Tahajjud

Tahajjud
Ternyata Berhati Busuk



Lagi" asyiknya Alfi bercerita tiba tiba pintu di ketuk seseorang, Aku adan kak Nur saling melempar pandangn, namun Kak Nur tetap berdiri untuj membukan pintu untuk si pengetuk, dan di ekori dari belakang.


kreeeek !!!! bunyi handel pintu di tarik kak Nur, terlihat siapa yang mengetuk pintu.


Betapa terkejutnya diriku ketika tau siapa yang berdiri di depan pintu, Di saat aku bertanya" dari mana dia bisa tau kalau aku saat ini sedang ada di rumah, Dan dari mana juga dia tau kalau alamat rumah ini..


Kak Nur pun mempersihlakan sang tamu untuk masuk sedangkan aku berlalu kedalam kamar..


* sial,, Apa sih maunya dia, Bikin malu aja, Apa jangan jangan dia tidak mengerti bahasa manusia??


Kak Nur pung menghampiriku dan membujuku untuk menemuinya..


" Alfi, temui Si Agus,Kasian dia datang untuk menemuimu.


" Tapi aku tak menyuruhnya untuk menemuiku kak.


"Biar gimana pun kamu harus menemuinya, Kamu menolak atau tidak itu hak kamu, Tapi kamu harus menemuinya Anggap saja dia datang bertamu atas nama sahabat, Bujuk kak Nur..


Karena kak Nur terus membukuk diriku untuk menemuinya, Akhirnya akupun luluh juga, segera ku menyambar hijab ku dan menemuinya..


" Tau dari mana kamu aku ada di sini?? Dan alamat rumah sini, tanyaku yang memulai pembicara'an...


Dia melempar senyum kepadaku sebelum menjawab pertanya'anku..


" Aku tau Alamat sini dari Si Safirah, soalny aku pernah bertanya padanya alamat kalian tinggal dan mengenai kamu yang sekarang ini ada di rumah, cuman kebetulan, mungkin kitanya Jodoh kali, Candanya.


Iiihhh,,,,, PD bingiiiit so ngatain Jodoh.


" Oooh, begitu ya??? Selidikku..


" Sumpah, Benaran aku gak bo'ong, Jawabnya yang seakan tau isihatiku yang tidak mempercayainya.


singkat cerita, Dia menjelaskan maksud kedatanganya seperti yang sudah pernah dia sampaikan sewaktu menelpon diriku. Lagi" dan lagi aku tetep pada pendirianku, Bahwa aku tidak bisa menerim cintanya dengan Alasan sebentar lagi aku akan pulang ke indonesi..


🦋🦋


Malam semakin larut tapi mataku enggan terpejam karena mengingat kata Agus.


Ya' Allah, mungkin kah ini jalan yang terbaik bagiku karena menolak cintanya Agus..


....Di tempatnya Agus...


" Lo kenapasih masih saja mengejar perempuan yang sudah berulang kali menolak cintamu??


" Lo gak tau apa yang gue cari dari dalam dirinya Wan, Ucap Agus yang menyebut nama teman lawan bicaranya..


" Emang apa sih yang lo mau dari cewek seperti Alfi itu?? Kalau cantik sih ia dia cantik, tapi kayanya dia punya pendirian yang kuat.


" Justru itulah yang membuat aku terus mengejarnya karena bagi Agus, tidak ada seorang wanitapun lolos dari goda'an dan rayuanku, bangganya kepada dirinya sendiri.


" Tapi ku lihat lo gak pernah berhasil tu ngerebut hatinya, goda sang sahabatnya..


" Entahlah terbuat dari apa hatinyaa si Alfi itu, padahal segala jurus sudah ku gunakan untuk bisa menaklukakn hatinya..


" Hahahaa tawa sang sahabat.. Dasar penjahat kelamin,Mungkin dia tau lo dekatin dia hanya untuk kesenangan lo doang,


" Huuuuat jangan keras keras bicaranya, Entar yang lain tau bisik Agus..


*****


Awas aja lo Alfi, Berani gue dapatin lo, gue buat lo menderita, setelah gue dapat apa yang gue mau dari dalam diri lo, gue bakalan ninggalin lo.


Agus berbicara pada dirinya sendiri..