
Lantunan Azan subuh terdengar di telinga Alfi, Diapun bergegas bangun untuk menunaikan sholatnya.
Belum sempat melangkahkan kaki tiba tiba" ponsel nya berdering..
Agus..
📞 Alfi, kenapa sih lo masih saja menolak cintaku.
Alfi..
📞 Aku minta maaf, aku gak bisa menerimamu, udah dulu ya aku mau sholat, alfi mematikan panggilan Agus dengan cara sepihak..
Tuuut,,,, tuuuut,,,, tuuut !!!!!!!
Sial, malah di mamatikan, kalau gue udah dapat kesucian lo, gue bakalan tinggalin lo, bila perlu gue buat lo hamil sekalian, marah Agus kepada Alfi..
Sedangkan Alfi sendiri sudah menghadap kiblat dan berdo'a semoga di jauhkan dari hal hal keburukan mau yang dari jin dan sejenisnya dan juga Manusia...
🦋🦋🦋
Kak Nur sudah tampak sibuk di dapur, terdengar suara potong memotong yang di lakukan Kak nur.
Aku pun segera mendekatiny dan membantu dirinya.
" Fii, minta tolong cucikan Beras ya.
" ok kak, berapa gelas yang mau di ukurkan?? Tanyaku kepada kak Nur sebelum ku mengambil beras dari wadahnya..
" 6 saja Fi, biar sampe malam.
" cukup makan siang aja kak, entar malam kita makan di luar, aku yang traktir, ucapku yang di iya kan kak Nur dengan perasa'an senang..
Tak pake acara lama" di dapur, akhirnya pekerja'an dapur kak Nur akhirnya selesai juga..
"oh iya Fi, kata kak Surahman, Sebulan lagi ada kepulangan ke indonesia, lo jadi kan pulang nya??
" Jadi kak, aku udah rindu kak sama mama.
" ya'udah, kamu beres" aja pakaianmu biar nanti gak ribet kalau udah tau kepastian keberangkatanya.
" Iya kak, tenang aja..
Setelah semuanya beres kak Nur pun menuju kamar mandi begitupun diriku yang langsung menghilang kedalam kamar dan menghempaskan tubuhku di kasur sambil memainkan gawaiku..
Kini siangpun berlalu, cahaya senja sudah menampakan warnanya, Aku yang sudah selesai mandi kini duduk di atas bentangan sajadah menunggu waktu nya Azan Magrib sambil ku bacakan Kitab suciku..Ayat demi Ayat ku lantunkan sampai azan magribpun terdengar..
Segera ku selesaika sholatku dan ku ganti mukena ku dengan baju yang akan aku kenakan utuk makan malam diluar bersam kak Nur dan keluarganya.
Dengan secepat kilat akhirnya selesai juga.
"kak Alfi,,, kata mama kak Alfi udah siap apa belom?? Tanya Obet yang di suruh Kak Nur untuj bertanya kepadaku
" Udah, kak Alfi udah siap.
" Kalau udah, sekarang kita jalannya, soalnya papa udah nunggu di bawah..
"Ok, yuk, ku gandeng tangan si obet, untuk menuruni anak tangga, sedangkan kak Nur sendiri menggandeng tangan Alawi..
Sekian detik berada di dalam mobil, kak Surahman pun bertanya.
" Mau makan di mana ini??
" Terserah kakak Aja, yang penting enak makanan nya..
" Gimana kita ke Hadiga aja, usul kak Nur.
"Boleh kak, kan disitu banyak makanan indo yang di jual, jawabku yang menyetujui saran dari kak Nur.
Tampak Kak Surahman dengan lincahnya memutar kemudi menuju tempat yang di tuju, ketika Kak suarahman membelok kan mobiknya untuk memamasuki area parkiran samar samar kulihat pantulan Dari cahaya lampu mobil milik kak Surahman Safira bersama Agus sedang bergandeng tangan.
" Kak, itu bukan nya Safirah sama si Agus?? Sambil ku menunjuk ke arah kedua orang itu berada..
" Mana fi, tanya kak Nur yang belum melihat mereka karena tertup oleh sebuah mobil pengunjung yang terparkir di Hadiga.
" kita turun aja dulu, biar kita pastikan sendiri, jawab kak Nur.
Aku segera membukakan pintu mobil dan segera turun di ikuti kak Nur dan anak anak juga kak surahman.
Sengaja ku memutar melalui pintu bagian kiri mobil kak surahman, guna memastikan apa kah benar penglihatanku lalu di ikuti kak Nur dan yang lainnya juga..
***
Benar saja penglihatanku, bahwa yang kulihat itu adalah Safira dan Agus..