Tahajjud

Tahajjud
Berkata Jujur



Merasa nomor yang di tuju masih Aktif diapun mengirimkan sebuah pesan.


📲 Aku masih mencintaimu Ar, kembalilah kepadaku, Aku berjanji tidak akan pernah menyakitimu lagi, Maafkan aku yang dulu, Dan ku harap besok temui aku di tempat biasaMulai saat ini dan selamanya, kamu akan selalu ada dipikiranku. Itulah sebabnya, aku ingin menghabiskan waktu bersamamu setiap detik...temui aku pukul 12..


Lalu diapun sedikit merasa kelega'an meskipun tiada balasan dari sang pemilik nomor yang di tuju..


Sedangkan Argi sudah kembali menjemput mimpi yang sempat tertunda tanpa menghidupkan kembali ponselnya yang sempat ia matikan..


🦋🦋


Pernikahan yang di tentukan kurang dua hari lagi, Pesiapan pernikahan sudah di sediakan, keluarga Argilah yang mengurus semuanya.


Pagi" sekali sang papa yang tidak ke kantorpun tampak mengetuk pintu kamar sang putra yang tampak masih belum bangun dari tidur nya, Sedangkan di dapur Sang mama dan bu Tini sedangkan menyiapkan sarapan pagi untuk mereka..


" Ar, Ayo bangun, sudah jam 8. Jelas sang ayah, yang masih berdiri di depan kamar nya.


Sang istri yang mendengar suara sang suamipun segera menghampirinya.


" Ayo pa, sarapan nya sudah siap biar mama yang bangunkan Argi.


lalu sang suamipun berlalu dan membiarkan sang istri membangunkan sang putra.


**


Setelah selesai dengan urusan kamar mandi nya, dia pun segera melerai ponsel nya yang dari semalam tidak ia aktifkan dan menghidupkan nya.


Ketika ponselnya di hidupkan, betapa terkejut dirinya ketika membaca sebuah pesan dari nomor tanpa nama, tapi ia mengetahui dengan jelas siapa yang mengirimkan kepadanya.


" Aah sial,, kenapa dia harus mengganggu hidupku kembali, apa yang dia ingin kan?? Pertanya'an demi pertanya'n yang ia tanyakan kepada dirinya sendiri.


Alfi yang baru saja selesai bebenahpun, dengan sigap nya menyambar ponsel yang sedari tadi nganggur di meja dapur pun segera memainkan nya, dan berharap ada sebuah pesan dengan ucapan selamat pagi dari seorang Argi.


Baru saja ia membayangkan tentang itu semua tiba" ponsel yang ada di genggaman nya berdering dan tertulis dengan jelas sebuah nama yang ia nantikan sa'at ini..


"📱 Hallo,, assalamualaikum sapa yang di sebrang sana ketika mengetahui panggilan nya di terima.


" Hahahah, bukankan kamu sedari tadi nungguin telepon dari aku ya, Argi kembali menggoda.


Dengan seketika pipi nya menjadi merah seperti buah tomat, seakan yang yang di katakan Argi adalah benar.


" 📱Aaaah,, so'tau,, ucap nya sambil menahan malu.


📱 ketemuan yuk,, Ajak Argi.


📱" Pemali, kata mama, kan bentar lagi mau nikah, jadi gak boleh kemana" ujar nya.


📱 Tapi boleh kan aku kerumah, soalnya ada sesuatu yang ingin aku bicarakan.


📱 ya' udah Aku tunggu ya.


Lalu keduanya mematikan ponselnya masing"


Argi pun segera menyambar kunci mobil dan sebelum nya sudah meminta izin kepada kedua orang tua nya.


**


Mobil yang ia kemudipun memacu dengan kecepatan sedang, dan menuju kediaman wanita yang sebentar lagi akan ia nikahkan..


Sang wanita yang sudah tau akan kedatangan nya pun, sudah menunggu nya dengan berbagai perasa'an..


Mendengar suara mobil memasuki halaman rumah nya, dia pun segera menghampirinya, dan mempersihlkan sang kekasih untuk masuk.


Sang ibu yang mengetahui sang calon mantu mengunjungi sang putripun, lalu berniat menemui nya..


lalu dia pun memberikan salam kepada sang calon mertua, dan bertanya kabar..


" Ya'udah ibu mau masuk dulu,Kamu bicara aja sama Alfi ya. Ucap sang calon mertua dan berjalan menuju kamar nya..


" Iya bu, jawab nya dengan sopan.