
Mom Aresha dan Daddy Rayden akhirnya keluar dari ruang kerja sang anak. Mereka berjalan beriringan hendak keluar dari rumah sakit ini.
Tapi sebelumnya mereka ingin menemui Gracia lebih dulu untuk membatalkan jadwal makan siang bersama mereka. Namun untunglah, mereka langsung bertemu di salah satu koridor rumah sakit.
"Dokter, Tuan," sapa Gracia, selalu senang tiap kali bertemu dengan calon mertuanya. Apalagi selama ini dokter Aresha selalu memperlakukannya dengan baik.
"Oh Grac, Untung kita bertemu di sini," balas mom Aresha, tapi belum sempat dia mengatakan tentang makan siang itu tiba-tiba perhatiannya sudah tertuju pada Zendaya yang datang menghampiri.
Daddy Rayden juga langsung menatap ke arah wanita tersebut. Wanita dengan luka lebam di wajah yang belum sepenuhnya pulih. Zendaya datang dengan mendorong tiang infusnya sendiri.
"Zendaya," ucap mom Aresha.
Gracia sontak menyingkir sedikit memberi ruang untuk keduanya jadi saling hadap.
Zendaya juga mendengar tentang kedatangan mommy Aresha dan Daddy Rayden ke rumah sakit. Itulah sebabnya kini dia datang menghadap, demi mengucapkan kata maaf yang selama ini belum terucap.
"Maafkan aku Mom, Dad," ucap Zendaya lirih, dia juga langsung menundukkan kepalanya sebagai permohonan maaf. Tak ada kata lain yang bisa dia ucapkan selain ini.
Cih! Cari muka saja. Batin Gracia.
Sementara mom Aresha seketika membuang nafasnya dengan kasar. Setelah semua yang terjadi, baru sakarang Zendaya mengucapkan kata maaf tersebut.
"Kami sudah memaafkanmu Zendaya, bahkan sebelum kamu mengucapkan kata maaf tersebut," balas mom Aresha.
Zendaya terdiam seribu bahasa, terus menundukkan kepala.
"Semuanya sudah terjadi dan sekarang kita telah dijalan masing-masing. Tante doakan agar kamu secepatnya sembuh," timpal mom Aresha pula.
Kalimat yang membuat Zendaya seketika menjatuhkan air matanya. Namun meski begitu dia tetap menunduk tak kuasa untuk mengangkat wajah.
Gracia adalah satu-satunya yang tersenyum mendengar pembicaraan itu semua. Jelas sekali jika dokter Aresha enggan dipanggil Mommy oleh Zendaya. Mommy Aresha membatasi hubungan mereka dengan menyebut dirinya sendiri sebagai Tante.
"Grac, siang ini kita batalkan dulu makan siang bersama. Mendadak Tante dan om ada urusan," ucap mom Aresha kemudian, kalimat itu dia tujukan untuk Gracia.
"Tapi Tante_"
"Kami pamit dulu," balas mom Aresha dengan cepat, sampai memotong ucapan Gracia.
Daripada menjawab dengan kata-kata, mommy Aresha lebih pilih menjawab dengan cubitan di perut suaminya tersebut.
"Awh, sakit honey, jika ingin main kasar tunggu di kamar."
"Astaga," geram mommy Aresha. Jika tidak di depan umum, sudah dia hajar suaminya tersebut.
Di ujung perdebatan mereka Daddy Rayden malah tertawa, lalu memeluk pinggang sang istri dengan mesra.
"Lupakan kesalahan Zendaya, sekarang kita sudah mendapat menantu sebaik Naina," bisik Daddy Rayden.
Bisikan yang akhirnya membuat mommy Aresha tersenyum.
"Daddy benar, meskipun masih dirahasiakan setidaknya Nickolas sudah menikah. Sekarang masalah kita hanya Nathan," balas mommy Aresha.
"Sudah tua bukannya beristirahat sekarang kita malah sibuk mengurus anak-anak."
"Salah siapa buat anak banyak."
"Iya Honey, ini memang salahku," balas Daddy Rayden pasrah.
"Tapi mommy bersyukur kita memiliki banyak anak."
"Apa ingin membuat anak lagi?"
"Dad!" kesal mom Aresha, jadi berdebat lagi.
Mereka tidak tahu bahwa setelah pergi wajah Gracia seketika ditekuk. Sudah sesumbar akan makan siang bersama kedua orang tua dokter Nickolas dan sekarang gagal total.
Gracia juga langsung pergi begitu saja, tak peduli pada Zendaya yang masih menangis meratapi semua kesalahan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Maaf ya, lagi kangen Rayden sama Aresha, Nick sama Nai minggir dulu 🤣🤣