Tahajjud

Tahajjud
Dukungan Sang Mama.



Tanpa terasa, Hubungan Alfi dan Argi pun sudah semakin dekat, perasa'an yang tadinya malu" kucing kini sudah berubah menjadi hal yang biasa biasa saja, meskipun biasa" saja, tapi Alfi dan Argi tau bagai mana menjaga batasan dalam pergaulan..


Hingga pada suatu hari, Argi yang baru saja pulang mengantarkan Alfi kembali kerumahnya, Tanpa sengaja di lihat oleh sang tante, Dia dengan jiwa ke kepoan nyapun melihat ke arah Argi yang membukan pintu mobil untuk Alfi.


* Dasar Si miskin, Baru kenal sama yang kaya aja udah songong, Palingan juga entar di tinggal nangis, lagak nya aja so alim, padahal asli nya liar..*


Bu Rt yang kebetulan melintas di sampingnya lalu menegurnya.


" Eeh Naya,, mau bertamu ya, masuk aja, gak baik cuman di depan rumah.


Alfi yang mendengar suara bu Rt pun menoleh, ternyata Bu rt bersama sang tante.


Alfi yang tau akan niat busuk sang tantepun namun berusaha untuk tetap bersikap manis, Biar bagaimanapun sang tante adalah saudari dari sang papa.


" Mari masuk tante, Alfi ber'usaha mempersihlakan sang tante, meski sebenarnya dia tau kalau sang tante hanya ingin mengintai dirinya.


" iih,, Amit" mau bertamu, lewat nya aja udah buat aku gatal apa lagi bertamu di rumahmu, ucap nya sambil berlau.


Argi dan Bu Rt yang mendengar nya pun hanya diam.


Alfi yang selama ini bersabar akan sikap dan perbuatan sang tante akhirnya terpancing emosinya.


Sang ibu yang melihat gelagat sang putri langsung saja menahan tanganya, langkah kakinya yang sudah siap mendekati sang tante akhirnya berhenti.


Argi dan Bu Rt pun ikut menenangkan Alfi dengan kata sabar..


" Aku pamit ya Al, ucap Argi setelah melihat Alfi sudah bisa mengontrol emosinya.


" kamu hati" ya di jalan.


" iya, sabar ya, kontrol emosi, jawab Argi sambil masuk kedalam mobilnya.


Sang mama yang merasa bahwa Argi sangat perhatian kepada Alfi pun lalu berkata.


" Apakah hubunganmu dan Argi hanyalah sebatas teman biasa?? Tanya sang mama yang melihat ada hubungan istimewa antara keduanya.


" Alfi sama Argi hanya teman biasa ma, gak lebih, jelas Alfi.


" masa sih?? Tapi mama liatnya kalau kamu sama Argi ada suatu perasa'an.


"Tau dari mana mama, tanya Alfi dengan di sertai senyum nya yang manis.


"Mata tidak bisa di bohongi, jawaban sang mama membuat Alfi mati kutu.


🦋🦋


Argi yang tampak tersenyum ketika memasuki rumahnya, ternyata di lihat oleh sang ibu yang memperhatikanya.


" Argi,, sini bentar, panggil sang ibu yang sedari tadi duduk dikursi sofa di ruang tamu.


" Ada apa sih mam sayang, sambil memeluk sang Ibu


" Coba jujur deh sama ibu, apakah sa'at ini anak ibu sedang jatuh cinta. Mama pasti akan mendukungmu, toh mama pengen liat kamu menikah.


" aah,,, Mama tau aja.


" Ya' tau lah, orang mama juga pernah muda, jawab sang mama yang ingin sang putra berkata jujur.


" Haaam, di hempaskan bokongnya ke sofa di samping sang mama.


Argi jatuh cinta ma, sama seseorang, tapi Argi gak yakin kalau dianya punya perasa'an yang sama seperti Argi raskan, ucapnya sambil memejamkan mata.


" Loh,, kenapa emang nya?? Tanya sang mama dengan rasa penasran.


" entah lah ma, Argi masuk dulu ya, mau istirahat bentar.


" ya'udah istirahat aja dulu, tapi kalau mama boleh saranin, ungkapkan perasa'anmu kepadanya, mama yakin pasti dianya juga punya perasa'an yang sama, kalau udah kenalin sama mama ya, goda sang mama.