
"Bu, apa yang ibu lakukan,"Ella yang kini duduk semobil dengan ibunya merasa takut akan sikap ibunya yang sudah tidak terkendali. Sepertinya ibunya sudah gila. Ya, gila adalah kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi Linda saat ini. Dengan pakaian yang menyamar sebagai salah seorang penata rias dari usaha milik Shella. Linda juga telah melukai pegawai Shella dan juga menyekap Shella. Kini yang lebih dikhawatirkan Ella adalah bayi dalam kandungannya.
"Dasar kamu! Jalang kecil! Kamu merayu semua pria yang ada di dekatmu agar kamu dilindungi oleh mereka. Kamu hanya ingin menyelamatkan dirimu sendiri."
"Apa maksud ibu, aku tidak mengerti?"tanya Ella karena dia tidak paham perkataan Linda barusan.
"Aku tidak menggoda lelaki manapun Bu, aku bukan ibu yang bisa berganti ganti dari pelukan satu pria ke pria lain."
Plak!
Plak!
Linda menatap Ella dengan tatapan tajam. Dia sangat membenci anak ini sejak dia dalam kandungannya. Anak dari lelaki murahan yang sudah menidurinya karena terlalu mengagumi dirinya. Linda sudah jijik dari awal dengan Andri yang seenak hatinya menjamah dirinya. Tetapi saat itu dia tidak memiliki pilihan lain. Dia harus berusaha bertahan hidup dengan menumpang pada Andri.
"Jangan berlagak sok suci dihadapanku. Aku tahu semua perbuatanmu. Diam-diam kamu menjalin hubungan dengan Kendra. Bahkan kamu rela melepaskan tubuhmu untuk dia, benar bukan! Dasar jalang!"
"Aku tidak pernah menyerahkan diriku kepadanya. Dia memperkosaku, dan itu semua karena dendamnya kepadamu, Bu,"
"Oya, bukankah kamu juga menikmati sentuhannya, jalang kecil."
"Aku menyesal memilik ibu sepertimu yang menjerumuskan putrinya sendiri dan kini justru mengataiku sebagai jalang kecil."
"Lalu kenapa? Memang kamu memiliki naluri jalang sepertiku. Tanpa kamu sadari, sayang....hahahaha.."Linda menertawakan kesedihan yang dialami putrinya. Dia merasa Ella tidak jauh berbeda dengan dirinya.
"Lalu siapa ayah dari anak dalam kandungan mu?"
tanya Linda sambil menatap tajam ke arah perut Ella. Mendengar pertanyaan ibunya, Ella merasa terkejut. Jadi Linda sudah tahu tentang kehamilannya.
"Apa maksud ibu?"tanya Ella pura-pura tidak mengerti.
"Jangan pura-pura bego. Aku tahu kamu hamil. Sekarang aku tanya itu anak siapa? Daniel atau justru Kendra?"tanya Linda penuh selidik.
"Dia anakku,"ujar Ella sambil berusaha memalingkan tubuhnya. Linda tertawa mendengar jawaban Ella.
"Aku tahu dia anak siapa, kamu pikir aku tidak tahu, heh?"kata Linda sambil memicingkan matanya menatap Ella.
"Itu anak kendra Daniswara bukan? Aku mendengar sendiri percakapan diantara kamu dan juga Shella, temanmu itu. Kamu tidak bisa menyembunyikan itu dariku sayang." Linda kembali tertawa. Dia benar-benar sudah seperti orang gila.
"Bukan. Bukan!"elak Ella melihat tatapan ibunya berubah menjadi tatapan kematian baginya.
"Jangan mengelak, aku memiliki bukti rekaman pembicaraan antara kamu dan shella, sayang."
"Aku telah mengirimkan rekaman pembicaraan kita ini kepada putra Steven Daniswara itu, dia akan tahu bahwa kamu hamil dan sebentar lagi dia akan kehilangan anak itu, hahahaha......."
Linda menyalakan mobilnya dan mulai menjalankan mobil tersebut dengan kencang.
"Tidak, Bu. Jangan lakukan itu. Itu semua hanya sia-sia,"ujar Ella disela kekhawatiran nya melihat kegilaan ibunya tersebut.
"Kendra akan menangisi kepergian anaknya. Hahahaha........."
Linda semakin tidak terkendali. Sementara Ella berusaha melepaskan dirinya karena khawatir dengan kondisi ibunya yang sudah kacau dan frustasi.
"Berhenti, Bu!"
"Diam, kamu!"
"Bu, berhenti!
"Diam!"
"Awas, Bu.......awaaassss...!"
"Akh, tidaaaaaaakkkkkkk!"
**
Drrtt....Drrtt...
Kendra menerima sebuah pesan di handphone nya. Dari Linda. Sebuah pesan suara. Kendra mendengarkan dengan seksama isi pembicaraan itu. Dan dia sangat terkejut mendengar nya.
"Vin, cepat suruh lacak lokasi nomor ini berada, kamu berhenti biar aku yang setir mobilnya!" Alvin terkejut mendengar perintah Kendra yang terkesan sangat panik.
Jangan terlambat, Tuhan. Kumohon kali ini tolong selamatkan dia. Selamatkan mereka ya, Tuhan.
***
Terimakasih sudah mampir membaca. Tinggalkan like, vote dan tuliskan komentar kalian sebanyak-banyaknya. Sambil menunggu updatean ceritanya silakan mampir di novel saya yang lainnya.
Salam cinta dari author ❤️