Tahajjud

Tahajjud
Mencari Tau Keberada'an Sang Sahabat..



Dengan langkah yang berat, terpaksa dia turuti juga perminta'an sang papa yang meminta dirinya untuk menemui nya..


Sang mama yang berjalan di sampingnya hanya memandang dengan wajah yang penuh iba..


Tok,,


Tok,,


Took..


Suara pintu di ketuk Argi dari luar.


" Masuk,, suara dari dalam yang memerintahkan untuk dirinya segera masuk..


Tuan Dirgantara yang sudah menunggu kedatangan sang putrapun sudah duduk di kursi sofa yang berada di kamarnya,Sedangkan nyonya Sasmitha hanya menjadi pendengar yang setia.


Argi yang dengan perasa'an kesal nya lalu bertanya kepada sang papa dengan nada bicara yang dingin..


" Ada apa papa memanggilku, Bukankan kah sudah jelas" papa menolak ke inginanku..


Dirgantara yang masih menggenggam foto usang sahabat pun, lalu memyuruh sang putra untuk menatapnya.


" Coba kamu lihat ini,, Suara tuan Dirgantara terdengat seperti sedang menahan sesuatu, terdengar bergetar lebih jelasnya seperti sedang menahan tangisan.


Dengan membulatkan mata dan mempertajam penglihatanya, Argi kembali bertanya.


" Siapa dia,?? Dan apa hubungan nya dengan ku?? Tanya sang putra yang ingin sang papq segera menjawab pertanya'an nya.


" Dia sahabat papa, Dan dengan putrinyalah kamu akan menikah.


" Tidak pa, ini tidak mungkin, Ini jaman moderen pah, bukan jaman Siti Nurbaya lagi.. Teriak Argi dengan suara tangisan yang keluar secara bersama'an.


Dan jangan bilang ini berkaitan dengan masalah bisnis nya papa, Argi berhak bahagia dengan wanita pilihan Argi.


Sungguh dia terlihat sangat frustasi mendengar kata" sang papa.


" Tidak pa, Demi tuhan aku tidak mau di Menikah dengan wanita yang sama sekali tidak aku kenal, Hikz,, hikzz..


Lalu dia keluar meninggalkan sang papa dan mama yang berada di kamar mereka.


🦋🦋


Dengan mengenakan Jaket dan menyambar Kunci mobilnya, dia pun keluar dan tak tau kemana tujuan nya..


Sang mama yang mendengar suara Mobi sang putra yang keluar dari halaman, ber'usaha untuk mengejar nya, Karena baju yang di kenakanya terkait pada gagang pintu kamar, akhirnya sang putra mendahuli dan meninggalkan nya.


**


Malam semakin larut, Argi belum pulang juga kerumah, sang mama yang menunggu kepulanganya tampak gelisah, Karena tidak biasanya sang putra belum berada di rumah, di jam seperti ini.


" kemana ini Anak, sambil ber'usaha untuk menghubungi ponsel sang putra, tapi hasilnya nihil..


Sedangkan sang suami sudah terlelap di buai mimpinya, karena esok dia akan mencari tau keberada'an sang sahabat.


**


Pagi" Sekali, Dirgantara sudah selesai mandi dan sudah menyalin pakain biasa Dan Meminta sang istri untuk membuatkanya secangkir kopi.


" Ma, buatkan papa kopi ya, pintanya kepada sang istri.


" Papa gak ke kantor ?? Tanya sang istri yang merasa heran dengan penampilan sang suami di pagi ini.


" Tidak mam, hari ini papa akan ke kampungnya ihwan.


" Oooh,, jadi papa masih dengan pendirian nya papa?? Tanpa harus memikirkan perasa'an Argi, tanya sang istri yang tidak suka dengan keputusan sang suami..


" Papa akan mencari taunya dulu ma, entar kalau tidak menemuinya, apa boleh buat, papa akan menyetujui perminta'an Argi, yang pentingkan papa sudah berusaha untuk mencari tahu terlebih dahulu..


Akhirnya sang istripun mengerti dengan keputusan sang sami, lalu berjalan ke arah dapur untuk membuatkan secangkir kopi perminta'an sang suami..