Tahajjud

Tahajjud
Hari Bahagia



Menjelang malam pernikahan, Tuan Dirgantara dan nyonya Sasmitha pun nampak sibuk, Begitupun juga Argi..


Sedangkan Alfi sendiripun, Nampak sibuk mempersiapkan berbagai macam persiapan, Mulai dari mempersiapkan perasa'an yang sudah bercampur aduk, untuk menyambut hari esok yaitu hari pernikahan nya bersama sang kekasih hati, yang ternyata sudah di jodohkan dari sang ayah masih hidup..


Tapi tidak dengan wanita yang di sebrang sana, dia benar" merasa bagai hidup di neraka, Lelaki yang dia harapkan akan kembali lagi kepadanya rupanya akan melangsungkan pernikahan nya di jari esok..


Dengan segelas minuman beralkohol yang ada di genggaman nya, rupanya akan menjadi teman nya di malam ini dan juga sebuah alunan lagu yang memekakan telinga menjadi pengantar diri nya di sebuah alam, yang entah akan membuat nya sadar atau selamanya akan menjadi sebuah ilusi belaka.


" Tidaaaak,,, Kau tidak boleh menikah dengan nya, hikz hikz,,, cukup aku yang boleh memilikimu, Jika bukan aku, itu berarti dia juga tidak boleh memilikimu..


Angan nya melayang jauh, memikirkan bagai mana caranya agar pernikahan itu tidk boleh terjadi, dan hingga akhir nya dia terlelap karena pengaruh minuman yang di tegguk nya..


🦋🦋🦋


Pagi menjelang...


Sebuah Dekorasi yang sangat indah sudah di siapkan, Tinggal menunggu kehadiran tamu yang di undang, dan juga sang pengantin yang akan menduduki singgasana yang sudah di tata dengan indah nya..



Sedangkan pengantin wanita pun nampak sudah berdandan dengan cantik nya



Dan kali ini Alfi sendiri yang berdandan, Kerna bagi dirinya, Di hari bahagia ini, dia Sendiri yang akan mempersiap kan sendiri diri nya, dengan sedikit bantuan MUA, Dan dandan nya di puji oleh perias pengantin,


" waoow perfect,, baru kali ini saya melihat seorang calon pengantin yang merias diri nya dengan sangat cantik, puji seorang MUA..


" Terimakasih,, ini adalah kali pertama saya mencoba berdandan, ujar nya dengan perasa'an senang karena hasil riasan nya di puji oleh seorang MUA profesioanal..


***


Setelah ia selesai berdandan, dia pun berjalan ingin menjemput sang calon wanita yang sudah menunggu dirinya..



Hari ini dia terlihat sangat tampan.Ketampanan nya memikat semua tamu undangan yang telah datang..


***


Serangkain acara pun kini telah usai, semua para tamu kini sudah kembali di rumah masing" kini tinggalah sepasang calon suami dan istri yang baru saja tadi pagi di sahkan di depan panghulu..


Tampak Alfipun malu" membukan niqob yang ia kenakan..namun sang suami yang baru saja ia nikahkan tadi pagi pun merasa pekka, dengan keada'an lalu memulai sebuah obralan, yang mana baru pertama kali berada di satu ruangan hanya mereka berdua.


" Hey,, gak usah malu" denganku, Toh kamu kan udah jadi milik aku seutuh nya, ujar nya tanpa malu"


Dia yang mendengar pun tampak memerah pipi nya, menahan malu.


" Gak kok, cuman boleh ya, aku minta tolong, jangan di lihat dulu, soalnyaaaa,, a,,,aaaku,, kata" nya terhenti ketika Argi sudah berada tepat di belakang nya..


" Apa!!! Ayo bilang,, goda sang suami yang sudah mendekap nya dari belakang


" Gak jadi,,, sambil kembali menup niqob nya yang sempat ia bukakan..


" Ayolaaah,, kan aku udah jadi suami mu, bujuk Argi yang sudah tak sabar ingin melihat wajah sang istri tanpa menggunakan Niqob nya...