
...(HAPPY READING ALL)...
☘️.
Perang.
3 hari kemudian, Mu Fei yang masih berada dikerajaan moon kini merasa khawatir terus menerus. dia merasa ada yang salah kali ini.
"kalian semua, bersiapkan untuk pergi, aku akan meminta izin kepada Xiao Lin."
setelah mendengar perintah itu, dengan segera mereka mempersiapkan segalanya, dari barang hingga lain-lainnya.
sedangkan Mu Fei, dirinya malah pergi menghampiri raja Xie Xiao Lin untuk meminta izin agar bisa pulang dengan cepat.
menit ke menit, sesaat dia berjalan, dia akhirnya sampai dikediamannya.
"Xiao Lin..." panggil Mu Fei dengan teriak.
mendengar suara teriakan itu, dengan segera Xiao Lin menoleh dan berjalan perlahan menghampiri luar kediaman.
saat ia tiba, ia terkejut melihat Mu Fei.... "pagi-pagi seperti ini kamu mau ngapain?." tanya Xiao Lin yang merasa aneh dengannya.
"maafkan aku Xiao Lin, tapi aku harus kembali keistana mystic. aku merasa khawatir dengan ini, dirimu tenang saja, kapan-kapan aku akan mampir kemari.
kau tenang saja aku tidak melupakanmu." ujar Mu Fei yang lalu menepuk pelan pundak Xiao Lin.
namun baru beberapa saat ia berbicara lagi, tiba-tiba salah satu prajuritnya berlari dan berteriak memanggil Mu Fei.
"jenderal, ada laporan penting dari kerajaan."
deg...
Mu Fei yang mendengar seketika membulatkan matanya, dia merasa khawatir sekarang.
"ada apa?."
"jenderal, ini laporan dari salah satu prajurit yang ada diperbatasan. dia bilang bahwa diperbatasan sudah terjadi perang, kerajaan iceland ingin kita perang." jelas salah satu prajuritnya.
"apa?, tidak mungkin, kerajaan iceland selama ini sangatlah baik kepada kita. tidak benar... ini adalah bagian dari rencananya....
kita semua terjebak, dia mengambil kesempatan disaat aku sedang ada urusan. panggil 2 orang itu, suruh mereka menyiapkan kuda sekarang juga.
aku akan segera keperbatasan, lindungi rakyat yang ada disana, jangan biarkan mereka melukainya." ujar Mu Fei yang lalu bersiap.
diapun lalu berlari kearah kuda dan meninggalkan beberapa barangnya disana. dia tidak peduli lagi akan hal itu, selama para rakyat dan prajuritnya aman, maka dia bisa tenang.
"kerajaan iceland, tidak mungkin, mungkinkah raja Li yang membuat rencana ini. putra mahkota apakah dia baik-baik saja?...
saat aku selesai urusan kali ini, aku akan segera kesana mencari putra mahkota." bathin Mu Fei yang masih merasa khawatir.
disisi lain lagi, para prajurit yang ada diperbatasan kini sudah tak tahan lagi. jumlah mereka sangat sedikit, sedangkan jumlah pasukan raja Li sangatlah banyak.
jika dibandingkan itu sangatlah tidak seimbang, namun disaat kekalahan terjadi, tiba-tiba pasukan yang diperintahkan Mu Fei berjaga sementara kini maju bersama.
bukan hanya prajurit, bahkan pasukan gelap yang sangat cepat juga ikut membantu.
semuanyapun ikut berperang dengan pakaian lengkap untuk perang. semuanya memakai kecuali pasukan gelap, karna mereka akan menyerang secara diam-diam.
jam demi jam telah berlalu, kini prajurit dari kerajaan iceland sudah mulai berkurang. begitu juga dengan kerajaan mystic semakin sedikit orangnya.
untungnya disaat seperti itu Mu Fei dengan cepat datang menggunakan kuda dan menyerang mereka dengan pedang yang ia namai naga hijau.
"naga hijau mari kita perang bersama."
diapun melompat dari kuda dan menyerang mereka dengan kejam, tanpa takut m*ti bahkan luka tidaklah membuat ia kesakitan.
disaat ia melawan sesama jenderal, disitu ada sebuah perkataan yang mengatai Mu Fei.
"dirimu masih terlalu muda, ditambah lagi kau adalah seorang wanita untuk apa berperang seperti ini. lebih baik kau ikut denganku mungkin ada kesempatan nyawa untukmu."
"cuih.....melihat wajahmu saja sudah membuatku muak, apalagi bersamamu. lebih baik kau katakan dimana putra mahkota."
"tidak benar, kau adalah orang terdekat putra mahkota bukan?, malahan itu bagus bisa membuat putra mahkota sedih."
"beraninya kau menghina dia begitu, kau tidak takut jika suatu hari nanti aku yang akan membuatmu sedih."
namun untungnya Mu Fei sudah belajar untuk menghindari hal begitu, dengan segera ia menghela nafas agar tidak lelah.
namun sesaat ia menghela nafas, dari belakang ada seseorang yang ingin menikamnya, namun dengan cepat pula ia mengelak dan malah ia yang menikam orang itu.
tanpa perasaan takut atau apa, dia langsung memb*nuhnya dengan kejam. semua itu disaksikan oleh jenderal yang bertarung dengan Mu Fei.
"mudah bukan memb*nuh seseorang seperti itu?."
"kau emang gadis yang berbeda!!!."
Mu Fei seketika terkekeh kecil dan lalu menyerang seluruh prajurit dari kerajaan iceland. bendera perang sudah disiapkan dari tadi....
semua orang disana sudah penuh dengan darah, bahkan tanah yang tadinya bersih kini dibanjiri oleh darah merah yang segar.
bahkan Mu Fei yang tadinya masih bersih, kini berubah menjadi penuh darah. bukan tangan, bahkan badannya sudah dipenuhi luka tusukan.
sama halnya dengan jenderal tersebut, dia juga mengalami hal yang sama seperti Mu Fei.
melihat banyak prajurit yang sudah tiada, dengan segera ia berteriak....
"kalian jangan menyerah, aku berjanji, aku akan menggunakan nyawaku untuk melindungi kalian!!!." ujar Mu Fei dengan penuh semangat.
para prajurit yang mendengar hal itu sontak bersemangat....
saking semangatnya mereka seketika berteriak menyebut nama Mu Fei.....
"Mu Fei kau adalah pahlawan kami." teriak pada prajurit yang membuat Mu Fei senang.
selama 3 hari mereka terus berperang hingga akhirnya pasukan Mu Fei kalah. demi menepati janjinya, dia rela menggunakan nyawanya untuk melindungi para pasukan....
"kalian boleh saja membunuhku, namun tidak dengan mereka!!.
jika kalian tetap membunuh mereka semua, bahkan jika aku mati sekalipun aku akan bangkit dan menyiksa kalian!!." ujar Mu Fei yang penuh dengan darah.
demi menyelamatkan mereka, Mu Fei rela memberi informasi kepada para pasukan dari kerajaan iceland.
"jika kalian bisa tangkap aku, jika kalian semua benar-benar bisa menangkapku, aku akan memberikan bocoran tentang informasi kemiliteran kepada kalian." ujar Mu Fei yang awalnya tak dipercayai mereka.
"bagaimana kami bisa mempercayai orang sepertimu?." ujar salah satu dari mereka.
"apa kalian lupa, aku adalah putri pertama dari raja Mu Ying, pastinya aku tau semua tentang itu. ditambah lagi aku adalah jenderal utama disana, ayahku memberi kepercayaan sepenuhnya kepadaku.
jika kalian benar-benar ingin tau, aku akan dengan senang hati memberitahu. namun dengan satu syarat tangkap aku." ujar Mu Fei yang mungkin berniat mengalihkan semua perhatian mereka.
setelah Alihan perhatian mereka berubah fokus ke Mu Fei, kini saatnya dia membawa mereka didekat jurang.
setelah beberapa menit diberlari disana, kini dia hampir saja terpeleset.
namun karna hal itu, dirinya malah ditangkap oleh jenderal dari kerajaan iceland.
"sayang sekali kau sudah ada ditanganku, cepat katakan informasinya." titah jenderal itu sambil membentak ditelinga Mu Fei.
"kau ingin tau.."
"tentu saja, katakan yang sebenarnya."
"informasinya adalah, kerajaan kalian paling sampah dan sok kuat diantara banyak kerajaan lain." bisik pelan ditelinga jenderal itu.
jenderal itu yang mendengarnya seketika kesal dan menendang tubuhnya kejurang, saat dia tak seimbang, dirinya malah jatuh kesana.
namun sesaat dia hampir terjatuh, dia masih sempat tersenyum dan berkata sesuatu hal yang menyenangkan.
"aku akan mengingat semua hal senang disini, ayahanda dan ibunda, maaf aku tak menuruti perintah kalian semua."
setelah ia menutup mata, dia berharap setelah kejadian ini dia akan hidup dengan senang.
..."SEGALA HAL PENUH DENGAN PERJUANGAN, JIKA DIRIMU TIDAK BISA MAKA JANGAN HARAP SEGALANYA AKAN TERCAPAI DENGAN SENDIRINYA."...
to be continued
mohon maaf jika ada kesalahan kata atau typo dimohon maafkan, saya memang suka eror kalo ngetik.
btw jangan tersinggung atau apapun itu ya, saya disini hanya melanjutkan hobi saya saja'-'
btw jangan lupa dibaca, like, dan difavoritkan, semoga kalian suka ceritanya^^
(Phoenix Amazone**)