
Argi yang mengendari mobilnya dengan kecepatan sedang, sesekali melirik Alfi yang berada di bangku belakang, Sedangkan yang di perhatikan pura" tak melihatnya.
Dalam Hatinya Agi berbicara, bahwa wanita yang berada bersama nya sa'at ini adalah wanita yang di kiriman tuhan untuk nya..
Kerena asik mengagumi kecantikan dan ke angguan Alfi, dia ternyata lupa bertanya di mana letak rumahnya Alfi.
Alfi yang menyadarinya dan berkata.
" Masuk pertiga'an belok kanan ya.
" ii------ i iya, jawanya sedikit gugup.
" Kamu kenapa?? Tanya Alfi.
" Gak kenapa" cuman teggang aja.
" ngapain teggang, Alfi kembali bertanya.
" takut di marahin. Jawabnya singkat.
" Inshaa Allah gak akan ada yang marah, lagian gak di makan juga, ucap Alfi yang di sertai tawa yang membuat Argi makin terpesona.
🦋🦋
Sang mama yang sudah menunggu kedatangan nya pun sudah tampak gelisa, karena tidak biasanya Alfi pulang jam segini, apa lagi sebentar lagi sudah masuk waktu sholat.
" Kemana tu anak, udah mau magrib tapi belum pulang juga, gumamnya sambil mondar mandir menunggu kedatangan sang putri satu" nya..
Baru saja dirinya ingin duduk di sebuah kursi palastik yang berada di ruangan tersebut, tiba" dia di kejutkan dengan suara mobil yang memasuki halaman rumahnya, di singkapi kain gorden yang bari saja di tutupinya.
Melihat sang putri turun dari mobil yang tampak seorang pria yang membukakan pintu untuk sang putri, membuat batin nya sebagi seorang ibu bertanya"
* siapa dia?? Kok Alfi di antar sama seorang lelaki, terus di mana motor nya?? **
Pertanya'an demi pertanya'an yang ada di lubuk hatinya dia pendam begitu saja.
Meski di dalam hatinya banyak pertanya'an tapi dirinya harus bersabar, karena bagi dirinya melihat sang putri bersama seorang lelaki cukup membuat dia bahagia, karena mungkin saja lelaki tersebut adalah calon mantunya, mbayangi itu, dia pun tersenyum bahagia..
" Assalamu Alaikum, Alfi memberi salam.
" Ma,, maa.. Teriaknya yang berpikiran mungkin sang mama tidak mendengar salamnya.
" iya, iya,, tunggu bentar..
Kreeek,, bunyi pintu terdengar..
" Looh,, mana motormu, tanya sang mama yang berpura" tidak mengetahui kalau dirinya di antar seseorang.
" Entar motornya nyusul ma.
" Emang ada apa sama motormu??
" Gak kenapa" ma, cuman tadi Alfi di antar sama teman.
" terus mana temanmu??
" Udah pulang,
" laaah, kenapa gak di suruh masuk, biar kenalan dulu sama mak.
" He he he,, lain kali aja ma, lagian udah mau maghrib juga, ujarnya kepada sang mama.
suara muadzin pun terdengar, Alfi dan sang mamapun akhirnya menggelarkan sajadah dan menunaikan sholatnya...
**
Argi yang kini sudah kembali kerumahpun merasa bahagia, karena sudah mengetahui rumah sang wanita yang dia taksir.
* Apa aku harus jujur kepada Alfi, bahwa aku ingin menjadikan dia istriku*
Apa dia juga menginginkan nya?? Aaah,,, ucap nya sambil mengacak rambutnya sendiri..
Sedangkan Alfipun merasakan hal yang sama seperti Argi rasakan..
Apakah ini yang di namakan jatuh cinta !!!!
Semoga Alfi Dan Argi bersatu dalam ikatan pernikahan tanpa harus ada halangan dan rintangan, karena di sini Argi terlahir dari keluarga kaya raya, sedangkan Alfi sendiri terlahir dari keluarga sedarhana, bisa di bilang sederhana karena usaha Alfi yang gigih, yang tidak begitu saja menyerah dengan ke ada'an..