Tahajjud

Tahajjud
Kejutan



Perjalanan yang di tempuh Alfi menuju kampung halamanya sudah sekian Jam, kurag sejam lagi dirinya akan tiba di kampung halamanya, dia yang sedari tadi belum mengabari ibu nya ingin membuat kejutan..


Dirinya yang tiba di ibu kota tepat pukul 7 malam, dan Kini perjalanan yang di tempuh dari bandara menuju kampung halamnya kurang lebih 4 jam, jadi dirinya akan tiba nanti tepat pukul 11 malam.


Benar saja, ketika Bis yang membawa dirinya sampai di kampungpun tepat 11 malam, semua penduduk kampung pun sudah terlelap dengan mimpinya masing- masing, hanya ada beberapa pemuda saja yang masing bergadang.


Melihat bis yang di tumpanginya pun berheti, Para pemuda tersebutpun mendekatinya, mungkin saja mereka ingin memastikan siapa yang datang di tengah malam seperti ini..


Aku yang sa'at ini mengenakan Pakaian Ala ala Timor tengahpun melihat ke arah para pemuda tersebut, mereka yang sudah mengenalikupun segera berkata.


Alfi,, panggil seseorang dari mereka


Aku yang merasa di panggilpun segera melihat ke pemilik suara tersebut, rupanya dia Adrian yang menyebut namaku.


Merekapun turut membantu mengangkat barangku menuju kerumahku, yang masih sama seperti dulu sewaktu ku tiggalkan.


" Assalamualaikum,, Adrian yang mengucapakan salam.


Terdengar suara ibuku menjawab salamnya.


" Wa'alaikum salam,, terdengar langkah kakinya menuju ke arah pintu, Aku yang ingin membuatnya kejutanpun hanya terdiam tanpa suara.


Creeek,, suara pintu di buka dari dalam.


Tampak seorang wanita paruh baya berdiri tepat di hadapanku, dia yang mungkin saja belum meyadari kedatangankupun bertanya kepada para pemuda tersebut.


" Ada Apa?? Tengah malam gini darang kemari???


" Anu bu,, ini ada Al,,,, Adrian pun berhenti meyebutkan namaku, karena sudah lebih dahulu ku menarik bajunya untuk menyuruhnya diam.


" Ada apa?? Kok berhenti bicara??? Lagian ini apa'an?? Tunjuknya ke arah koper yang di bawa Adrian.


Adrian yang terdiampun menengok ke arahku, Aku yang sudah dari tadi menahan tangispun segera memeluk wanita yang melahikanku, dia yang menyadari bahwa ini adalah dirikupun lalu berkata.


" Ini Alfi ya?? Ya'Allah mama minta ma'af karena tidak mengenalimu karena kamu memakia pakaian serba itam, lagian penglihatan mama sudah agak rabun, ucapnya sambil memeluk diriku.


Aku menangis sejadinya, karena ibuku sudah terlihat sangat tua.


Suasana malam itu di rumahku sedikit ramai tapi tak mengganggu yang laiya yang sa'at ini sudah terlelap..


🦋🦋🦋


Ke'esokan harinya, aku yang sudah terbiasa bangun lebih awalpun tampak membereskan barang bawa'anku, sengaja kulakukan lebih awal karena aku tidak mau jika ada tamu yang mungkin saja datang melihatku tau kalau diriku membawa barang yag banyak, Bukanya pelit tapi aku tidak mau di jadikan bahan perbincangan ibu- ibu komplek..


Setelah membereskan semuanya, Akupun menuju dapur utuk menyiapkan sarapan utuk ibuku, aku tak mau ibuku yang menyiapkan sarapan untukku, sudah cukup dirinya bekerja, kini sa'atnya dia utuk menikmati masa tuanya dengan duduk yang manis..


Setelah membereskan sarapan segera ku raih sapu lidi, untukku sapukan halaman rumahku, meskipun rumahku kecil tapi ibuku pandai menjaga kebersihan ligkungan, sehingga tidak membuat aku lelah jika aku harus menyapunya di saat ini..


Bu Rt yang mugkin sudah mendengar kabar tetang kedatangankupun segera menghampiriku di pagi" sekali..


" Asaalamu'alaikum..


Akupun menghetikan bersih- bersihku dan menoleh ke arahnya..


" Bu Rt, mari masuk, segera ku beri salam kepada beliau setelah beliau masuk kedalam halaman rumahku.


" kenapa tak memberi kabar, kan biar nanti di jemput, ucapnya.


" Aku sengaja tak memberi kabar Bu, biar ada kejutan utuk mama, ucapku di iringi senyum


" he he he,, ia juga ya, ucapnya di sertai pertanya'an di mana Ibu mu??


" Mama masih di kamar bu.


" Ooooh,, ya'udah ibu gak lama ya, soalya mau beres" juga rumah, ucapnya yang ingin meninggalkan halaman rumahku..


" Tunggu bentar Bu,,


Dia yang tadinya ingin meninggalkanku pun kembali menghentikan langkahnya.


" Ini ada sedikit oleh" buat ibu, Mohon maaf jika cuman itu bu.


" Ini mah sudah Alhamdulillah, apa lagi kurmanya langsung dari tanah Arab, jawabnya sambil terseyum..