
"Apakah benar dia tidak masuk lagi setelah pemilihan kemarin itu?"tanya Kendra kepada Alvin.
"Ya, dan sekretarisnya kalau ditanya hanya bilang kalau Danu Soetomo sedang sakit,"jawab Alvin.
"Apa-apaan dia,"Kendra tidak habis pikir dengan kelakuan pamannya yang seperti anak kecil saja.
"Cek, apa benar Danu Soetomo sedang sakit. Kalau tidak, aku yang akan datang menemuinya,"ujar Kendra kepada Alvin.
"Baik, kalau begitu aku permisi,"Alvin berjalan keluar dari ruangan Presdir.
Tok...tok..tok..
"Masuk."
"Permisi, pak."
"Ada apa, ran?"
"Ada sebuah bingkisan dari tuan Daniel Wiraatmadja untuk anda,"Rani, sekretaris Kendra menyerahkan sebuah kotak berbungkus hijau dengan sebuah pita yang menghiasinya.
"Baiklah, kamu boleh pergi"ujar Kendra.
"Permisi, pak,"pamit Rani meninggalkan kendra sendiri di ruangannya.
Apakah ini data tentang Lala yah dijanjikan Daniel waktu itu?
Kendra buru-buru membuka bingkisan tersebut. Dia mendapati sebuah foto dua anak kecil dengan wajah yang berbeda. Dia mengenali salah satunya adalah foto Lala. Lalu anak satunya lagi siapa?
Kendra mendapati sebuah amplop coklat tetapi dia lebih tertarik membaca surat dari Daniel. Pasti ini adalah penjelasan dari semua ini.
Ini adalah bukti tentang siapa sebenarnya Lala yang selama ini kamu cari. Kuharap kamu menepati janjimu setelah kamu mengetahui kebenaran nya.
*Lala, gadis itu memang mengalami kecelakaan dalam kebakaran beberapa tahun silam di panti asuhan. Dan aku yang menyelamatkan nya waktu itu.
Dia selamat, namun luka bakar yang ada di wajahnya sangat parah. Bahkan dia juga tidak hanya menderita luka di wajah. Oleh karena itu dia melakukan operasi untuk menyembuhkan luka nya.
Selain itu, keberadaan lala di panti asuhan karena dia dibuang oleh ibu kandungnya sendiri. Yang merasa bahwa Lala adalah pengganggu hubungan antara dia dan mantan kekasihnya dulu.
Kalau kamu sudah membuka amplop coklat isi di dalamnya adalah bukti operasi Lala dan foto Lala setelah operasi. Kamu pasti sudah mengetahui siapa Lala sekarang.
Tepati janjimu, jangan mengganggu Lala atau Ella kembali. Dia sudah cukup menderita karenamu dan juga keluarga mu*.
Kendra meremas-remas surat yang telah dia baca. Dia juga tidak percaya dengan apa yang dia ketahui. Apa benar dugaannya selama ini kalau Ella adalah lalanya.
Dengan gemetar Kendra memanggil seseorang. "Segera ke ruangan ku!"
"Ya, bos, ada apa?"tanya Alvin yang bergegas menuju ruangan Kendra karena dipanggil dengan nada tinggi oleh Kendra.
Kendra hanya diam. Alvin menuju ke meja Kendra karena melihat bingkisan yang baru saja Kendra buka. Mungkin ini berhubungan dengan sikap Kendra yang aneh barusan.
"Kamu benar, Vin. Itu adalah dia....itu adalah dia...."ujar Kendra yang membuat Alvin tidak mengerti arah pembicaraan nya. Siapa dia?
Kendra tak kuasa menahan diri. Dia ingin berteriak sekeras mungkin dan melampiaskan kekesalan karena apa yang telah dia perbuat selama ini kepadanya. Bagaimana dia bisa sejahat ini kepada seseorang yang dia cari selama ini.
"Bos, ini....."Alvin menatap Kendra setelah membaca isi surat tersebut. "Nona Ella adalah........Lala,"Alvin kini tahu bagaimana hancurnya perasaan Kendra mengetahui kenyataan ini. Alvin tidak sanggup membayangkannya.
"Aku harus mencarinya.....,"Kendra bergegas memakai jasnya dan hendak keluar dari ruangan namun Alvin menahan lengannya.
"Tunggu, jangan.....jangan menemuinya sekarang,"ujar Alvin menahan kepergian nya.
"Kamu gila, Vin. Aku harus menemuinya, dan aku harus minta maaf padanya. Aku...."
"Dia menikah hari ini,"perkataan Alvin membuat Kendra seketika terdiam.
"Apa kamu bilang?"ucap kendra tidak percaya dengan apa yang Alvin bilang barusan.
"Pagi ini mereka telah menikah. Ella dan Daniel memutuskan mempercepat pernikahan mereka."
Dunia Kendra seakan berputar.
Jadi ini maksud mu, Daniel. Melakukan ini padaku.
***
Terimakasih sudah mampir membaca. Tinggalkan like, vote dan tuliskan komentar kalian sebanyak-banyaknya. Salam cinta dari author ❤️