
setelah melaksanakan sholat Magrib, Alfi yang masih mengenakan Pakaian sholatpun hanya duduk menyandarkan diri di dinding kamar, sambil sesekali tangannya mengotak ngatik layar ponsel miliknya, sedangkan di luar sana banyak penghuni rumah yang pulang karena cuti ramadhan..
Aku yang tidak duduk bergabung dengan mereka hanya berdiam diri mendengarkan setiap ocehan mereka yang bercerita tentang majikan masing masing.
Tiba tiba ku dengar sebuah suara ibu ibu penghuni rumahpun berkata.
" ayo siapa yang mau meramal tentang jodoh.
Dengan cepat Safirapun menawarkan diri, bahwa dirinya mau di ramal.
* astagfirullahul aziim.. Ada ada saja kelakuan manusia jaman sekarang, hal yang begitu di percaya, tanda akhir zaman *
sambil sesekali telingaku mendengar pembicaraan mereka yang asik dengan permainan syirik tersebut..
Samar samar ku dengar sang ibu yang meramal itu pun berkata pada safirah..
" fir, kamu punya cowok kan ganteng, dan kamunya cantik, tapi awas, hati hati ada orang yang berusaha merebut nya darimu..
bugh bugh,!!! jantugku berpacu, untuk bangkit dan memastikan siapa yang berkata seperti itu.
Ku coba bangkit dari dudukku, dan ku menyibak kain gorden yang menjadi pembatas antara kamar dan ruang tamu untuk melihat siapa itu yang berbicara, ternyata Bu hayati, yang menjadi dukun saktinya..
Setelah memestikan siapa orang tersebut aku kembali masuk ke dalam kamar, dan membuang pikiran negatifku tentang bu hayati, karena yang ku tau, aku berada di sini, hanya untuk mencari rejeki, untuk membahagiakan ibuku, dan juga masa depanku, jika diriku ingin berbuat sesuatu, bukan di sini tempatnya..
**
Azan isya pun berkumandang, aku segara bertakbiratul ihram, dan menyelesaikannya, baru saja aku mengganti mukenahku dengan baju tidurku, kak nur pun memanggil diriku.
" Alfi, mari makan dulu.
" iya kak bentar, duluan aja.
" ayo sama sama suara bu hayati ikut memanggil diriku..
" duluan aja, aku belum lapar. Entar kalau lapar aku ambil sendiri jawabku yang tidak ingin ada kecurigaan di antara mereka..
" ya udah, kalau gitu, kami duluan. Ucap kak Nur.
🦋🦋
Semua sudah selesai menuntaskan makan malamnya, aku masih saja malas duduk bersama mereka, safira yang biasanya akrab denganku kali ini kulihat dia menjauh.
"* ah masa bodo, emang lo siapa, gue harus cari muka sama lo *
" kak Nur, boleh aku ajak Obet ke warung temanin aku??
" tanya aja sama dia, tu lagi main hp.
" Bet, temanin kak Alfi yuk ke warung.
" boleh, asal aku di beli'in jajan.
" ok, yuk,
Dan Obetpun mengikutiku..
Kami pun memilih jajan yang kami mau, begitu pun obet..
" kak Alfi makasih ya, jajan nya.
" iya makasih juga ya, diapun masuk kembali kekamarnya dan melanjutkan kembali permainan game nya.
**
Aku sengaja belum menyentuh makanan, karena aku melihat Safira yang masih duduk bersama Bu hayati dan yang lainya..
Tanpa terasa rasa kantuku mengalahkan segalanya, aku pun tertidur tanpa harus makan malam..
**
Pagi pagi sekali aku pun terbangun, ketika azan subuh berkumandang, kulihat bu Hayati pun sudah berada di ruang tamu, entah semalam dia tidur apa tidak aku tidak perduli.
Aku yang tak bertanya apapun padanya hanya melemparkan senyuman ketika dia melihat ke arahku..
" fii, sini, bentar deh, bu hayati memanggilku.
" ada apa bu, tanyaku.
" mengenai semalam kamu tau gak??
" yang semalam?? Apa tu?? ucapku pura pura tak tau padahal aku sudah mempunyai feeling bahwa tentang ramalannya itu.
" itu loh, tentang safira.
" oooh, udah lah bu, aku udah tau maksudnya ibu, maksudnya ibu aku kan?? Tanyaku, yang sudah tak suka dengan tuduhanya semalam.
" kok kamu bisa tau. Dengan experesi terkejut.
" ya' tau lah bu, anak kecil aja bisa tau, kalau ciri ciri yang ibu sebutkan itu sama persis denganku, asal ibu tau ya, aku kalau mau menikah, dan punya suami, aku gak mau nikah di tanah rantauan, buat apa, apa lagi seorang kaburan seperti diriku, gini ya bu, cinta dan pernikahan di sini tu hanya sebatas Tarhil ucapku sekan akan menyadarkan bu hayati, bahwa apa yang dia ramalkan itu tidak lah benar..
Dia yang mendengar kata kataku dan penjelasanku hanya diam membisu, dan aku pun berlalu kembali ke kamar..