You Are My Everything

You Are My Everything
Penculikan



"Bagaimana?"tanya kendra kepada Alvin yang hanya menjawab dengan gelengan.


"Hanya undangan khusus yang bisa hadir di sana." Alvin melihat Kendra begitu putus asa. Alvin tahu bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang disayang selama ini. Sedangkan orang tersebut ternyata selama ini ada di dekat kita sendiri.


"Aku akan datang ke sana,"kendra tampak putus asa dan berbuat nekat. Namun Alvin mencegahnya.


"Jangan gegabah, di sana banyak anak buah keluarga Wiraatmadja. Kalau kamu membuat kekacauan di sana itu masalah besar."


"Tapi aku ingin menemuinya!"teriak Kendra frustasi dengan apa yang telah dia ketahui.


"Tenanglah, Ken, kita akan kesana. Ayo aku temani,"Alvin berusaha menenangkan Kendra yang sedang kalut.


**


"Aaaakkkkkkkkkhhhhhhhh......"


Suara teriakan di ruang atas tempat Ella berganti pakaian membuat para tamu yang hadir di sana ikut terkejut.


Daniel dan Marcell bergegas naik ke lantai dua karena suara itu berasal dari Shella.


Kedua nya berlari hingga menemukan Shella sedang menangis di pojok kamar dengan kondisi yang mengenaskan dengan kaki dan tangan terikat.


Marcell bergegas menghampiri kekasihnya itu. Sedangkan Daniel mencari keberadaan istrinya, Ella Wiraatmadja. Namun, dia tidak melihat ada sosok ella di sana. Dia tahu sesuatu kini sedang menimpa Ella.


"Shel, dimana Ella?"tanya Daniel sambil mendekati shella yang sedang ditenangkan oleh kakaknya tersebut.


"Ella ....Ella...diculik Linda."


"Apa!"


"Bagaimana dia bisa masuk, Cell!"Daniel tampak panik dan mencoba menghubungi beberapa anak buahnya dan juga tangan kanannya.


"Cari keberadaan Linda di tempat ini, cepat!"perintah Daniel.


"Dia sedang berusaha bermain-main dengan ku,"Daniel merasa geram, ia mengambil pistol dari tubuh Marcell. Dia tahu Marcell selalu membawa pistol kemanapun.


"Tenanglah, dulu, dan,"ujar Marcell melihat kemarahan di wajah Daniel.


"Dia selalu berusaha menghancurkan hidup kami. Aku sudah bosan berhadapan dengan dia, kak. Nyawa Ella taruhannya."


"Apa yang terjadi,"steven menghampiri Daniel dan marcell.


"Linda menculik Ella,"ujar Shella yang sudah merasa tenang.


"Bagaimana bisa?"Steven merasa tidak percaya.


"Dia menyamar menjadi salah satu penata riasku, lalu dia menyekap anak buahku yang lain satu-persatu. Dia sudah benar-benar gila,"ujar Shella dengan nada marah.


"Aku akan membantu kalian mencari kemana perginya Linda,"ujar Steven yang juga khawatir dengan keselamatan Ella. Dia kini tahu bahwa Linda bukanlah seperti Linda yang dulu pernah dia kenal. Bahkan sekarang Linda yang dia kenal telah menjadi orang yang berbeda.


"Dia membawa Ella kabur dengan mobil ke arah selatan."


"Ayo, kita kejar,"ujar Daniel dengan menyiapkan senjatanya.


"Ayo,"ujar Marcell.


"Kita ikuti mereka, Jack,"ujar steven. Dia merasa tidak tenang kalau dia hanya diam menunggu kabar dari kedua pemuda tadi.


Bagaimanapun ini berhubunga dengannya. Linda dan Ella adalah tanggung jawabnya.


Shella berusaha membantu dengan melacak keberadaan mobil Linda dan juga Ella.


Daniel dan Marcell bergegas masuk ke dalam mobil yang sudah menunggu mereka.


Kendra melihat Daniel dan juga seorang lelaki tampak terburu-buru masuk ke dalam mobil. Dia merasa ada yang aneh.


Lalu di belakang mereka tampak juga ayahnya, Steven dan juga Jack bergegas menyusul kepergian Daniel.


"Vin, ikuti mereka, kenapa mereka semua tampak panik,"ujar Kendra kepada Alvin. Dia merasa sesuatu telah terjadi kepada Ella.


Semoga bukan hal yang buruk.


***


Terimakasih sudah mampir membaca. Tinggalkan like, vote dan juga tuliskan komentar kalian sebanyak-banyaknya. Salam cinta dari author ❤️