Tahajjud

Tahajjud
Jemput



Setelah mengetahui bahwa Alfi adalah wanita yang menjadi jodoh nya, diapun kembali ke kamar nya dengan perasa'an yang sukar ia ukirkan.


Di raih nya ponsel yang sedari tadi ia biarkan begitu saja tergeletak, lalu dia pun melakukan panggilan kepada wanita yang selama ini ia rindukan dan ia dambakan, Meskipun sempat hilang kontak tetapi sesungguh nya, jauh di dalam hatinya ia sangat merindukan nya..


Jauh di sana sang wanita yang juga merasakan hal yang sama dengan sang pria pun mencoba memendam perasa'an nya , Karena sebentar lagi dirinya pasti akan bersama dengan lelaki yang ia cintai.


Sambil bersandar di sebuah kursi yang berada di ruang tamu, Dia di kejutkan dengan sebuah panggilan yang berasal dari ponsel nya, Lalu di liriknya juga pada layar yang berkedap kedip layak nya lampu disko di sebuah diskotik, Dengan degup jantung yang berdenyut cepat dia pun menekan tombol menerima panggilan yang berada di ponselnya dan memulai sebuah obrolan yang sudah lama ia tunggu"..


πŸ“± Hay,, Sapa yang di sebrang sana dengan nada canggung.


πŸ“± kok, suara nya ke kaku gitu?? Tanya Alfi yang seakan tau kalau sa'at ini lelaki yang ia cintai sepertinya merasa canggung.


πŸ“± He he he, Kok tau sih??? Tanya nya yang ingin menstabilkan suasana.


πŸ“± Kemana Aja, sampe" baru sa'at ini situ nelpon aku, Tanya nya yang ingin tau alasan sebenar nya.


Argi pun menjelaskan panjang kali lebar, kenapa dan mengapa, sampe" baru kali ini dia menghubungi sang kekasih, Dan Alfi pun menjadi pendengar hanya bisa tersenyum, karena tak menyangka kalau dirinya dan Argi sudah di jodoh kan oleh kedua orang tua mereka jauh sebelum mereka bertemu..


πŸ“± Esok Jam 10 Aku jemput ya, soal nya mau kebutik, ucap Argi.


πŸ“±Emang gak ke Kantor?? Tanya Alfi.


πŸ“± Gak, soal nya papa udah izinin aku.


πŸ“± Ok, Nanti kalau mau ke mari kabarin dulu ya, ucap nya pula.


πŸ“± Siap tuan putri..


Ucapan nya yang tertawai oleh Alfi, dan Akhir nya Argi pun berpamitan untuk mengakhiri panggilan nya.


Seperti biasa Alfi yang sudah menyiapkan sarapan untuk dia dan sang mama lalu berjalan kekamar sang mama untuk mengajak sang mama untuk sarapan bersama dengan diri nya.


Lalu di ketuk nya pintu kamar sang mama yang tak di kunci.


Sang mama yang melihat sang putri berdiri di depan pintu pun lalu menyuruh sang putri untuk segera masuk.


" Masuk Aja, pintu nya gak di kunci, ujar sang mama dari dalam.


Dia yang sudah berada tepat di samping sang mama pun lalu mengajak sang mama untuk sarapan.


" Ayo, mak, sarapan, Hari ini Alfi mau kebutik.


" Laah, siapa yang menghubungimu??


" Semalam Argi yang ngasih kabar ke aku.


" Ooh,, ya' udah, sarapn sekarang, entar keburu di jemput lagi, Ajak sang mama yang sudah siap" melangkah keluar menuju pintu. Lalu Alfi pun mengekori sang ibu dari belakang dan menuju meja makan, Lalu keduanyapun menikmati sarapan pagi nya dengan lahap.


**


Di kediaman Dirgantara, Argi yang sudah selesai mandi pun berdiri di depan lemari pakaian Dan memilih baju yang sesuai dengan dirinya..


Setelah Sekian Lama berkutat dengan baju" yang akan dia pakai Akhirnya dia pun memilih sebuah Kameja kotak" yang di padukan dengan Celana Jeans hitam dan berjalan menju garasi mobil milik nya..