
Kepergian Kak Surahman membuat aku sedikit takut, karena lelaki paruh baya yang tadi mendekatiku dan berkata.
" Siapa namamu??
" Alfi, jawabku singkat.
" Ayo ikut aku kesana, sambil menunjuk sebuah rumah ala" negara Gurun pasir tersebut.
Akupun mengekorinya dari belakang sambil melihat kekanan dan kekiri.
Dreeeng,,
Bunyi pintu dari besi di buka pria paru baya tersebut..
Setelah pintu di buka olehnya, Kulihat ada 30 an wanita yang lebih tua dariku sedang berada di sana.mereka yang melihat ke arahkupun tersenyum, Aku yang tadinya agak sedikit takut akhirnya sudah mulai merasa lega, Karena bukan hanya diriku yang berada di sini, Melainkan banyak orang yang berada satu ruangan bersamaku sa'at ini..
" Mba Juga mau pulang ke Indo ya?? Tanyaku pada se'orang wanita yang terlihat sudah berumur..
" iya, Dek, begitulah dia mamanggilku, mungkin dia melihatku lebih muda darinya..
Aku yang penasaran setelah dari sini mau kemana lagi, akhirnya bertanya kembali padanya.
" Abis ini, kita di antar kemana lagi mba??
" Entar kita di antar ke Tarhil sih katanya, soalnya tadi pak Abu bilangnya gitu, sambil menunjuk pria paruh baya yang tadi berbicara dengan Kak Surahman..
" Oooh,, Gitu ya mba, Aku hanya berbicara se'adanya, setidaknya aku sudah mengetahui setelah dari sini akan di bawa kemana..
***
Sambil menunggu akan di antarkan ke tarhil, Terlebih dahulu ku kabarkan sang mama, Bahwa sa'at ini aku akan di antarkan ke tarhil dan akan menunggu proses kepulanganku untuk beberapa hari dan bahkan berminggu"...
Segera ku ambil ponsel di dalam saku celanaku agar dengan segera ku hubungi wanita yang melahirkanku,,
Aku
📞 Assalamu'alaikum Ma,, Alfi memberikan salam ketika sambungan sudah terhubung..
Mama.
Aku..
📞 Aku, Alhamdulillah sehat ma, Inshaa Allah dalam waktu dekat Alfi akan tiba di Indo dan akan berkumpul kembali dengan mama, Jelasku singkat..
Sengaja tak aku katakan hari dan tanggal tibanya diriku, karena memang diriku juga tak tau kapan aku di terbangkan dari negara gurun pasir ke tanah air ku, agar mama tidak terlalu memikirkanku..
Mama..
📞 Kapan kamu sampe di indonya??
pertanya'an yang tidak aku inginkan akhirnya di tanyakan juga..
Aku..
📞 Pokoknya, kalau aku udah di terbangkan aku akan secepatnya mengabarkannya ma, jawabku singkat..
Merasa sudah waktunya untuk berbicara akhirnya dengan segera aku memohon izin kepada ibuku untuk mengakhiri panggilan...
🦋🦋🦋
Kini Pria paruh baya yang sudah ku ketahui namanya pun berkata..
" Ayo,, segera ke mobil, Kita akan berangkat sekarang ke Tarhil..
Aku dan yang lainyapun segera melangkahkan kaki menuju sebuah bis yang sudah di siapkan oleh pak Abu dan rekannya yang lainya sebagai pengurus kepulangan TKW ilegal ke tanah air..
Kini bis yang kami tumpangipun menuju ke sebuah bangunan yang bertuliskan POLiCE, melihat itu betapa terkejutnya diriku..
* Ya'Allah,,,, kenapa harus ke kantor polisi ??? Apa aku akan di pertemukan dengan mantan majikanku?? Dan apa aku harus di pulangkan kembali ke rumah mantan majikanku yang seperti neraka itu??? Tidak" aku tidak akan pernah mau balik lagi ke rumahnya.. **
Pertanya'an yang ku buat menurut versiku sendiri memenuhi ruang kepalaku..
Ketikaku larut dalam pertanya'anku sendiri seorang polisi lalu menyuruh kami semuanya untuk turun dan memasuki gedung tersebut..