
Setelah sehari Lebaran Aku putuskan untuk kembali kerumah majikanku secepatnya, segera ku temui kak Nur dan meminta dia untuk mengantarkanku ke rumah sang Majikan, dan di iya kan oleh Kak Nur, dan pukul 4 sore nanti dia bersama kak Surahman yang akan mengantarkanku..
Tepat pukul 4 sore aku pun sudah bersiap" untuk ke rumah sang majikan.
" Ayo Alfi, tu kak Suarahman sudah menunggu di bawah.
aku pun segera pamit kepada Mba hayati dan yang lainya, karena hanya diriku yang akan lebih dulu kembali ke rumah majikan..
Setelah berpamitan kepada semuanya, segera ku langkahkan kakiku mengikuti Kak Nur yang sudah berada di depanku..
" Kak boleh singgah di mini market bentar?? Soalnya aku mau beli sesuatu.
kak Surahman yang membawa mobilpun segera mencari tempat parkir yang aman.
Ketika sedang asik memilih barang yanh akan aku beli ku dengar suara seseorang yang aku kenal, dengan melihat kekanan dan kekiri untuk memastikan kebenaran suara itu,, ternyata dugaanku benar, suara itu adalah suara Safira bersama teman temanya..
Ketika kumelihat ke arahnya ternyata diapun juga melihat ke arahku dengan perasaan terkejut, tentu saja dia terkejut dan bahkan mungkin ketakutan dengan aduanku kepada Kak Nur tentang dirinya yang saat ini bersama teman"nya..
Aku yang melihat sikap tak biasanya itupun seolah olah tak mengenalinya, segera ku ambil beberapa barang yang akan ku beli dan berlalu dari dirinya, Dan kembali ke dalam mobil..
🦋🦋
Majikanku yang mendengar bel rumah berbunyi segera membukakan pintu, Dia pun tekejut melihat diriku yang datang tanpa memberikabar terlebih dahulu.
" Loh kenapa tidak memberikabar kalau hari ini kamu udah mau masuk kerja?? Tanya majikanku sambil berjalan di sampingku.
" Aku minta maaf madam, jika tak memberikabar terlebih dahulu, solanya aku mendadak kesininya, lagian buat apa lama lama di rumah jelasku kepada sang majikan..
" Ya'udah, kamu istirhat dulu di kamarmu, toh bentar malam kita makan di luar.
majikanku memang sangatlah baik kepadaku, dia tidak pernah menganggap diriku seorang pembantu, tapi aku harus tetao sadar diri, biar bagaimanapun aku tetaplah seorang pembantu..
" Iya madam, aku kemar dulu, dan diapun mengangguk dan berlalu meninggalkanku masuk ke kamarnya sendiri..
Ku baringkan diriku di kasurku, dan segera ku menekan nomor mamaku, dan bertanya kabar tentang dirinya..
kriing,,, kriingg !!!!!
Tak menunggulama panggilanku di jawab.
Mama.
📞 Assalamualaikum Alfi.
Mendengar suaranya diriku langsung meneteskan airmata, dengan nada suara yang serakku bertanya tetang kabarnya..
📞 Wa'alaikum salam Ma, mama gimna kabarnya, udah makan apa belom, dan kapan dokter bisa mengizinkan mama untuk bisa pulang?? Banyak pertanyaan yangku tanyakan..
Mama..
📞 Mama sudah baikan, mama udah makan dan inshaa.Allah besok sudah boleh pulang, sebenarnya hari ini sudah boleh pulang, Cuman dokternya belom ada karena masih libur hari raya, jawab sang mama..
Alfi..
📞 Alhamdulillah.. Ma Alfi mau kasih tau sama mama, inshaa.Allah 1, 2, 3 bulan lagi Alfi mau pulang, tapi mama gak usah bilang siapa siapa dulu, soalnya Alfi masih nyari info tentang kepulangan, Jangan sampe entar ada yang tau, tiba tiba Alfi gak jadi pulang di bulan yanh di janjikan entar mereka pada bolang Alfi boong..
Mama.
📞 Beneran kamu mau pulang nak?? Alhamdulillah Mama sudah rindu sekali sama kamu, Dan Mama janji mama gak akan bilang siapa siapa..
Aku yang mendengar suaranya bisa merasakan, kebahagian dirinya mendengar kabar kepulanganku
Lalu akupun pamit kepada ibuku untuk bersiap" makan malam di luar bersama sang majikan..