
Malam ini, Aku masih yang masih terjaga di temani dengan benda pipih di genggaman,ku coba menarik undur layar ponselku yang sudah kesekian kalinya, tiba tiba mataku tertuju pada sebuah akun yang bertuliskan nama Agus dengan profil dirinya sendiri, aku di buat penasaran dengan isi berandanya.
dan jariku memencet sebuah kata cek foto, di akun miliknya, aku di buatnya terkejut dengan isi album fotonya..
* masya Allah, kenapa yang ada semua foto"aku yang di edit bersama dirinya?? *
bisa kacau kalau Safira melihat semua ini, apa aku coba menghubungi Agus nya aja, guna memastikan apakah itu benar akunya atau bukan.
Kebetulan Nomor ponselnya yang kemarin dia menghubungiku belum sempat ku simpan apa lagi ku hapus pun segara ku menekan tombol panggilan, tampak yang di sebrang sanapun masih belum terlelap, dapat di ketahui sekali nada dering terdengar langsung terdengar suara jawaban.
*aku tak menunggu dia yang bertanya terlebih dahuli padaku, segera ku cecar dia dengan berbagai pertanyaan yang bertubi"
Alfi.
📞 Maksud lo apa?? Ngedit foto" aku tanya ku dengan nada yang meninggi..
Agus.
📞 Aku udah bilangkan sama kamu, aku cinta dan sayang sama kamu Alfi
Dia tak bisa mengelak dengan pertanyaanku, jadi benar itu adalah akunya..
Alfi.
📞 Gila kamu, Mending sekarang lo hapus semua foto editanmu itu.
Lalu ku matikan panggilanku..
Setelahku matikan panggilanku sebuah pesan masuk di ponselku, kulihat nama sang pengirimnya, ternyata dari si Agus.
** Izinkan aku mencintaimu meski tidak ku memilikimu **
Buukghh,,!!! Detak jantungku berdegub di ikuti mataku yang terbelalak membaca pesan singkat darinya.
* ya'Allah, Apa yang harus aku lakukan jika harus seperti ini *
Ku abaikan pesan darinya, tak mau aku balas,kerena tidak mau dia menilaiku pura" menolak padahal sebenarnya dalam hatiku aku mau menerimanya, alias hanya gengsi doang pikirku sendiri..
Karena Asik memikirkan bagaimana cara agar Agus bisa melupakan aku, Dan mau menerima safirah, Tanpa terasa, rasa kantukpun menyerangku hingga aku tak tau bahwa aku sudah merangkai mimpi...
🦋🦋
"Alfi,,, bangun, udah masuk waktu sahur, suara Bu Hayati membangunkanku..
Dengan Masing menggosokan tangan di mataku ku coba bertanya pada Bu Hayati.
" Udah jam berapa bu sekarang??
"jam 3. Jawab Bu Hayati.
" ya' Allah, aku pun berdiri dan menuju kamar mandi untuk mencuci mukaku terlebih dahulu.
Kulihat Bu hayatipun menuju kamar Kak, Nur untuk membangunkan nya..
Safira yang masih meringkuk di kasur miliknya di colek oleh mba Mila.
" Ayo bangun dah sahur, diapun bangun dan menuju kamar mandi..
**
Sebenarnya didalam hati kasihan melihat dirinya, Tapi aku kesel ketika ku ingat akan tuduhanya kepadaku. Dia yang baru saja keluar kamar mandipun memilih duduk di sudut dekat kamarnya..
Sedangkan Aku duduk di samping kursi yang didekat pintu masuk kamar Kak Nur..
* Kak Nur yang sedang menyipkan sesuatupun memanggil seseorang untuk membantunya mengangkat makanan yang akan di hidangkan.
Sebenarnya aku yang akan membantu Kak Nur, Tapi karena Safirah sudah lebih dahulu melangkahkan kakinya menuju dapur terpaksa ku urungkan niatku untuk membantu Kak Nur..