
Aurora Permata Handoko, putri bungsu keluarga Handoko. Biasa dipanggil Ara, seorang desainer muda berbakat yang menghasilkan beberapa karya yang telah diakui oleh mancanegara.
Namun meskipun namanya telah melambung tinggi, tidak seperti dunia pekerjaan nya yang sukses. Kehidupan asmaranya tidak demikian adanya. Kegagalannya dalam menjalani cinta pertama menyisakan sebuah luka dan membuat Ara enggan menjalin asmara dengan lelaki lain.
Dia pun memilih pergi jauh dari kampung halaman nya karena tidak ingin mengenang kembali masa lalu yang penuh kenangan dan juga rasa menyakitkan baginya. Ara pun mengalihkan kehancuran kisah asmaranya kepada pekerjaan. Dia berusaha keras meraih impiannya selama ini. Dan setelah tujuh tahun dia berusaha, akhirnya terwujudlah mimpinya menjadi salah satu desainer muda yang cukup berpotensi dan bermasa depan cerah. Bahkan perusahaan impiannya pun melirik dirinya sebagai salah satu kandidat desainernya.
Ara sudah bersiap-siap untuk melakukan wawancara dengan perusahaan terkenal di kota tempat dia tinggal. Namun sebuah telepon dari Indonesia yang mengabarkan bahwa bundanya menderita sakit keras seketika meluruhkan semangat Ara yang membara. Berita itu bagaikan air yang seketika memadamkan api yang membara dalam dirinya.
**
"Apakah papa akan menjodohkan ku lagi?"tanya Kendra sambil menandatangani beberapa berkas. Jack tampak tegang ketika sampai di kantor, dia langsung dipanggil sekretaris pribadi ke ruangan pimpinan tertinggi di Daniswara group, Kendra Daniswara.
"Jawab aku,"Kendra mendongak menatap Jack.
"I...iya, tuan,"jawab Jack. Percuma dia membohongi Kendra. Nantinya juga dia akan tahu.
"Putri dari keluarga mana?"tanya Kendra santai. Sudah ke sekian kalinya dia dijodohkan dengan putri teman baik Steven Daniswara. Dan Kendra pun melakukan berbagai macam cara untuk menggagalkannya.
"Putri keluarga Handoko."
"Adik pimpinan HND TV?"tanya kendra.
"Ya, tuan."
"Siapa namanya?"tanya kendra kembali.
"Aurora Permata Handoko."
"Baiklah, kamu boleh kembali. Dan kalau papa tanya, katakan aku sudah tahu."
"Baik, tuan. Saya permisi." Jack pergi dari hadapan Kendra.
"Vin, ke ruanganku segera."
"Ya, tuan."
"Vin, selidiki putri keluarga Handoko, namanya Aurora Permata Handoko."
"Tuan besar menjodohkan anda kembali?"
Rupanya tuan besar tidak menyerah sedikitpun. Padahal tuan Kendra selalu menolak siapapun yang dijodohkan dengannya.
"Lakukan saja seperti yang biasanya. Aku sudah malas berdebat dengan papa. Selidiki apa yang menjadi kesukaan wanita itu."
"Baik, tuan. Saya laksanakan." Alvin segera undur diri untuk melakukan tugasnya.
Kendra menghela napas panjang. Dia tidak habis pikir, papanya akhir-akhir ini selalu berusaha menjodohkannya dengan putri-putri dari rekan bisnisnya dulu.
"Apa yang sedang dipikirkan olehmu, pa."
**
Di atas adalah cuplikan dari novel terbaru author berjudul 1% Of Love yang mana novel tersebut adalah kelanjutan kisah dari kehidupan seorang Kendra Daniswara. Pastinya setelah membaca You Are My Everything, kalian akan bertanya-tanya, seperti apa kehidupan seorang Kendra Daniswara setelah ditinggalkan oleh Ella.
Bagi yang penasaran dengan kelanjutan kisahnya. Cusss.....langsung aja neh mampir ke lapak author. Dan klik novelnya yang sudah memiliki banyak episode. Jangan lupa untuk budayakanlah klik like setelah membaca dan juga tuliskan komentar kalian sebanyak-banyaknya.
Kenapa Begitu?????? ☺️
Karena dukungan kalian begitu berarti buat Author tentunya sebagai penyemangat author dalam berkarya. Tinggalkan jejak langkah kalian semua dalam membaca di setiap part dalam novel.
Klik ❤️ untuk mengikuti update an terbaru dari author. Dan silakan bergabung di Grub Chat dari author ya untuk menikmati pundi-pundi poin yang bertebaran di sana.
Terimakasih yang sudah mendukung novel YAME (You Are My Everything) selama ini. Semoga karya author selalu di hati para pembaca sekalian.
Salam cinta dari author ❤️