Tahajjud

Tahajjud
Pamit



Kini merekapun sudah berada di dalam mobil, dan bercanda ria terkadang terdengar suara tangisan yang di buat Alawi karena di goda sang kakak..


Tak menunggu lama, kini tibalah mereka di halaman rumah sang majikan Alfi, Alfipun keluar menemui sang majikan,, pintu pun di ketuk dan terdengar seseorang yang membukan pintu..


" Eeeh Alfi,, ternyata Yasmin yang membukan pintu untuknya dan mempersihlakan dirinya untuk masuk.


Kamu kemana aja, kok gak balik" kerumah?? Kan belom balik indo juga, tanya Yasmin yang sepertinya rindu kepada PRT nya itu.


" Aku sibuk ngurus sesuatu Yasmin..


Jawabnya sambil menaiki anak tangga rumah sang majikan.


Setelah berada tepat di depan kamar sang majikan yang tidak tau akan kedatangannya.


Diapun mengetuk pintu kamar sang majikan, sengaja gak di buka langsung sama si yasmin karena punya alasan tertentu.


Sang nyonya yang mendengar pintu kamarnya di ketukpun segera membukakan pintu, betapa terkejut dirinya karena melihat orang yang baru di hubunginya tadi siang sudah berada tepat di depan matanya sekarang..


" Ya'Rabb, Alfi, les ma'fii Kalam??


" Ma'a Les ya' madam, Ana ma'fii kalam.


"Laa Mafii muskilah. Wallah Ana ahebbak Anti.


Keduanya berpelukan layaknya seorang ibu dan anak, tanpa memandang siapa Alfi sebenarnya..


Lalu Alfipun memberitahu bahwa kepulanganya ke indonesia pada tanggal 20 nanti, lalu sang majikanpun menangis dan berkata, jika kamu sudah ada di indonesia, Tolong jangan lupakan kami, dan jika Kamu ingin balik lagi ke sini, hubungi aku, biar aku yang mengurus Visamu.


Alfi yang mendengar kata" sang majikan lalu meneteskan Air mata, tanda kebahagia'an, lalu keduanya berpelukan untuk kedua kalinya.


Hingga akhirnya Alfipun meminta izin untuk kembali,, karena Nur dan yang lainya sudah menunggunya di bawah..


Di sa'at Alfi ingin melangkahkan kakinya menuju pintu keluar kamar sang majikan, sang majikan lalu manggilnya..


" Alfi,, ta'ali,,


Yang di panggilpun kembali melihat kearah sang majikan dan mendekatinya..


Tampak sebuah Amlop coklat di berikan kepada Alfi.


" khuzz, hagg Anti..


" Syokran kasiran madam, Alfipun memeluk sang majikan untuk kesekian kalinya..


Lalu Alfipun berlalu setelah selesai berpelukan dengan sang majikan..


Alfipun menuruni anak tangga rumah sang majikan di ikuti Hanan, Tampak raut wajah Hanan seperti menahan kesedihan.


Lalu Hanan membukakan pintu dan Alfipun berlalu setelah berpamitan...


🦋🦋


Kembalinya Alfi di dalam mobil rupanya sudah di nantikan oleh semuanya.


" kamu kok lama bangat sih di dalam?? Tanya kak Nur.


" Biasalah kak, Majikan kalau ngeliat aku sepertinya gak iklas membiarin aku untuk pamit pulang..


" Kok gitu ya mereka sama kamu, peras'an kamu itu loh cuman pembatu mereka.


" Gak tau juga aku kak, ini aja, madam udah bilang kalau aku mau balik kesini kabarin dia, biar nanti dia yang ngurus visanya buat aku.


" waah jarang" loh ada majikan seperti itu ucap Safirah yang menimpali..


" tuu, apa yang lo peggang Al, tanya safira yang melihat Amplop coklat.


" kayanya duit deh, sambil membuka perekat yang di tempel pada amplop coklat tersebut..


Benar saja duga'an Alfi, ternyata uang.


" Ya' Allah banyak kali lah tu uang Fi, teriak Safirah.


Apa yang di katakan safira memanglah benar, mata uang Riyal 500 san sebanyak 10 lembar sudah berada di genggaman Alfi..


" Kak Kita makan dulu yuk, biar aku yang bayar, kebetulan ada rejeki, ajak Alfi.


Lalu Surahmanpun mencari rumah makan yang berada di jalan yang mereka lalui..