
Alvin sudah mulai pulih, Sehingga Dokter mengijinkan Alvin untuk keluar dari rumah sakit, karena hal itulah maka di putuskan untuk segera kembali ke Indonesia secepatnya, mengingat bahwa sebentar lagi adalah acara ulang tahun Ara.
Dan seperti yang mereka tahu, jika ulang tahun Ara akan di barengi dengan acara pertunangannya dengan Arka, ya walaupun rencana itu masih belum di ketahui oleh Ara saat ini.
"Kak Jojo, kenapa cepat sekali kembali ke Indonesia?" Tanya Ayumi.
Karena saat ini mereka semua sudah berada di pesawat jet pribadi milik keluarga Artanegara. Dan Ayumi ikut pulang ke Indonesia bersama mereka.
Mendapat pertanyaan itu, Jojo tidak segera menjawab, Jojo hanya tersenyum sambil mengacak pucuk rambut Ayumi.
"Bukankah kamu ingin menikah dengan Jojo? Makanya kita kembali ke Indonesia secepatnya." Ucap Alvin.
"Wah, ternyata begitu, kenapa kak Jojo tidak bilang kalau kepulangan kita ke Indonesia untuk menikah, kan Yumi bisa bersiap sebelumnya." Ucap Ayumi dengan bergelayut manja di lengan Jonathan.
Jonathan mengerutkan keningnya mendengar ucapan Ayumi barusan, segitu antusiasnya Ayumi ingin menikah dengannya, yah walaupun Jojo sebenarnya juga menyukai Ayumi, tapi Jojo terlalu gengsi untuk mengakui perasaannya.
"Coba aku tanya dulu sama kamu, kenapa kamu ingin sekali nikah sama aku? Kan banyak laki-laki yang seumuran denganmu di luaran sana, dan mungkin juga dengan senang hati menikahi kamu." Ucap Jojo dengan melepaskan diri dari Ayumi. Kemudian memposisikan tubuhnya menghadap ke arah Ayumi.
Ayumi melihat ke sekelilingnya, semua menatap Ayumi seakan menunggu jawaban apa yang akan Ayumi berikan kepada Jojo, Kinan yang masih terlihat lemas dan menyandarkan kepalanya di bahu Davin juga terlihat antusias dengan jawaban apa yang akan Ayumi berikan kepada Jojo.
"Kenapa ya??" Ucap Ayumi terlihat sedang berpikir. "Aku tuh gak punya alasan kenapa ingin menikah dengan kakak, ya pokoknya aku mau menikahnya cuman dengan kakak Jojo gak mau yang lain, titik!!" Ucap Ayumi kembali bergelayut di lengan Jonathan.
"Itu bukan alasan Yumi, itu emang keinginan kamu." Ucap Jojo dengan menjitak kening Ayumi pelan.
Semua yang berada di dalam pesawat jet pribadi itu pun tergelak tawanya, termasuk Davin dan Kinan, padahal saat ini kondisi Kinan masih kurang fit, namun Kinan tetap ingin ikut pulang ke Indonesia, karena Kinan tidak ingin berlama-lama di negara Spanyol.
Berlama-lama di sana membuat Kinan teringat akan penculikan itu, apalagi kondisi dia yang sedang hamil, membuat Kinan sangat merindukan tanah air.
Ayumi hanya tersenyum sambil mengusap keningnya, dan dia semakin mengeratkan pegangan tangannya di lengan Jojo. Perbedaan usia mereka terbilang cukup jauh, karena Jojo sudah kepala tiga. Sedang Ayumi yang masih dua puluh tiga tahunan, sehingga Ayumi terlihat lebih manja kepada Jojo.
"Jo, aku heran, harusnya kamu bahagia, dapat Ayumi yang begitu cantik, kalau aku di posisi kamu, tidak akan aku sia-siakan lagi, Jo." Ucap Alvin. "Lagian usia kamu itu udah berapa? Mau tunggu apa lagi?."
Jojo menoleh ke arah Alvin, entah apa yang di pikirkan Jojo saat ini, yang jelas saat ini Jojo merasa jika adik sepupunya itu sedang membully dirinya.
Tapi memang benar sih apa yang di katakan Alvin, usia Jojo bukan usia remaja lagi, dan tidak salah juga jika Jojo segera menikah. Toh Ayumi juga gadis yang cantik dan baik, di tambah lagi jika Jojo sebenarnya juga suka dengan Ayumi.
"Nah itu kak Al aja tahu barang bagus kak, ini kakak malah minta di paksa dulu untuk menikahi gadis secantik aku." Ucap Ayumi, yang lagi-lagi mengundang tawa semua orang.
Mendengar kata-kata Ayumi Jojo bukannya marah, dia hanya mengacak pucuk rambut Ayumi sambil tersenyum.
"Baiklah-baiklah, setelah sampai di Indonesia, kita akan menikah, tapi dengan persetujuan orangtuaku juga Yumi, aku akan memperkenalkan kamu ke Papa dan Mama di kota S. Jadi bersiaplah untuk jadi nyonya Jonathan." Ucap Jojo sambil mencubit hidung mancung Ayumi.
Ayumi mengerjapkan matanya berkali-kali, seakan tidak percaya dengan apa yang di dengarnya, biasanya juga Jojo tidak pernah seserius itu saat Ayumi selalu minta di nikahi olehnya, kenapa sekarang seakan Jojo serius dengan ucapannya? Perasaan bahagia dan terharu kini perlahan merasuki hati Ayumi.
Jojo hanya tersenyum, lalu dia mengusap air mata Ayumi menggunakan ibu jarinya, kemudian Jojo mengecup kening Ayumi.
"Nah gitu dong Jo, wanita butuh kepastian." Ucap Davin yang memang dari tadi hanya menyimak obrolan mereka, akhirnya mengeluarkan suara juga.
"Yah Dave, calon kakak ipar kita masih bocah kemarin sore." Ucap Alvin menggoda mereka berdua.
"Hahaha, iya gue jadi gak yakin gimana malam pertama mereka." Ucap Davin, yang kemudian mendapat cubitan di pinggang dari Kinan, namun bukannya berhenti tertawa, malah semakin kuat tawanya. Yang di ikuti oleh Alvin.
Dan Jojo?? Jangan di tanya lagi, wajahnya sudah memerah karena ulah si kembar, namun Ayumi hanya malu-malu dan membenamkan wajahnya di lengan Jonathan.
Perjalanan jauh mereka seakan tidak terasa membosankan, karena asyiknya mereka saling bercanda, Sean yang berada di antara mereka juga ikutan tersenyum mendengar semua candaan sang boss.
Apa lagi melihat Jojo yang benar-benar sudah mati kutu saat ini, membuat mereka semua seakan puas. Sebenarnya bukannya apa, Jojo yang seorang polisi berpangkat jenderal, tidak pandai mengekspresikan perasaannya sendiri, membuatnya kesulitan mendapatkan pasangan.
Belum lagi tugas berbahaya yang harus di tanggung olehnya, membuat Jojo sedikit takut untuk membina hubungan percintaan, takut jika akan membuat pasangannya terlibat dalam bahaya.
Tapi tidak tahu kenapa, ketika dengan Ayumi perasaan Jojo berbeda, Jojo merasa nyaman, bahkan tidak takut dengan musuh yang mengincarnya.
Setelah cukup lama berada di atas ketinggian, kini satu persatu mereka memilih untuk tidur, kini tinggal Jonathan dan Ayumi yang masih terjaga.
"Kak, benarkah kakak mau menikahi aku?" Tanya Ayumi.
Jojo menoleh ke arah Ayumi, dengan mengerutkan keningnya, seakan Jojo ingin tahu kenapa Ayumi bertanya seperti itu.
"Hem, kenapa sekarang kamu ragu? Bukankah kamu ingin menikah denganku?" Tanya Jojo.
"Iya sih kak, tapi biasanya kakak selalu menolak, bahkan selalu mencari alasan untuk tidak menikahi Ayumi." Ucap Ayumi.
"Aku bukannya menolak Ayumi, tapi aku takut membahayakan kamu, mengingat pekerjaanku taruhannya nyawa, Aku tidak ingin orang yang aku cintai mendapatkan bahaya juga, karena pekerjaanku ini." Ucap Jojo.
"Tapi Ayumi bisa jaga diri kak." Ucap Ayumi.
"karena kamu sudah bisa jaga diri baik-baik, makanya aku mau menikah denganmu." Ucap Jonathan. "sekarang tidurlah, supaya jika turun dari pesawat nanti, kamu sudah terlihat lebih fresh."
"Baiklah kak." Ucap Ayumi.
Akhirnya mereka berdua memposisikan diri untuk tidur dan beristirahat. Karena memang perjalanan masih sangat jauh, Spanyol-Indonesia bukanlah jarak yang dekat, butuh waktu sekitar 15 jam untuk sampai di Indonesia.
Bersambung...