
Seperti biasa, Alfi yang hendak berjalan" sudah tampak rapi, Si kuda hitampun tampaknya sudah siap di tunggang sang pemilik, Dengan mengenakan hijab dan niqob dia terlihat sangat cantik dan anggun..
Sang ibu yang melihatnyapun memuji kecantikan sang putri yang menggunakan pakaian muslimah..
" Masya Allah Anak mama, cantik sekali, puji sang mama.
Sedangkan yang di puji terlihat sangat bahagia dan melemparkan senyum.
" Ma, Alfi minta izin mau jalan" dulu siapa tau di luar sana ketemu teman yang bisa di ajak kerjasama.
Sebenarnya Alfi punya niat untuk membangun sebuah tempat pengajian, oleh karena itu dia butuh teman yang akan membantu dirinya untuk mengajar para santrinya nanti..
Sang ibu yang tau apa ke inginan sang putripun hanya mengangguk setuju, karena bagi dirinya, kebahagia'an sang putrilah adalah kebahagia'an nya juga.
" pulang nya jangan malam" ya ucap sang mama setelah memberi izin kepada sang putri..
Dia yang setelah mendapat izinpun segera memeluk sang mama dan keluar menuju si hitam berada.
" Assalamu'alaikum ma.
ucapnya lalu menarik gas dan meningglkan sang mama yang masih berdiri di depan pintu.
"Wa'alaikum salam jawab sang ibu dan kembali kedalam rumah..
🦋🦋
Dia yang sa'at ini sudah berada di sebuah pantai pun memilih memarkirkan si hitam dan dia sendiri berjalan dengan langkah gontainya, Sedangkan di tanganya memeggang sebuah kamera
Angin di tepi pantai mengibas" kan pakaian sar'i yang di kenakanya.
Meski tanpa teman di sampingnya, Alfi masih bisa menikmati suasana pantai dengan kebahagia'anya sendiri.
Jiwa fotografernya yang membuat dirinya membidik sesuatu yang terlihat indah di hadapanya..
***
Dari kejauhan rupanya ada seorang pria yang sedang memperhatikan keberada'an Alfi.
Sang peria tersebut terlihat tersenyum dengan begitu manis melihat apa yang di lakukannya.
Dengan sigap sang priapun menggenggam ponselnya dan membuka sebuah Kamera di layar ponselnya, diarahkan ponselnya ke arah Alfi berada, rupanya dia mengambil diam" foto Alfi.
Sedangkan Alfi sendiri tidak menyadarinya..
Bukhh !!!!!
Mereka saling bertabrakan, setelah menyadari itu, Argipun meminta ma'af kepada Alfi.
***d
Dia yang tidak mengenali Alfi karena tertutup Hijab, lalu mengulurkan tangan untuk berkenalan.
Berbeda dengan Alfi yang sudah melihatnya.
" Kamu Argi kan?? Tanya nya.
" loh kok kamu mengenali saya, tanya Argi.
" lah iya, aku mengenalimu, kan kita udah pernah kenalan di Mall waktu itu, jelas Alfi.
Argi pun mengingat kembali waktu yang telah lalu, di mana dia pernah menabrak seorang wanita bercadar.
" jadi kamu Alfi?? Tanya kepada sang wanita yang berada di depanya.
Sang wanita yang berada di depanyq hanya tersenyum di balik cadarnya..
* Dia terlhiat sangat cantik menggunakan Hijabnya, pasti di balik cadarnya senyumnya sangat indah. *
Argi berbicara pada hatinya sendiri..
" kamu sendiri kesini?? Tanya Argi yang ingin tau.
" Iya, aku sendiri, jawabya..
kalau kamu??
" Sama dong, ucap Argi dengan tiba"...
Setelah berbicara cukup lama dan saling menukar nomor ponsel, Alfi pun berpamitan untuk lebih dulu pulang karena mata hari sudah menampakan kemerahan.
Sedangkan kan Argi sendiripun ikut pulang setelah kepergian Alfi..
Di perjalanan pulang keduanya memikirkan pertemuan kedua mereka dengan senyuman yang menghias di bibir mereka masing"...