
" Alfi, kok belum siap" sih, tegur sang mama yang baru saja keluar dari kamar dan melihat sang putri masih duduk santai di kursi rung tamu.
" Kok, siap" sih ma, emang Alfi mau kemana?? tanyanya kepada sang mama.
" Bukan nya tadi temanmu Siapa namanya,,,, sang ibu mencoba mengingat,, siapa namanya,,
dia menponmu untuk memgajakmu bertemu, sang ibu mencoba mengingingatkan nya.
" Oalaaah, Alfi. Tampak menepuk jidatnya sendiri, dan berlari masuk ke dalam kamarnya untuk mengambil handuknya, dan keluar menuju kamar mandi yang berada di dekat dapur.
Ketika dirinya Asik menikmati dingin nya Air kamar mandi, Terdengar suara deru mesin mobil berhenti di halaman rumah, Sang ibu yang tau akan kedatangan Argipun lalu keluar menemuinya.
" Mari masuk nak, Alfinya masih mandi.
Diapun membungkukan badanya dan meyodorkan tanganya kepada wanita paruh baya yang berada di depanya, dan wanita tersebutpun memberikan uluran tangannya untuk di cium seorang Argi
Sambil menunggu Alfi selesai mandi, keduanya Asik berbincang entah apa topiknya, dari kelihatanya keduanya tampak Asik dan menikmati perbincangan mereka.
Alfi yang sudah selesaipun keluar dari kamarnya dan menuju ke tempat di mana Sang mama dan Argi berada
Mendengar langkah Alfi, Argipun menoleh, seketika dia pun terpanah melihat ke angguan Alfi, dengan membulatkan mata dan mulut sedikit terbuka, diapun Menelan saliva nya sendiri.
" Yuk,, Ajak Alfi, tanpa memperhatikan raut wajah Argi yang memperhatikanya.
Dengan seketika lamunannya buyar karena suara Alfi yang mengagetknya.
Dengan salah tingkah diapun berpamitan kepada wanita yang melahirkan gadis yang ia inginkan..
🦋🦋
Dengan memacu kecepan sedang, Argi membelah jalanan kota yang sedikit padat. Alfi yang sedari tadi hanya diam akhirnya mulai bertanya tentang kemana tujuan mereka sebenarnya.
" Ekhem,, dengan berdehem Alfi membuka obrolanya.
" kamu butuh minum?? Tanya nya sambil mengemudikan mobilnya.
" Gak, mau tanya aja, kemana tujuan kita sebenarnya
Ternyata jawaban singkat dari seorang Argi cukup membuat denyut jantung seorang Alfi berpacu seperti genderang yang di tabuh.
" a a pa,,?? Maksudmu?? Aku ke rumahmu?? Tanya nya sekali lagi untuk memastikan kebenaranya.
" ia, mama yang memintanya.
Alfi yang tak percaya dengan ucapanya lalu menutup matanya, ketika membuka matanya yang baru saja dia tutup, terlihat mobil yang ia tumpangi sudah memasuki sebuah halaman dan sebuah bangunan dengan cat putih, bangunan itu terlihat sangat indah, Alfipun terpanah melihat nya.
" Ayo turun, Argi sengaja membukakan pintu untuknya.
" Tapi Ar, aku takut.
" takut sama siapa?? Sama ibu ku?? tenang aja gak di makan kok.
lalu Alfi melangkah mengikuti langkah Argi yang sudah berdiri di depan pintu dan memencet bell yang berada di samping pintu.
Sang mama yang mendengar bell pintu berbunyi lalu mendekatinya.
Kreeek !!! Pintu di buka oleh sang mama.
Wanita itupun terkejut melihat seorang gadis berdiri di depan pintu.
Alfi yang menyadari bahwa wanita yang membukan pintu adalah calon mertuanya, meski belum resmi di umumkan sih, tapi percaya diri aja deh 😁 langsung membungkukan badanya dan mengulurkan tanganya dan wanita yang berada di depanya pun melakukan hal yang sama, lalu Alfipun meraih tangan nya dan mencium punggung tangan wanita tersebut.
" Kamu siapa?? Tanya nya dengan lembut.
" Aku Alfi tante.
Dengan tiba" Argipun muncul dan meneruskan kata kata Alfi.
" oooh,, cantik ya?? Pujinya kepada Alfi, meskipun yang di lihatnya menggunakan Niqobnya..
" terimakasih tan,
wanita yang di panggil tantepun tersenyum..