
Argi yang kini sudah kembali kerumah, Terlihat sangat bahagia, Sang ibu yang melihat sang putra dengan tidak biasanya merasa keheranan.
* Kesambet apa ni anak, Pulang" kok senyam senyum ke orang yang lagi kasmaran aja, apa jangan" dia jatuh cinta sama seseorang *
Selama ini Argi di kenal adalah seorang cowok yang tidak begitu mudah untuk Jatuh cinta, Entah karena apa dia tidak begitu suka dengan lawan jenis, Pernah sekali Dia jatuh cinta kepada seorang wanita, Sebut saja namanya Jeny.
Jeni adalah gadis yang cantik jelita, dan tentu saja berasal dari keluarga kaya raya, hanya saja pada waktu itu Jeny berselingkuh dengan seorang pria. Dan pada akhirnya hubungan keduanya di ketahui Argi.
Setelah mengetahui bahwa Jeny ternyata menyakitinya akhirnya dia memutuskan hubunganya dengan Jeny dan sampai sa'at inilah dirinya menjomblo.
Banyak wanita yang ingin mendekatinya, tetapi dia selalu berkesan dingin dan cuek, entah karena takut di hiyanati atau apa, terpaksa dia memutuskan untuk tidak pernah jatuh cinta lagi..
Sang ibu yang sudah ber ulang kali meminta nya untuk segera mencari wa nita untuk di jadikan istri, Argi selalu ber alasan bahwa dirinya belum memikirkan pernikahan..
Dan akhirnya sang ibu pun pasrah dan menyerahkan semua ke padanya, dan menunggu waktu yang tepat untuk sang putra..
🦋🦋
Alfi yang sudah selesai makan malam bersama sang mama, kini sudah kembali ke dalam kamarnya.
Di pandang nya langit langit kamar dengan mengukir senyuman, Dia mengingat kembali pertemuanya dengan Argi di tepi pantai, Entah mengapa jantungnya memompa dengan begitu cepat..
Di tengah lamunan Alfi, tiba" Di kejutkan dengan Sebuah getaran ponselnya.
Merasa seseorang yang menghubunginya dia pun bergegas melihat sang pemilik panggilan, dia membulatkan matanya, dan mencoba mengingat nomor siapa yang menghubunginya, merasa tak mengenali pemilik nomor, dia pun berusah untuk tak memperdulikanya.
Tapi lagi lagi nomor tersebutpun terus menghubunginya..
Siapa ya?? Apa jangan " Argi??
Setelah menebak siapa pemilik nomor dia pun menerima panggilan tersebut, Benar saja Argi yang menelponya.
Argi.
📱 Assalamualaikum,, Argi mengucapkan salam ketika Alfi menerima panggilan nya..
Alfi
📱 Wa'alaikum Salam,,, jawab Alfi yang mendengar seseorang memberikan salam.
Argi.
Alfi yang mendengar suara Argipun merasakan Getaran jantungnya berdetak dengan begitu cepat.
Alfi.
📱 Gak pa'pa kok, lagian akunya belum tidur, jawab Alfi seakan tau bahwa yang di sebrang sana merasa dag dig dug..
Argi.
📱 Besok ada waktu gak?? Kalau gak ada kita ketemuan,,, bi,, sa. Pertanya'an nya sedikiy tersendak karena takut yang di ajak menolak..
Alfi.
📱 Inshaa Allah nanti aku kabarin, kalau bisa.. jawabnya singkat..
Merasa sudah cukup dengan semuanya Argi pun memohon diri untuk menyudahi panggilanya..
Huuuhh, untung aja dia nya merespon dengan baik, coba kalau tidak, Bisa malu akunya, gumamnya berbicara pada dirinya sendiri..
Dengan perasa'an tak tentu diapun berhayal bagai mana caranya nanti untuk mengungkapkan bahwa dirinya menyukai Alfi..
**
Alfi yang merasakan bahwa Argi menyukainya, hanya terdiam dan membayangkan pertemuan esoknya dengan lelaki yang di temuinya di pantai kemarin..
* Kira" apa ya yang mau di bicarakan Argi ya?? bikin penasran aja, malam cepatlah engkau berganti pagi *
Alfi berbicara pada hatinya sendiri. Sampai akhirnya diapun menjemput mimpinya..
****
Setelah menjalankan kewajibanya sebagai seorang muslim Alfi pun segera menuntaskan pekerja'an rumahnya, karena bagi dirinya pekerja'an rumah adalah kewajibanya, Dia tak ingin sang ibu melakukan nya..
Setelah menyelesaikan pekerja'an rumah dan menyiapkan sarapan, Alfipun kembali ke kamarnya dan segera menyambar posel yang sedari tadi tergeletak di kasur.
* Apa sekarang aja ya, aku ngasih kabar ke Argi, bahwa aku mau bertemu dengannya*