
Agar tidak terlalu ketara jika pergi tanpa sebab, jadi akhirnya Naina putuskan untuk berpamitan pada perawat Ami.
"Kak Ami, aku harus pergi ke tempat kerjaku dulu. Ingin mengundurkan diri dari sana. Jadi pekerjaan yang ku ambil hanya saat di jam siang," pamit Naina. Meskipun semua biaya pengobatan sang Ibu sudah ditanggung oleh dokter Aresha tapi dia tetap harus bekerja untuk memenuhi kehidupannya sendiri, tapi yang jelas sekarang dia tidak akan bekerja seperti kuda lagi, kini pekerjaannya akan normal seperti orang pada umumnya.
"Iya Naina, jangan cemaskan ibumu, Jika ada hal mendesak Aku akan segera menghubungi kamu," balas perawat Ami, dia juga tersenyum saat memberi izin tersebut.
Perawat Ami mungkin satu-satunya orang yang tidak berprasangka pada Naina, tidak menduga-duga kenapa tiba-tiba jadi diperhatian oleh dokter Aresha seperti ini. Perawat Ami percaya bahwa semua kemudahan yang didapat oleh Naina sekarang juga karena usaha kerasnya selama ini. Inilah pertolongan dari Tuhan.
Dan setelah berpamitan dengan perawat Ami, kini langkah Naina untuk keluar dari rumah sakit itu terasa lebih menenangkan. Dia bahkan langsung berlari saat sudah melihat jalan raya di depan sana.
Sekitar 3 menit berjalan di trotoar akhirnya terlihat halte bus di depan, Naina kira dokter Nickolas sudah pulang, dia kira sang suami tak mungkin masih menunggunya. Tapi ternyata mobil hitam itu jelas-jelas ada di sana.
Ya ampun, dokter Nickolas benar-benar menunggu ku. Batin Naina. Dia lihat lagi di sekitar dengan teliti, setelah dipastikan aman Naina pun langsung masuk ke dalam mobil itu, mobil yang sudah dia kenal jelas milik sang suami.
Setelah duduk di dalam sana, Naina langsung di sambut dengan senyum milik Nickolas. Pria itu tidak tahu saja jika sekarang jantung Naina sudah berdegup tidak karuan.
"Dokter ayo jalan, aku takut ada yang lihat," ucap Naina.
"Baik, istriku," balas Nick, sempat-sempatnya menggoda di saat seperti ini.
Mobil itu akhirnya melaju menuju apartemen.
Tanda merah di leher Naina, Zendaya yang mengatakan keduanya berada di dapur. Lalu sekarang secara mendadak dokter Aresha datang dan memberikan fasilitas yang waw pada Naina.
Awalnya Gracia ingin menepis semua tuduhannya pada Naina, tapi malam ini semua tuduhan itu justru semakin nyata.
"Aku harus memastikannya sekali lagi pada Zendaya, apa benar dia melihat kak Nickolas dengan Naina," gumam Gracia.
Tak ingin mengulur waktu dia pun segera bangkit dari duduknya dan menuju salah satu ruangan VIP. Menggunakan kartu akses yang hanya dimiliki dokter khusus, Gracia bisa masuk ke ruangan itu tanpa perlu izin dari sang pemilik ruangan.
Melihat Gracia datang, Zendaya tak menunjukkan reaksi apapun. Hanya terus memasang wajahnya yang dingin. Hatinya terasa hampa, dan makin hampa ketika Nick mengakhiri semua hubungan mereka tepat di depan mata.
Zendaya bukannya tidak tahu tentang kedatangan Tante Aresha, tentang Naina yang mendapatkan perlakuan khusus. Dia tau semua hal itu, namun semakin tau hatinya semakin sakit. Jadi sekarang Zendaya pilih untuk diam.
"Aku datang untuk memastikan sekali lagi, apa benar kamu melihat dokter Nickolas dan Naina di dapur malam itu?" tanya Gracia.
Zendaya justru memalingkan wajah, "Aku tidak tahu," jawabnya dengan suara lirih.
"Aku tidak ingin tahu," kata Zendaya lagi.