
Mataku ku tajamkan kesetiap sudut ruangan kaki aja ku lihat gadia yang kucari.
Benar saja!!!! Baru saja ku tajamkan penglihatanku, Ada seorang gadis yang seusia diriku, sedang meringkuk di atas tempat tidurnya, ku beranikan diri untuk mendektainya dan bertanya kepadanya..
" Mba lagi sakit ya?? Udah minum obat apa belom??? Udah dari kapan berada di sini??? Tanyaku bertubi" tanpa menunggu jawaban darinya..
Dia yang ku tanya hanya menatap ke arahku, dan meteskan air matanya.Dia yang sesugukan menahan tangisnya mencoba menjelaskan kepadaku tentang ke ada'annya..
" Iya mba, aku lagi sakit, lagian aku belom minum obatnya, sudah hampir 1 bulan aku berada di sini, jelasnya kepadaku.
" Laaah, emang gak ada obat mba?? mukanya mba kelihatan pucat loh, jawabku sesuai apa yang aku lihat di depan mataku..
tunggu bentar aku mau ambil obat dulu, kebetulan aku ada bawa obat.
Setelah berkata demikan akupun berlalu dari hadapanya untuk mengambil obat untuk dirinya..
🦋🦋🦋
Seminggu sudah aku berada di Tarhil, sore itu petugas dari keduta'an tampak masuki ruangan.
Semua yang berada di dalam ruanganpun segera menghampirinya, aku yang melihat banyak orang berkerumunpun ikut menghampirinya.
Salah satu dari merekapun membaca nama" yang akan di pulangkan pada sa'at itu juga.
* Semoga namaku termasuk ya'Allah, Aku sudah rindu dengan perempuan yang melahirkanku *
Alfi berbicara pada dirinya sendiri. Ternyata dewi fortuna berpihak kepadanya.
Alfiani Dira Sukeshi " namaku di sebut oleh pria yang bertubuh gempal,
Aku yang mendengarnya pun segera bersujud syukur, karena Allah mendengarkan Do'aku, segera ku raih barang bawa'anku dan dengan secepatnya ku pakaikan abayaku dan segera berlalu untuk segera berkumpul bersama teman"ku yang sudah berkumpul di tempat yang akan mengantarkan kami semuanya..
*
Seorang wanita paruhbaya mendekatiku dan bertanya.
" Neng,, kita ini mau di bawa kemana??
" Kurang tau juga teh,, kita mah ikut aja kemana mereka membawa kita, jawabku singkat.
" iya teh..
**
Kami di arahkan untuk masuk ke sebuah bis, lalu bis itupun berlalu entah kemana tujuannya aku dan yang lainya taktau, hanya bisa pasrah mengikuti arahan dari seorang petugas.
sekian jam memacu di perjalanan kini tibalah sa'atnya bis yang kami tumpangi berhenti di sebuah bandara.
مطار الملك عبدالعزيز الدولي
Ku bulatkan mataku untuk membaca tulisan tersebut, hati kecilku tersenyum bahagia, Rupanya sa'at ini diriku sudah berada di bandara..
* Aku harus mengabarkan ini ke kak Nur dan yang lainya, Toh selama berada di tarhil aku belum menghubungi mereka*
Segera ku raih ponsel genggamku dan ku tekan nomor Kak Nur.
📱 Daaaarrrttt,,, hanya sekali deringan terdengar, terdengar pemilik nomorpun menerimanya..
📱 Assalamualaikum Kak,, salamku ketika mendengar suara di sebrang sana.
📱Naur : Alfi,, kok baru sekarang nelpon kakak.
📱Alfi : minta maaf kak, Soalnya Alfi takut lama ber'ada di tarhil, jadi alfi belum menghubungi kakak. Jawabku yang menjelaskannya.
Safira masih di rumah kan sama kakak?? Tanyaku.
📱 Nur : Safiranya baruuu saja di antar Papanya obet ke rumah majikannya.
📱Alfi : ooooh,, kirain masih di rumah dianya.
📱 Nur : Saat ini kamu ada di mana?? Kok brisik bangat, tanya kak Nur yang mungkin saja mendengar suara hiruk pikuk yang berada di sini.
📱 Alfi : Aku lagi di bandara sekarang kak.
📱 Nur : kamu udah mau pulang Alfi?? Hati hati di jalan ya, jangan lupa kabarin kakak kalau sudah tiba di indo, ucap kak nur, yang sudah ku pamit untuk mematikan ponselnya..