Tahajjud

Tahajjud
Masalah Dan Nasehat Yang Bijak



Rupanya kak Nur memasak menu sahur pertama dengan makanan sederhana tapi menggugah selera.


Aku yang lebih awal bangun pun membantu kak Nur menyiapkan semuanya.


Setelah semuanya selesai dan jarum jam sudah menunjukan pukul 3 lewat 30 menit, kak Nur pun membangunkan semuanya untuk sahur bersama.


**************


Setelah selesai makan sahur dan membereskan semuanya, akupun masuk kedalam kamar untuk mengambil gawaiku yang sengaja aku chars karena batreinya lobet, setelah ku lihat layar ponselku ada satu panggilan dari sang mama.


Aku pun kembali duduk di tepi ranjang dan segera menekan nomor sang mama..


Mama.


📞 Hallo nak, kamu puasa gak hari ini??


Alfi.


📞 puasa dong ma, ngapain gak puasa kalau gak lago sakit.


Mama.


📞 mama nelopon karena mama ingin kasi tau sesuatu.


Alfi.


📞 apa tu ma?? Tanya ku yang ingin tau apa yang akan di katakan mamaku.


Mama.


📞 itu loh nak, anak nya tante nayamu masuk rumah sakit.


Alfi.


📞 apa hubungannya sama Alfi ma??


Mama.


📞 mama mau menjenguknya, tapi takut entar tantemu gak suka mama ngejenguk anak nya..


Alfi.


📞 heheh mama, masalah suka atau gak suka kan yang penting mama niat nya baik mau ngejenguk si Andi, kalau dia gak suka mama pulang aja, lagian ini bulan baik ma, kali aja tante naya berubah jadi baik, kita gak boleh so'uzon sama tante naya dulu..


Mama.


📞 ya' udah, Alfi tutup dulu ya teleponya, soalnya di masjid sudah azan subuh, lalu ku matikan panggilan dengan mamaku..


🦋🦋


Kulangkah kan kakiku menuju kamar mandi untuk mengambil wudhu, dan segera kutunaikan kewajibanku..


Rupanya Safira sedang memperhatikanku tapi aku tak memperdulikanya, selama dia tidak mengusikku aku akan bersikap baik tanpa harus membuat masalah...


** rupanya berdiam diri di kamar selama bulan Ramadhan cukup membuat aku jadi bete, segara ku datangi kamar kak Nur yang memang tidak pernah melarang siapapun untuk keluar masuk, kulihat Obet lagi asik dengan gejetnya sedangkan kak Nur asik didepan layar laptop miliknya sedang membuka sebuah Aplikasi Facebook..


Tanpa sengaja ku lihat postingan safira yang baru 15 menit yang lalu,.aku pun berkata.


" Ni anak, benaf benar cari masalah.


Kak Nur yang tidak melihatku berdiri di belakangku langsung menoleh dan menarik undur layar laptopnya untuk menutupi postingan safira.


" eeh lo Alfi, dari kapan lo ada di sini??


" sudah 5 menit yang lalu, dan bahkan aku sudah membaca postingan safirah.


Kak Nur pun kaget dan mengajakku duduk..


" sini duduk dulu, kaka mau bilang sesuatu..


Aku pun menurutinya dan duduk di sampingnya.


" kamu, gak usah tanggapi postingan safira. Dia lagi di mabuk cinta, sedangkan si Agus hanya pura pura mencintainya..


" tapi kak, dia sudah keterlaluan, entar yang lain yang gak tau apa apa akan menelah mentah mentah kata katanya..


" biarkan saja, mereka dengan kebodohanya, kalau mereka bijak mereka akan menilai nya sendiri.


" tapi kak, Alfi malu kalau di tuduh terus terusan.


" percaya sama Allah, semuanya akan kembali baik baik saja, dan si safira akan sadar dengan sendirinya, saat ini dia hanya ingin mengatakan kepada semuanya bahwa dia sedang di hiyanati, padahal yang sebenarnya alur ceritanya tidak seperti itu, toh percuma juga kamu ngejelasin kepada semuanya, toh pembencimu tidak akan mempercayaimu. Jadi biarkan saja, hukum Alam yang bekerja..


Aku yang mendengar nasehat dari Kak nur pun mengerti dan menganggukan kepalaku..