Tahajjud

Tahajjud
Kejujuran Alfi, Kebingungan Argi.



Dengan mengenakan baju tidur, Alfi menghampiri sang mama yang sudah berada di dalam kamar nya.


Tok,,


Tok,,


Took..


Sreek,, bunyi pintu di buka dari dalam.


Diapun masuk dan duduk di samping tampat tidur, dan menghebuskan napas nya..


" Haaam, hembusan yang begitu halus,tapi masih di dengar sang mama yang ikutan diduk di sampingnya.


" Kamu kenpa Nak??? Tanya sang mama yang mendengar sang putri menarik napas sekan" ada sesuatu yang ia simpan.


" Ada yang ingin Alfi mau bicarakan sama mak, ucap nya sambil memeluk sang mama.


" Bicaralah, Mama akan mendengarkanya.


Sebelum dia berlata, diapun melepaskan pelukan nya dan menarik napas nya.


" Jika ada seseorang yang ingin mencintai Alfi dan ingin menjadikan Alfi istrinya, apakah mama akan mengizinkanya ??


Tanya nya yang ingin tau apa jawaban sang mama, karena selama ini yang dia tau, bahwa sang mama ingin melihat dia menikah dengan orang yang benar" tulus mencintainya..


Mendengar pertanya'an sang putri, Dia sedikit terkejut dan kembali bertanya dan bahkab sepertinya menebak.


" Lelaki yang mana yang menginginkanmu?? Dan apakah dia adalah Si Argi??


Dia yang di tanya tidak ingin menyembunyikan apapun dari sang wanita yang sudah melahirkan nya.


" Ia ma, Kak Argi orang yang aku maksud.


Haaaamm,, sang ibu menarik napasnya..


" "Menikah adalah sebuah proses menerima kekurangan pasangan yang tidak engkau temui dengannya,Berumah tanggalah dengan agama, ilmu, dan sifat saling percaya sebagai pilarnya. Jauhilah kecemburuan dan saling curiga karena akan menjadi rayap bagi bangunan yang kukuh sekalipun.


jika Argi benar" tulus mencintaimu, Mama Akan merestuinya..


mendengar kata" sang mama, dia pun kembali memeluk sang mama dan mengucapkan terimakasih..


" Jika Dia tulus kepadamu, suruh dia temui mama, ucap sang mama ketika Alfi sudah meminta izin kembali ke kamarnya..


🦋🦋


Jarum jam sudah menunjukan pukul 10 Malam, Argi masih belom bisa memejamkan matanya, karena memikirkan kapan dan bagaimana menyampiakan perasa'an nya kepada mama nya Alfi, sedangan dia sendiri belom memberitahu orang tua nya, bahwa Sa'at ini dia ingin serius bersama Alfi, dan bahkan akan menjadikan Alfi istrinya.


Semoga papa mau menerima Alfi, meskipun Alfi berasal dari keluarga biasa" saja..


Setelah lelah bermain dengan pikiran" sendiri diapun akhirnya hanyut terbawa mimpi..


**


Hari ini adalah hari pertama dirinya bergabung bersama sang papa, Dengan semangt 45 diapun sudah bangun sepagi ini, dengan handuk yang melingkar diapun melerai benda pipih miliknya, dan melakukan panggilan kepada wanita yang berhasil membuatnya jatuh cinta, sedangkan di sebrang sana Alfi sudah berkutat dengan sarapan pagi.


Sebuah nada dering pun terdengar


...مَوْجُوْع قَلْبِي. وِالتَّعَبْ بِيَّهْ...


...mauju qolbi. wittangaaabbeyya...


...Hatiku tersakiti, dan aku lelah...


Alfi yang mendengar nada dering dari ponselnya lalu segera menerimanya.


Kali ini dia yang memberi salam terlebih dahulu, karena dia tak ingin Argi yang mendahuluinya dengan bahsa planet yang ia ketahui..


"📱 Assalamu Alaikum ( Alfi )


" 📱 wa'alaikum salam ( Argi )


aaah,, gagal deh mau ngucapin selamat pagi.


"📱 Weee,, emang enak di dahuluin, ucap Alfi..


" 📱 lagi apa?? Tanya Argi.


" 📱 lagi buat sarapan aja ni..


sekian menit berkomunikasi, lalu Argipun mohon pamit, karena hari ini, hari pertama dirinya ngantor..


***


Sang papa yang sudah rapi pun sudah berada di meja makan bersama sang istri, sedangkan Argi sendiripun nampak turun dari tangga menuju meja makan.


" Sudah rapi aja anak mama, goda sang mama.


" Ia dong ma, tapi apa boleh Argi berbicara sesuatu??


Sang papa yang lagi asik menikmati sarapanpun langusung menjawab.


" tunggu balik dari kantor, baru kamu sampaikan, sekarang sarapan lah, jangan sampe telat kekantor nya..