You Are My Everything

You Are My Everything
Pendamping Pengantin



"Pagi, El,"keyla pagi itu menepati janjinya untuk menemui Ella.


"Hai, masuklah, key,"Ella menyambut kedatangan keyla dan mempersilakannya duduk. Sang asisten, Ira pun datang membawakan dua cangkir minuman.


Sudah sejak beberapa Hari lalu keyla ingin menemui Ella. Apalagi sejak ada pemberitaan tentang Ella Dan keluarga nya yang dikait-kaitkan dengan adanya perjodohan antara keluarga Steven dengan keluarga Pratama.


"Maaf, aku kemarin sedang sibuk,"ujar Ella membuka pembicaraan.


"Tidak apa-apa, aku sebenarnya ingin mengantarkan undangan pernikahan ku, sekalian aku minta pas fitting baju keluarga nanti kamu bisa hadir."


"Bukankah semua sudah di urus Ira, apakah Ada masalah?"Tanya Ella serius karena setahunya kinerja Ira selalu bisa diandalkan.


Keyla tersenyum,"bukan, aku ingin mengundang kamu Dan Tante Linda ikut gabung dengan keluarga besar kami. Lagipula Tante Linda Dan mama adalah teman dekat."


Pasti ulah ibu lagi. Tidak bisakah dia bersikap wajar. Haruskah memohon seperti ini kepada keluarga Pratama.


"Lagian ini Kan pernikahan ku, El, aku ingin kamu menjadi pendamping mempelai wanitanya, tolong ya,"keyla mengucapkan dengan nada memelas.


"Apakah saudaramu yang lain tidak bisa,"bujuk Ella. Mendengar hal tersebut keyla menjadi manyun. "Kamu menolakku?"Tanya keyla.


Ella menghela napas, sebenarnya dia tidak ingin membahasnya namun Ella tidak ingin ada kesalahpahaman nantinya. "Key, kamu sudah dengar berita akhir-akhir ini?"


"Tentu, aku juga sudah menduga akan ke arah Sana, memangnya kenapa? Aku memang berniat menjodohkanmu dengan kak Kevin."


"Jangan tersinggung key, maksud ku itu aku tidak ingin masalah nya nanti semakin parah dengan kehadiranku ditengah-tengah keluarga kalian. Lagipula aku dengan kak Kevin hanya pernah bertemu beberapa Kali saja. Aku takut nantinya muncul salah paham,"ujar Ella menjelaskan dengan hati-hati agar tidak menyinggung keyla.


"Baiklah, aku mengerti,"ujar keyla memutuskan. "Aku juga tidak bisa memaksa kalian berdua. Perasaan tidak bisa dipaksa."


"Tidak apa-apa, El. Aku tidak apa-apa. Tetapi kamu harus datang nanti, aku justru akan marah jika kamu tidak datang,"ujar keyla dengan Mata memicing mengancam.


"Aku usahakan datang,"sahut Ella.


**


"Apa lagi yang kamu pikirkan sayang, aku sudah menyebar berita seperti yanh kamu inginkan,"ujar Danu sambil membelai tubuh Linda


"Percuma saja, berita itu tidak memiliki efek apapun. Keluarga Pratama juga hanya membiarkan saja,"sahut Linda kesal. Ia merasa gagal dengan rencananya Kali ini.


"Aku akan coba Hal yang lain lagi, janganlah kamu bersedih, sayang,"Danu mengecup puncak kepala Linda dengan sayang. Danu sedari dulu memang sudah menyukai Linda. Sejak wanita itu menjadi wanita malam dahulu. Linda lah yang mengajarinya. Mulai saat itu, Danu selalu ingin mencoba Hal baru dengan Linda. Dia seperti ketagihan tubuh indah Linda. Dan hanya Linda yang dia mau. Namun kekecewaan harus ia telan saat ia tahu wanita yang dia Cari selama ini adalah kekasih steven, kakak iparnya sendiri.


"Dan, aku harus pergi dulu,"Linda mengambil kimono nya Dan hendak turun dari ranjang namun Danu menghentikan aktifitasnya.


"Kenapa buru-buru, sayang. Aku belum selesai,"Danu memeluk tubuh mungil Linda Dan menciumi diri Linda. Danu selalu tahu bagaimana menyenangkan Linda.


"Cukup, Dan, aku harus segera pulang. Steven..."


Danu tidak akan membuat Linda pergi begitu saja sebelum apa yang dia inginkan terpenuhi. Linda yang semula hendak menyudahi kegiatan mereka, kini kembali terhanyut permainan Danu.


***


...Terimakasih sudah mampir membaca. Tinggalkan like, vote, dan tuliskan komentar kalian sebanyak-banyaknya. Salam cinta dari author ❤️...