
Selesai Nickolas sarapan, dia dan sang istri segara menuju kolam renang. Keduanya juga sudah mengganti baju dengan baju renang.
Awalnya Naina ingin menggunakan bikini tapi langsung dilarang oleh sang suami. Kata Nikolas penampilan seperti itu hanya boleh Naina tunjukkan padanya saja di dalam kamar. Aylin dan Kiara tidak boleh melihatnya.
Diperlakukan dengan posesif seperti ini Naina malah merasa senang, Naina jadi merasa makin dicintai.
"Kak Nai, ayo turun!" teriak Kiara saat melihat sang kakak ipar mulai memasuki area kolam renang. Mommy Aresha juga ikut di belakang bersama seorang pelayan yang membawa nampan berisi banyak makanan.
"Hati-hati sayang turunnya," ucap mom Aresha, mengingatkan Naina dan Nickolas.
"Iya Mom," balas Nick dan Naina kompak.
Nai baru saja memasukkan kedua kakinya di dalam kolam renang tersebut, namun Kiara dan Aylin mulai mencipratkan air ke arah sepasang suami istri tersebut.
"Akh! Ay! KIA!!" pekik Naina, Dia tidak rela diperlakukan seperti ini, jadi segera turun ke dalam kolam renang dan membalas dua adik iparnya.
"Sst!! Sudah-sudah!" kesal Nickolas, bicara pada ketiga wanita tersebut. Niat hati hanya ingin menghabiskan waktu berdua dengan sang istri kini malah diganggu dengan dua adiknya. Bukannya jadi suami siaga, Nickolas seperti ayah yang sedang menjaga tiga anak gadisnya.
"Hih! Kak Nick tidak asik!" kesal Aylin.
Tapi Nickolas tidak peduli, dia langsung menarik sang istri untuk menuju sisi yang lain. Mulai berenang dengan serius. Aylin dan Kiara pun akhirnya berenang juga, sementara mom Aresha duduk di kursi tepi kolam renang dan memperhatikan anak-anaknya.
Ting! ponsel mom Aresha berdering. Bunyi tanda pesan masuk. Mom Aresha segera membuka dan membaca pesan singkat dari sang suami.
'Sayang, apa yang sedang kamu lakukan?' tanya Daddy Rayden.
Mereka mungkin sudah tidak mudah lagi. Tapi keduany tidak pernah mengurangi sedikitpun komunikasi dan kasih sayang diantara keduanya.
'Aku sedang melihat anak-anak berenang, Aylin selalu membuat Naina kesal.' balas mom Aresha.
'Kenapa tidak ikut berenang, bergabunglah bersama anak-anak,' balas Daddy Rayden.
'Lain kali kita berenang ya, maaf akhir-akhir ini sangat sibuk.'
'Iya sayang, ya sudah sana bekerja lah lagi.'
'I love you.'
'Iss!' balas mom Aresha, namun Daddy Rayden di ujung sana sampai terkekeh membaca balasan isterinya tersebut.
Daddy Rayden lantas mengirim dua emoticon hati dan mom Aresha membalasnya dengan hal serupa.
"Sayang! sudah berenangnya, jangan terlalu lama!" ucap mom Aresha dengan suaranya yang cukup keras. Sudah hampir 1 jam anak-anaknya berenang di sana. Jika Nickolas, Kiara dan Aylin tidak masalah lama-lama. Tapi mom Aresha mencemaskan Naina.
Tapi tidak mungkin jika hanya Naina yang naik, jadi semua anaknya harus menyudahi renang pagi ini.
"Sebentar lagi Mom! Aku belum puas!" jawab Aylin.
"Sudah!" balas mom Aresha satu kata saja, namun anak-anaknya langsung menuruti. Aylin terpaksa berhenti, di keluar dari kolam renang dengan bibir yang mencebik.
"Terima kasih Mom," kata Kiara, di yang pertama kali mengambil jus buah untuknya.
"Iya sayang," balas mom Aresha pula.
Naina dan Nickolas minum satu gelas jus berdua. Jus alpukat yang sangat enak dan menyegarkan.
"Kamu kedinginan sayang?" tanya mom Aresha pada sang menantu.
"Tidak Mom, aku senang," balas Naina yang selalu jujur dengan apa yang di rasakan. Sifat poloss yang membuat mom Aresha makin menyayangi menantunya tersebut.