You Are My Everything

You Are My Everything
Apa yang Kamu Rasakan?



"Apa! Bagaimana bisa dia terlepas?" Steven cukup terkejut mendengar kabar bahwa Linda kabur. Bagaimana bisa?


"Maaf, tuan." Jack sepertinya merasa sangat bersalah dan dia tampak kebingungan.


"Apa penyebab nya, Jack. Katakan padaku."


"Ini semua kelalaian anak buah saya sehingga nyonya bisa melarikan diri, tuan. Ketika nyonya bilang dia merasakan kesakitan, salah seorang penjaga membuka pintunya, siapa tahu kalau nyonya sudah menyiapkan alat untuk menusuk penjaga tersebut. Mereka sudah mengejar namun tidak menemukan nyonya."


"Segera cari dia, aku tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk dengannya."


"Baik, tuan." Jack segera berlalu dari hadapan Steven. Dia mengerahkan seluruh anak buahnya untuk mencari Linda.


"Linda, apa yang kamu pikirkan sebenarnya. Kenapa kamu jadi berubah seperti ini?"


**


"Wow, calon pengantin masih rajin bekerja,"sindir Shella membuat Ella menghentikan aktifitas nya.


"Apa yang membuatmu kemari, shel?"tanya Ella. Shella mengambil duduk di sofa di ruangan kerja ella.


"Daniel memintaku mengawasimu kalau-kalau kamu kerja terlalu berlebihan, dia sungguh melihatku sebagai pengangguran sejati sekarang. Sehingga mudah menyuruhku ini dan itu,"gerutu Shella.


"Kamu kan bisa menolaknya, shel,"ujar ella.


"Calon suamimu itu selalu memiliki ancaman yang membuatku mau tidak mau menuruti kemauan nya."


"Kalian berdua dari dulu tidak pernah berubah,"mereka berdua tersenyum mengingat sejak kecil daniel selalu bisa mengatur Shella yang selalu keras kepala. Bahka seorang mafia seperti Marcell Wiraatmadja bisa tunduk dihadapan Shella.


"Oya El, bagaimana perasaan mu setelah bertunangan dengan Daniel Wiraatmadja?"tanya Shella serius.


"Apanya yang bagaimana? Aku Bahagia, bisa melihat Daniel juga bahagia."


"Ah, itu bukan jawaban yang kumau,"ujar Shella sambil menyenderkan tubuhnya di sofa.


"Kamu mau jawaban yang seperti apa?"tanya Ella tidak mengerti apa kemauan Shella.


"Apakah sedikitpun kamu tidak memikirkan Kendra Daniswara?"Ella menghentikan aktifitasnya melukis desain terbarunya. Dia melepasan kacamata dan meneguk air mineral yah ada di depannya. Shella melihat Ella tampak gugup. Tujuan dia ke tempat Ella memang untuk memastikan hal ini.


"Apakah sesuatu telah terjadi?"tanya Ella. Dia tahu karakter Shella. Dia bisa menebak kemana arah pertanyaan Shella barusan.


"Alvin menemuiku, dia kembali bertanya tentang keberadaan mu, aku sudah malas menjawab pertanyaan nya. Tetapi sepertinya dia melakukan itu karena Kendra."


"Ada apa dengan Kendra?"tanya Ella penasaran.


"Dia masih meyakini kalau kamu masih hidup. Bolehkah aku memberi saran?"tanya Shella.


"Tidakkah sebaiknya kamu katakan padanya bahwa kamu adalah Lala. Dan katakan sejujurnya padanya apa yang kamu rasakan. Mungkin dengan begitu dia tidak lagi mengganggu kehidupan mu nanti dengan Daniel,"saran Shella.


Ella menghela napas panjang. "Entahlah, shel, kalau saja bisa aku katakan, mungkin tidak selama ini aku diam. Itu tidak mudah, apalagi aku sekarang sedang...."


"Baiklah, baiklah, sudah, la, maaf....aku seharusnya tidak membahas ini." Shella memeluk Ella dan dia mengalihkan pembicaraan mengenai persiapan pernikahan Ella dan juga Daniel.


**


"Angela Santoso sudah menandatangani perjanjian nya."


"Baguslah."


"Bagaimana dengan salah satu keluarga yang misterius itu?"tanya Alvin.


"Keluarga Wiraatmadja."


"Kamu sudah tahu?"tanya alvin terkejut karena Kendra bisa tahu nama keluarga yang misterius dalam susunan pemegang saham.


Drrtttt.......Drrrttt....


"Ada apa, Ran?"


"Tuan, anda ditunggu tuan Daniel Wiraatmadja di ruangan,"ujar sekretaris Kendra, Rani.


Mendengar nama Daniel disebut seketika Kendra terkejut. Ada urusan apa yang membuat Daniel mendatanginya.


"Perlakukan tamu kita dengan baik, ran,"ujar Kendra kepada sekretaris nya.


"Baik, tuan."


"Ikutlah denganku, aku ingin kamu melihat seseorang,"ujar Kendra kepada Alvin.


**


Danu Soetomo membuka sebuah pintu kamar. Dia melihat seorang wanita yang tampak tertidur pulas.


"Linda, kali ini akan kubuat Steven hancur melihat putra dan wanita yang dicintainya saling membunuh. Aku sudah lama menantikan hal ini terjadi."


***


...Terimakasih sudah mampir membaca. Tinggalkan like, vote, dan tuliskan komentar kalian sebanyak-banyaknya. Salam cinta dari author ❤️...