
Paulus Ivo Wijaya, ia merupakan anak dari seorang pengusaha terkaya yang bernama Eric Wijaya dan Feren Fransiska di Amerika dan memiliki beberapa cabang Rumah Sakit yang terkenal. Salah satu RS milik keluarga wijaya adalah Mayo Klinic Wijaya, yang saat ini merupakan CEO di RS tersebut adalah anak pertama mereka yaitu Paulus Ivo Wijaya yang sudah menyelesaikan perkuliahan sekitar 2 tahun yang lalu dan langsung menjabat sebagai CEO di salah satu RS milik kedua orang tua nya.
Paulus ia anak tunggal dari Eric dan Feren, Paulus anaknya yang sangat ramah pada orang terdekat dan kecuali dengan orang luar ia sangat dingin dan tertutup. Karena sifatnya yang seperti itu ia jarang memiliki banyak teman karena sifatnya terserbut. Akan tetapi ia memiliki satu sahabat dari ia kuliah sampai saat ini, sahabatnya tersebut yang bernama Vicky Pradipta yang merupakan anak salah satu dari rekan bisnis papi nya Paulus.
Vicky sering menjagak Paulus untuk keluar, karena Vicky tau kalau Paulus jarang keluar rumah karena tidak ada tempat tujuan dan teman untuk ngumpul. Vicky sering membawa Paulus untuk ikut ngumpul bareng teman" nya supaya Paulus bisa menambah teman baru, dan baru kali ini juga Vicky melihat kalau Paulus bisa lebih akrab sama teman barunya. Vicky yang melihat hal tersebut juga merasa sangat senang.
-----------
Sewaktu kuliah pada saat itu ternyata Paulus menyukai seorang gadis asia yang merupakan adik tingkat di tempat kuliah nya, awal nya Paulus mengenal gadis tersebut dari sahabatnya yang saat ini masih pacaran dengan sahabat dari gadis tersebut. Ternyata sahabat nya Paulus pacaran sama Seny dan setiap mereka ketemu di kantin kuliah Seny selalu mengajak Vina untuk ikut. Di sisi lain ternyata cowok nya Seny yang bernama Vicky ia juga mengajak Paulus untuk ikut mereka sekalian nyantai di kantin kampus, sekalian Vicky mau mengenalkan Paulus ke Vina supaya mereka bisa dekat.
Pada saat mendengar Vicky bilang mau mengenalkan Vina ke Paulus, saat itu ia sangat bersemangat gak seperti biasanya. Dan ia malah narik Vicky supaya berjalan lebih cepat untuk sampai di kantin sekolah sambil menunggu Seny dan Vina sampai.
----------
Disisi lain...
" Vin ikut aku ke kantin yuk ketemu sama kak Vicky.." kata Seny
" gak mau ah, nanti yang ada aku jadi obat nyamuk di sana pas kalian sudah ketemu.." jawab Vina sambil membaca bukunya
" aku janji deh kamu pasti gak bakal jadi obat nyamuk, soalnya kak Vicky juga ngajak kak Paulus untuk ikut juga.." kata Seny dengan muka yang sedikit sedih.
" yaudah yuk, cuman untuk kali ini aja ya aku ikut.." jawab Vina sambil masukkan buku nya dalam tas.
" tenang Vin lain kali pasti kamu selalu mau ikut kok kalau kamu udah lihat kak Paulus yang ganteng itu.." kata Seny dengan semangat karena Vina mau ikut.
" Please deh Sen kan sudah aku bilang, kalau aku kuliah disini untuk menambah ilmu dan pengetahuan aku, bukan untuk cari pasangan.." jawabku dengan muka malas
" aku percaya Vin suatu saat kamu pasti suka sama kak Paulus.." kata Seny dengan percaya diri.
dan Seny pun mulai lari ke arah ku yang lagi berjalan menuju ke arah kantin kampus.
" udahlah jangan dibahas lagi, biarkan waktu yang menjawab. Kita jajan aja yuk? Kamu lapar gak.." tanya Seny sambil merangkul pundakku.
" Ya laparlah. Yuk cacing di perutku juga sudah pada demo.." jawabku sambil pegang perut rataku.
Pada saat Seny dan Vina sampai di area kantin kampus ternyata kak Vicky dari kejauhan sudah melihat Seny dan Vina berjalan menuju ke arah kantin. Pada saat kami berdua menginjakan kaki di kantin ternyata kekasihnya sudah melambaikan tangannya ke arah Seny dan ia langsung menarik tanganku untuk menuju ke meja yang di duduki oleh kekasihnya Seny dan sahabatnya.
" Kakak sudah lama ya nunggu nya?.." tanya Seny kepada sang kekasih.
" Gak kok, kami juga baru sampai. Betulkan bro..." Jawab kak Vicky sambil merangkul pundaknya kak Paulus.
" Iya kami baru sampai kok Sen..." jawab kak Paulus
" Yasudah kalian berdua duduk lah, masak iya kalian berdua mau berdiri terus di depan kami..." Kata kak Vicky sambil ketawa.
" Ah iya kak.." jawab kami bersamaan.
" Kalian mau pesan makanan apa?.." tanya kak Vicky.
" Aku pesan bakso dan jus mangga aja kak, kalau kamu Vin mau pesan apa?.." tanya Seny kepada Vina.
" Aku pesan nasi goreng dan jus mangga juga aja kak.." jawab Vina.
" Kalau aku pesan es jeruk aja Vic.." jawab kak Paulus karena ia sedang curi pandang ke arah Vina.
" Oke aku pergi pesan dulu ya, kalian tunggu aja disini sekalian ngobrol.." jawab kak Vicky pun langsung pergi.