She Is My Sweet Wife 02 (The Series)

She Is My Sweet Wife 02 (The Series)
Perjalanan menuju ke kota S part 2



Kinan melihat ke arah Davin, seakan mengerti dengan maksud tatapan dari Kinan, Davin menganggukkan kepalanya dengan menahan tawanya. Namun Jonathan yang kini justru salah tingkah karena dengan terang-terangan Ayumi mengatakan hal itu di depan Kinan.


Kinan pun menahan tawanya dengan menutup mulutnya pakai punggung telapak tangannya, kemudian dia memeluk Davin dan menenggelamkan wajahnya ke dalam dada bidang Davin.


"Pantesan aja mas tadi ketawa, ternyata calon kakak ipar kita masih begitu polos," Ucap Kinan.


"Hahaha, begitulah sayang, aku justru membayangkan bagaimana malam pertama mereka nanti, sepertinya Jojo hanya memberikan pelajaran ekstra pada Yumi." Ucap Davin.


Kinan hanya terkekeh mendengar ucapan suaminya, karena Kinan punya pemikiran yang sama dengan sang suami, lalu Kinan mengeratkan pelukannya, yang membuat Davin tersenyum manis karena hal sesederhana itu.


Dengan lembut Davin membalas pelukan Kinan dengan penuh cinta. Ayumi yang melihat kedua insan itu yang begitu mesra, membuatnya iri dan ikutan melingkarkan tangannya di lengan kokoh Jojo, bergelayut manja.


Tidak lama setelah itu pesawat pun mulai take-off, mereka berempat pun larut dalam pikiran masing-masing. Bahkan Kinan yang masih bersandar di bahu Davin pun sedang berpikir ternyata Ayumi adalah anak polos yang di balut dengan pakaian seksi.


Berbeda dengan Jonathan yang tidak habis pikir jika Ayumi sepolos itu, dilihat dari penampilan Ayumi, seolah mengatakan jika Ayumi tidaklah sepolos itu.


Apalagi di lihat dari penampilan Ayumi dengan pakaian yang seksi, serta pergaulannya di dunia hitam yang sudah malang melintang begitu jauh, namun kenapa untuk urusan seperti ini Ayumi justru terlihat sangat polos? Sungguh itu di luar pemikiran Jojo.


'Tidak kusangka kamu sepolos itu Yumi.' Batin Jojo.


Dengan senyum tipis Jonathan kemudian membelai rambut Ayumi, lalu menarik tubuh Ayumi supaya bersandar di bahunya. Dengan senang hati Ayumi melakukan hal itu. Bahkan senyum kebahagiaan muncul di raut wajah Ayumi.


Perjalanan menuju ke kota S yang memakan waktu 2jam, kini pesawat jet pribadi yang mereka tumpangi telah mendarat di bandara dengan mulus.


"Haaahhhh.... Akhirnya kita sampai juga di kota S." Ucap Kinan dengan menghela nafas panjangnya.


"Iya sayang, aku sudah sangat merindukan Papa, Mama dan juga Shakira." Ucap Davin dengan melingkarkan tangannya di pinggang Kinan.


Kinan hanya antusias mengangguk dan mulai menuruni anak tangga pesawat jet pribadi itu. Sedangkan Ayumi dan Jojo masih sibuk di dalam pesawat karena perdebatan yang tidak penting.


"Kak Jojo, gimana nanti kalau Mama dan Papa kakak tidak mau menerimaku sebagai menantu?" Ucap Ayumi yang tidak mau turun dari pesawat.


Jojo berusaha membujuk Ayumi dengan segala cara, supaya Ayumi mau ikut turun dengannya, apalagi Kinan dan Davin sudah turun duluan.


"Kalau mereka tidak mau menerima kamu, ya aku akan cari wanita lain lagi, yang mau menemui keluargaku, sebaiknya kamu tunggu di sini aja sampai aku benar-benar menikah dengan wanita lain." Ucap Jojo yang sudah kehabisan akal untuk membujuk Ayumi.


Karena dari tadi Ayumi susah untuk di bujuk, segala cara seakan tidak mempan, entah apa yang di takutkan oleh Ayumi? sehingga dia tidak mau turun dari pesawat.


"Kak Jojo ih, kan kak Jojo udah janji cuma mau menikahi Ayumi, kok sekarang bicaranya seperti itu?" Ucap Ayumi dengan bibir yang mengerucut ke depan seperti seorang gadis yang sedang merajuk.


Melihat tingkah Ayumi yang sedang merajuk membuat Jojo semakin gemas saja. Setelah menghela nafas panjang Jojo mendekatkan wajahnya ke arah Ayumi, kemudian Jojo menarik tengkuk Ayumi dan mencium bibir Ayumi lalu melumatnya sekilas.


Ayumi yang terlihat shock mengerjapkan matanya berkali-kali, jantungnya berdetak kencang di saat yang bersamaan, benarkah Jojo sedang mencuri ciuman pertamanya? Begitulah isi di kepala Ayumi saat ini.


"Ka-kakak,"


"Apa masih mau mengajakku untuk berdebat lagi, Hem?" Ucapan Jojo seakan menyadarkan Ayumi dari keterkejutannya.


"Hah, eh iya iya." Ucap Ayumi.


Tanpa banyak bicara Ayumi mengekor di belakang Jojo, bahkan dia yang masih shock tersebut berulang kali mengusap bibirnya dengan jarinya.


Setelah sampai di bawah, ada sopir yang sudah menunggu dan akan mengantarkan mereka berdua ke rumah Nando yang notabene adalah orangtua Jonathan.


"Apa Dave dan istrinya sudah pulang?" Tanya Jojo pada sang sopir.


"Sudah Tuan muda Jo, mereka sudah pergi duluan dari tadi, karena sepertinya kondisi Nona muda Kiki kondisinya kurang begitu baik, sehingga tuan muda Dave meminta salah satu sopir untuk segera meninggalkan area Bandara, dan meminta saya untuk menunggu Anda." Jelas sang sopir.


"Oh begitu, oke ayo antarkan aku pulang ke rumah Papa." Ucap Jojo pada sang sopir.


"Baik tuan muda, Jo." Ucap sang sopir.


Ayumi yang masih melamun karena kejadian tadi, tidak fokus dengan apa yang di bicarakan oleh Jojo dengan sang sopir, sehingga Ayumi kembali terkejut saat Jojo menarik tangannya untuk segera memasuki mobil.


"Hah, eh iya iya kak, aku akan masuk ke mobil." Ucap Ayumi yang terlihat salah tingkah.


Jojo hanya menggelengkan kepalanya melihat Ayumi yang kembali salah tingkah di depannya. Untuk kesekian kalinya hal itu membuat Jojo semakin gemas pada Ayumi. Setelah mereka berdua masuk ke dalam mobil, Jojo kembali menarik tubuh mungil Ayumi ke dalam pelukannya.


Dengan tersenyum Ayumi mengikuti kemauan Jojo, Ayumi menyandarkan kepalanya di dada bidang Jojo, bahkan Ayumi bisa dengan jelas mendengar detak jantung Jojo yang ternyata begitu kencang.


'Ternyata kak Jojo juga merasakan apa yang aku rasakan saat ini,' Batin Ayumi.


Ayumi pun tersenyum geli karena mengetahui jika Jojo juga sama gugupnya dengannya saat ini, Ayumi awalnya mengira jika Jojo tidak pernah merasa berdebar-debar saat berduaan dengan dirinya, karena Jojo selalu bilang bahwa dia akan cari wanita lain untuk mengandung anaknya atau bahkan menikah dengannya.


Dan ternyata itu hanya untuk membuat Ayumi merasa cemburu, tapi hal itu selalu di tanggapi serius oleh Ayumi, karena memang Ayumi yang sangat mengagumi sosok Jonathan dari dulu, bukan hanya sekedar mengagumi tapi juga sangat mencintai Jojo.


"Kak."


"Hem, kenapa?"


"Apa kakak gugup?" Tanya Ayumi.


Mendengar pertanyaan Ayumi membuat Jojo bersemu merah di kedua pipinya, terlihat sekali jika Jojo memang gugup dan ini memang pengalaman pertamanya begitu dekat dengan seorang gadis.


"Kenapa aku harus gugup? Bukannya tadi kamu yang seperti itu? Apa tadi itu ciuman pertamamu?" Tanya Jojo membalikkan ucapan Ayumi, dengan nada menggoda, untuk menutupi rasa groginya.


Blush!!!


Seketika raut wajah Ayumi memerah semerah warna buah tomat yang sudah masak, karena tebakan Jojo adalah benar adanya. Dan itu membuat Ayumi begitu malu.


Bersambung


Jangan lupa untuk memberikan like komen dan juga votenya ya....


Sebelumnya ayu ucapkan terimakasih banyak ya...


salam cinta


"Rahayu avilia"