
Malam ini adalah Malam takbir, Di mana malam semua umat muslim di dunia merayakan kemenangan, Karena selama sebulan penuh berpuasa, Tapi tidak dengan hatiku yang tidak merasakan ke menangan, karena memikirkan ibuku yang masih berada di rumah sakit..
Tiba tiba ku di kejutkan dengan sebuah panggilan Dari Ratna, tanpa menunggu dia berkata, segera ku tanyakan keada'an ibuku.
Aku..
📞 Ratna, gimana keadaan ibuku??
Ratna
📞 Alhamdulillah sudah sadar, dan sudah di rawat ruang inap.
Aku.
📞 Apa kata dokter tentang sakitnya mamaku??
Ratna.
📞 Kata dokter karena terlalu lelah dan Banyak pikiran..
Aku.
📞Ya'Allah mama, Alfi sudah bilang mama jangan terlalu lelah dan cape, kenapa mama masih saja kelelahan, Maafkan aku ma, Karena Alfi mama jadi kepikiran..
Setelah mendengar kabar dari Ratna mengenai ibuku, hatiku sudah sedikit lega dan ku matikan ponselku yang menghubungkan aku dengan Ratna.
Segera kumengambil Wudhu dan ku Gelarkan sajadahku untuk melakukan sujud Syukur ku peda Allah, karena pertolongannya Do'aku di dengarkan dan di kabulkan Nya..
🦋🦋
Allahuakbaar Allah huakbaar Allah huakbaar, Laaillahhaillahlaah huwallahhuakbar, Allahuakbar waalillahhiil hamd..
Takbir dan tahmil, telah terdengar di segala penjuru, Aku yang sudah seperti Bang Toyib mulai meneteskan Air mata, karena lebaran kali ini tanpa ada mama lagi..
🦋🦋
" Ayo siapa yang mau sholat Ied di masjid, tanya kak Nur.
" Kak Nur mau sholat di masjid tanyaku,
" Iya, kamu ikut??
" Iya kak..
" ya udah buruan ,kita sholat di masjid dekat sini aja..
Aku yang sudah siap siapun segera mengekori kak Nur yang berada di depan di susuli Mba Mila, Bu hayati , Safira dan yang lainya..
Dan tak menunggulama sholat ied pun di lakukan dan kini saatnya pembacaan Khutbah, tema khutbah kali ini adalah surga berada di telapak kaki ibu..
Kalimat demi kalimat yang di ucapkan sang penceramah, selalu saja membuat diriku sebagai seorang anak tersentuh hatinya dan ku teteskan butir butir embun dari kelopak mataku mengingat perjuangan ibuku demi membesarkan diriku hingga akhirnya aku hidup sampai hari ini..
* Ya'Allah ampuni dosa dosaku dan dosa kedua orang tuaku, Ma'afkan anakmu yang sampai hari ini belum bisa berkumpul dengan dirimu, tapi aku janji, aku akan pulang secepatnya untuk bisa berkumpul denganmu, ya' Allah sehatkan selalu ibuku, dan tempatkan Ayahku di sisimu.*
**
Kini kami sudah kembali kerumah dan kamipun saling maaf dan memaafkan, tapi tidak dengan Safirah, setelah kembali ke rumah, diapun segera bergegas berpamitan kepada Kak Nur untuk kerumah temannya, dan kak Nur pun mengizinkanya..
Dengan langkah Gontai melewati diriku dia tak sedikitpun memberi muka kepadaku, aku yang melihat pemandangan itupun berpura pura untuk tak memperdulikanya..
" Heran aku sama Safira, hari raya sukanya keluyuran.
" huuust Mba Mila gak boleh gitu, biarin aja, dia seperti itu yang penting dia baik baik saja di luar sana..jawabku
" Tapi lama" aku kesel sama dia, sepertinya tidak memperdulikan kita semua, padahal dia tinggal bersama kita loh ucap mba Mila lagi.
" Biarin aja mba, gal baik kita menggibah di hari baik ini..
Mba mila yang mendengarku berkata demikian akhirnya terdiam, karena dia tau kalau diriku tidak terlalu suka dengan omongan yang tidak ada faedahnya sama sekali..
Lalu ku meninggalkan Mba mila dan yang lainnya yang lagi asik menikmati kue lebaran dan ku temui kak Nur yang lagi di kamarnya..
" Kak, aku mau nanya sesuatu boleh??
" mau tanya apa sih,??
" Aku mau pulang kak, tapi gak tau caranya.
" ooh itu gampang, selama kamu tidak bermasalah dengan majikanmu dulu.
karena jika kamu bermasalah dengan majikanmu dulu kamu akan kesulitan untuk pulang.
Tapi, emang benaran kamu mau pulang?? Tanya kak Nur.
" Iya kak, aku ingin menjaga mama ku kak.
" kapan rencana kepulanganmu?? Biar nanti kak cari informasinya dari oran orang yang mengurus kepulangan seorang kaburan..
" Inshaa Allah 1,2 3, bulan lagi deh kak, mau nyari uang buat bekal di jalan dulu ucapku.
" oooh, ya udah nanti kakak kabarin ya kalau ada infonya..