panjang mu yang terurai, semuanya sempurna. Tak ada kurang sedikitpun." Zara tersenyum di depan cermin.


"Mengapa kamu memutuskan untuk memakai niqab? " Tanya Zara.


"Selain itu akan mendapatkan pahala sunnah. Zara tidak ingin wajah Zara ini terlihat oleh laki-laki Ajnabi, Apalagi dengan status single parent Zara sekarang. Yang begitu sangat rentan akan fitnah dikalangan masyarakat sekitar Zara. "


Syaikh Muhammad bin Qassim Al Ghazali berkata :


"Seluruh badan wanita selain wajah dan telapak tangan adalah aurat, Ini aurat didalam shalat. Adapun di luar shalat aurat wanita adalah seluruh badan. "


"Bagaimana bisa kamu mendapatkan jodoh jika kamu memakai cadar seperti itu. Siapa yang bisa lihat wajahmu nanti?" Kata-kata ibu pertama kali pada Zara.


Zara hanya tersenyum.


Zara tidak pernah khawatir sedikitpun. Karena Allah yang menjamin semuanya. Zara yakin semua yang Zara lakukan ini benar. Bagimana Zara menjaga kehormatan sebagai seorang janda, tidak lah mudah.


Untuk apa terlihat cantik wajahnya, namun tidak cantik hati, ahlak dan tidak memiliki iman.


Semua manusia punya jalan yang mereka pilih. Dan inilah jalan hidup yang Zara pilih.


Bagaimana caranya?


Gunakan kedua tangan kita, untuk menutup kedua telinga kita, Melangkahlah dan jangan pernah perdulikan perkataan negatif manusia.


Yang tau diri kita, hanyalah diri kita sendiri.


"Hanya Allah lah pelindungmu, dan dia penolong yang terbaik - Ali Imran ayat 150.


Zara yakin suatu saat nanti jika memang Allah mengijinkan Zara untuk menikah lagi. Pasti Allah akan memberikan seseorang yang memang terbaik untuk Zara. Setelah Zara sibuk memantaskan diri, Zara yakin Allah akan memberikan hadiahnya pada Zara sesuatu yang istimewa.


Zara yakin dan percaya pada Allah Swt.


Karena sekarang Zara telah memiliki bekal pengalaman yang Alhamdulilah sangat bermanfaat untuk menentukan masa depan Zara nanti akan seperti apa.


Zara tidak pernah menyesal pernah hidup bersama Ditto, Zara tidak pernah menyesal pernah bertemu dengan Rangga. Karena semuanya memberikan pelajaran hidup berharga bagi Zara.


Terkadang Allah mengajarkan kepada kita, dipertemukan dengan seseorang yang menyakiti kita. Justru untuk membuat hati kita semakin kuat, kuat mental, kita semakin hebat. Iman kita kemudian tumbuh untuk mendekat kepada Allah Swt.


Allah timpakan kepada kita pedihnya pengharapan. Allah tidak mau kita berharap kepada seseorang.


Adakalanya Allah pertemukan kita dengan seseorang yang ketika kita sangat mencintai dia, sangat menginginkan dia untuk menjadi pasangan kita. Tapi salah cara tempuhnya.


Allah ingatkan dengan kemudian cara dia menyakiti kita dan mengkhianati cinta kita.


Jangan ambil pusing, Jadikan setiap tangismu justru taubat kepada Allah, bukan gitu caranya?


Bukan memohon kepada mahluknya, tapi memohon lah kepada yang mempunyai mahluk. Yaitu Allah Swt.


"Jika kamu nyatakan apa yang ada didalam hatimu atau kamu sembunyikan, niscaya Allah memperhitungkannya tentang perbuatan itu bagimu. Dia mengampuni siapa yang dia kehendaki dan mengazab siapa yang dia kehendaki. Allah maha kuasa atas segala sesuatu - Al Baqarah ayat 284."


Allah sangat tahu bahwa Zara sangat mencintai Rangga. Allah juga sangat mengetahui Apakah Rangga baik atau tidak sama sekali, untuk Zara.


Kalo udah jodoh ga akan kemana.


Sesuatu yang sudah di tetapkan oleh Allah Swt bakal milik kita. Seberat apapun jalannya akan tetap jadi milik kita.


Sesuatu yang tidak Allah tetapkan milik kita. Semudah apapun jalannya, tidak akan pernah jadi milik kita.


Allah tau apa yang kita butuhkan.


Maka bagaimana kita memohon kepada Allah Swt.


Dengan cara yang santun, dengan cara yang lembut untuk kemudian lebih mendekat kepada Allah Swt.


Mudah bagi Allah untuk menetapkan segala sesuatu.


"Kun Fayakun."