Tahajjud

Tahajjud
Merubah Penampilan.



Aku yang sudah kembali masuk kedalam rumahpun, segera berbaring sebentar karena sedikit merasakan kelelahan karena habis dari berberes rumah, sang ibu yang sedari tadi di kamarnya pun keluar dan hendak kedapur..


Dia yang tau bahwa sa'at ini sang putripun sudah pulang pun hendak menyiapkan sarapan untuk sang putri.


Dia yang melihat pintu kamar sang putri masih tertutuppun dan berpikir, mungkin sang putri masih tertidur.


Dengan langkah yang gontai sang ibupun menuju kedapur untuk menyiapkan segalanya, baru saja dia tiba di dapur, matanya di tujukan kepada keada'an dapur yang terlihat sudah tampak rapi, lalu diapun berpikir.


* Apa Alfi yang mengerjakan semua ini?? Sungguh dia anak yang baik*


gumam sang ibu yang juga sudah melihat sarapan pagi tersedia di atas meja dapur.


Sang ibu yang melihat semuanya telah tersediapun kembali menemui sang putri.


Tok,,


Tok


Tok,,


Alfi yang tak tertidurpun segera berdiri dan berjalan menuju pintu yang di ketuk.


kereeeek,, suara pintu yang enselnya sudah longgarpun berbunyi..


" Nak, kamu udah buat sarapan ya?? Tanya sang mama yang melihat sang putri sudah membukan pintu.


" iya, ma, mama mau makan?? Ayo, biar Alfi siapin.


" Gak usah nak, Nanti biar mama yang ambil sendiri..


Sambil melangkah menjauh dari kamar sang putri.


Alfi yang melihat sang mama yang melangkah diapun mengikuti langkah sang mama..


" Ma, nanti Alfi mau minta izin ke kota ya.


" Mau ngapain?? Tanya sang mama.


" Alfi mau menukar uang di bank, jelas Alfi.


***


Karena Alfi sudah di beri izin sang mamapun, dia pun segera bergegas bersedia dan segera ke kota.


Alfi yang mengenakan pakaiyan Serbahitam, yang lengkap dengan Niqobnya, membuat seorang Alfi terlihat sangan anggun sebagai wanita Muslimah.



Sang mama yang melihat penampilan sang putripun terlihat sangat bahagia, karena bagi sang ibu, seorang wanita akan terlihat baik jika bisa menjaga auratnya..


Sang ibu pun mendekatinya dan berkata.


" Subhanallah, anak mama sangaaaat cantik dengan berpakaian seperti ini.


" he heh he, iya ma, Alfi akan menjadi anak yang baik dan anak kebangga'an mama, meski aku hanyalah seorang mantan TKW ujarnya, sambil memeluk sang ibu..


" aku pamit bentar ya ma, Assalamualaikum, sambil melangkah keluar dan menarik handel pintu.


🦋🦋


Tetangga yang sudah mengetahui kedatangan Alfipun,rupanya sedang duduk berkumpul, entah apa yang mereka gibahin, tapi bagi Alfi dia tak ingin ambil pusing dengan para mulut" julid sang ibu" rempong...


Tampak sang tante berada di kumpulan para ibu" tersebut..


" Ya elaaaah,,, pulang merantau ternyata sudah berubah menjadi Alim ya, teriaknya yang membuat Alfi melihat ke arahnya..


Alfi yang mendengar itupun tak mau ambil pusing, karena baginya, hanya orang gak waras yang akan meladeni sang tante.


Alfi berjalan dengan santainya menuju tempat biasa para warga menunggu mobil yang akan mengantarnya kekota..


Astaghfirullahhul aaziiim,, alfi mengelus dadanya agak tak terpancing dengan omongan sang tante, karena baginya, merubah cara berpakaian berarti harus merubah cara berpikir dan merubah tingkah laku..


Tak menunggu lama, sebuah angkotanpun berhenti tepat di depanya, lalu diapun masuk kedalam angkot yang akan mengantarnya menuju kekota..


Sekian jam berada di kota untuk menukar mata uang dan kini sa'atnya Alfi menuju sebuah tempat penjulan roda dua, setelah membayar apa yang dia mau dan pihak tersebutpun siap mengantarkan barang yang di inginkan, terlebih dahulu Alfi pun sudah berada di rumahnya..