
Semenjak diriku berada di kota ( J ) pikiranku menjadi tenang, setidaknya aku tidak merasa terkekang seperti masih berada di rumah majikan, meskipun semuanya harus biaya sendiri..
* andaikan majikanku tidak pernah telat memberi gajiku tidak mungkin aku berada di kota ini, tapi ya sudah lah, ini sudah terjadi , dan mungkin ini sudah di takdirkan untuk diriku..*
Dan di kota J, aku menyewa sebuah kamar, dimana semua yang tinggal di situ berasal dari negara yang sama, semuanya akan berkumpul jika mendapatkan liburan dari majikan, dan hari itu aku yang ingin pulang ke rumah kontrak kanku pun menghubungi yang empunya rumah sebut saja namanya Nur.
*Alfi
📞 Assalamualaikum kak.
*Nur
📞 wa'alaikum salam Alfi, ada apa??
*Alfi
📞 boleh minta tolong jemput aku kak??
*Nur
📞 oh iya, jam berapa kamu mau di jemput, biar sekalian kita mampir nya ke moll.
*Alfi
📞 jam 5 gitu kak.
*Nur
📞 ok.
Lalu kamipun mengakhiri panggilann tersebut, dan aku pun segera membereskan pekerjaan yang akan aku tinggal kerja untuk beberapa hari..
**
Kini sudah pukul 5, aku yang sudah siap pulang pun sudah meminta ijin sama majikan, dan majikanku mengizinkannya karena selama pertama kali saya bekerja di rumahnya, saya belum pernah pulang ke rumah kontrakanku, karena baru kali ini saya minta izin untuk pulang dia pun mengizinkanya..
Dan akhirnya jemputanpun tiba, dan aku pun keluar di ikuti anak majikanku yang membukakan pintu untukku, setelah mengucapkan terimakasih kepadanya lalu diriku masuk ke dalam mobil begitu juga dirinya..
**
di dalam mobil alfi tidak sendiri, ada anak" nya kak nur yang ikut bersama mereka dan juga seorang gadis yang bisa di taksir umurnya sama dangan diriku, karena aku yang melihat ke arahnya dia pun tersenyum, dan dia memperkenalkan namanya..
"Alfi, aku menyebutkan namaku dan mengulurkan tanganku..
Karena seusia jadi kami berdua dengan cepatnya menjadi akrab, kami saling bertukar nomor dan email,ya namanya anak jaman sekarang kalau gak ada email berarti anak kurang gaul..
Tanpa terasa akhirnya kami pun turun di sebuah mall yang terkenal di kota J...
🦋🦋
Pertemanan antara Alfi dan safirapun semakin akrab, dan suatu hari dari pihak Kedutaan Indonesia yang berada di kota J pun, memberi informasi bahwa bagi warga negara indonesi yang tidak memiliki pasport untuk segera mengurusnya di kantor KBRI, dan hari itu kebetulan aku yang belum kembali ke rumah majikanku pun meminta izin lagi kepada majikanku untuk mengurus pasport dulu dan alhamdulillahnya majikanku sangat mengerti dengaku, dan dia mengizinkanku.
Lalu alfi bersama safira pun berangkat menuju KBRI yang dituju, di sana ternyata sudah banyak orang yang berkumpul, kami bersesak sesakan untuk mengantrinya, dan entah kenapa tiba tiba ada seorang pria yang berjalan ke arah kami dan meminta nomor telopon kepada safira, dan kebetulan hape safira lagi gak ada batreinya aku pun memberikan nomorku atas usulnya safira, meski berat hati akupun menurutinya karena tidak baik juga untuk menolaknya..
***
seminggu sudah saya sudah kembali bekerja di rumah majikanku, tiba tiba benda pipihku bergetar dari dalam saku celanaku,karena merasa ada seseorang yang menelpon aku pun segera menganggkatnya tanpa melihat siapa yang menelpon.
📞 siapa ni, tanyaku..
📞 ini aku loh mba, yang waktu di KBRI itu loh, panggil saja saya Agus, dia memperkenalkan dirinya..
* Alfi
📞 oooh, ada perlu apa mas, tanyaku..
*Agus
📞mau kenalan aja mba, tu yang satu teman nya mba, siapa namanya, tanyanya kepadaku.
*Alfi
📞 safira mas, jawabku.
*Agus
📞mba sendiri siapa namanya?? Boleh minta nomor mba safira??
*Alfi
📞 panggil aja aku Alfi..kalau nomornya safira entar aku Whsaap saja ya mas, soalnya aku sibuk..lalu alfipun mematikan panggilan dari Agus dan melanjutkan pekerjaanya..