Tahajjud

Tahajjud
Jodoh



Alfi yang sudah tiba di rumahnyanpun, terlihat bahagia, sang mama yang sedari tadi memperhatikan wajah sangputripun penuh dengan rasa penasaran.


* Ada apa ya sama Alfi, kok dari tadi aku perhati'in dia sepertinya sedang bahagia, tapi apa ya??? Jadi penasaran *


Sang mama yang sedari tadi penasaran akhirnya bertanya kepadanya.


" Nak, sudah dari tadi mama perhati'in kamu kok senyam senyum terus, emangnya ada apa sih?? Tanya sang mama yang penuh dengan rasa ingin taunya.


" Mama tunggu aja, bentar lagi nyampe kok, sambil tersenyum melihat kembali le layar ponselnya..


" Nah itu dia Ma, udah datang.ucapanya membuat sang ibupun menoleh ke arah mobil yang memasuki halaman rumahnya..


Baru saja dia berkata kepada sang mama, terlihat sebuah mobil pick up memasuki halaman rumahnya.


Sang ibu yang penasaran dengan apa yang di katakan sang putripun ikut melihat ke arah mobil tersebut.


" Ya' Allah nak, kamu beli Motor baru?? Tanya sang mama, yang menahan rasa bahagianya.


" Iya, ma, biar nanti ,Alfi bisa ngajak mama jalan", jawabnya di sertai senyuman yang tentu saja tidak dilihat siapa" karena sa'at ini dia sudah mengenakan Niqobnya untuk menemui pengantar barang tersebut.


setelah Motor milik Alfi diturunkan merkapun pamit, tak lupa diapun berterimakasih kepad para pengantarnya..


" Terimakasih banyak ya pak, udah mau ngantarin baranyanya.


" Sama" mbak, ucap pria yang mengantarkan barangnya.


**


Tetangga yang melihat sebuah mobil yang di belakakanya ada sebuah motor tersebutpun kembali menatap ke arah Alfi dan kali ini mereka mendekatinya.


" Waaah,, beli motor baru ya Nak Alfi, ucap Bu wati.


" iya, bu. Kasian mama, kalau ke kotanya musti nunggu lama Angkotnya.


" iya Nak Alfi, lagian ibumukan sudah tua, jadi kamu sebagai anaknya harus bisa membahagiakannya, timpal bu Darma.


" Tentu saja Buk, karena membahagiakn Ibuku adalah niatku, sedari dulu, dan kinilah sa'atnya yang tepat, jawabnya yang membuat sang mama yang mendengarnya merasa bangga, karena sang putri adalah Anak yang berbakti..


🦋🦋


Rupanya kabar Alfi yang membeli motor barupun di dengar oleh sang tante, sang tante yang tidak menyukai Alfi dan ibunyapun terlihat sangat marah.


* Orang susah saja berlagak jadi orang kaya, mentang" pulang merantau banyak duitnya so' beli motor baru segala, bukanya simpan tu duit untuk makan aja, malah buat bergaya, biar di kira dianya banyak Duit *


Palingan di sana dia ngelonte, maknya di sini sekarang pura pura Alim, ucap sang tante yang berbicara sendiri ketika mendengar bisik" tetangga bahwa Alfi membeli motor baru..


**



Dia yang merasa bahagiapun berkata kepada sang Mama.


" Ma, Insha Allah, Alfi mau buka usaha kecil" lan.


" Terserah kamu aja nak, lagiankan itu uang kamu, jadi terserah kamu mau berbuat apa itu hak kamu, selama itu baik buat kamu, mama hanya bisa mendukungnya dan berdo'a semoga apa yang di ushakan bisa berjalan dengan lancar dan tentunya berkah, ucap sang ibu yang di aminin oleh dirinya..


***


Sebulan sudah Alfi kembali ke rumah, Sang ibu yang sudah memikirkan Jodoh untuk sang putripun tampak gusar, ingim dia katakan kepada Alfi, tapi dia takut Alfi belum siap dengan semuanya, tapi dia berusaha untuk berbicara baik" dengan sang putri.


Siang itu, Alfi yang seperti biasanya berada di dalam kamarnyapun asik bermain gawainya, tiba tiba terdengar suara ketokan dari pintu.


Alfi yang tau pasti bahwa itu sang mama, berjalan mendekati pintu tanpa menggunakan Hijab dan niqobnya langsung saja membukanya..


" Boleh mama masuk??? Ucap sang mama ketika dirinya sudah membukakn pintu.


" ya' Allah mama, boleh lah, sambil menggandeng tangan sang mama menuju kasurnya..


" Ada yang mama mau bicarakan nak.


" Mau bicara apa sih ma, kalau mama mau bicara ya' biacara aja, alfi siap mendengarkanya..


Sang ibu tampak menatap wajah sang putri yang tidak mengenakan hijab.


" Mama pengen kamu menikah nak.


Mendengar kata" sang mama, Alfi terkejut, dan segera meleburnya dengan suara tertawanya.


" ha ha ha,, mama ada" saja deh.


Alfi mau nikah sama siapa ma, kalau Alfi sendiri gak punya calon, ucapnya seketika.


" memang benar untuk sa'at ini kamu gak punya, tapi jika ada yang mau sama Alfi, apa Alfi mau sama dia?? Tanya sang ibu lagi..


" Inshaa Allah, kalau berjodoh, jawab Alfi singkat..


Setelah mendengar jawaban Alfi, sang mama merasa bahagia, karena sebentar lagi, dia akan melihat sang putri menikah, meski dia sendiri belum tau siapa calon suami untuk sang putri