SAY YOU LOVE ME TOO

SAY YOU LOVE ME TOO
CHAPTER 42



...(**HAPPY READING ALL)...


☘️**.



Pergi Kerumah Pelaku.



malam demi malam sudah dilewati, kini matahari sudah terbit. suasana pagi ini cukup ceria dan juga sedikit penasaran. khususnya Mu Fei, dia juga sama-sama penasaran dengan pelakunya.


tiba-tiba datang Huang Jia menggunakan mobil merah, dia tersenyum hingga akhirnya Mu Fei membalas senyuman itu.


terlihat senyuman manis itu membuat hati Huang Jia meleleh layaknya seorang yang sedang jatuh cinta, bahkan ia juga membathin sesuatu....


"perasaan apa ini kenapa aku sedikit malu?." bathinnya yang lalu ditanya kembali oleh Xiao Lin.


"bukankah kita hari ini akan pergi ketempat alamat itu?."


"benar sekali, ayo kita langsung pergi, takutnya nanti dia sudah pergi duluan."


"baiklah, sebelum kesana kita jemput dulu Liu Yi dan Mengmeng."


mereka semua mengangguk paham dan akhirnya berjalan masuk kedalam mobil. seperti biasa, mereka langsung menuju rumah Liu Yi dan Mengmeng.


sesampainya disana, Mengmeng yang memang sudah didepan langsung tersenyum.... "kalian sudah tiba?, tumben cepat?." tanya Mengmeng dengan penasaran.


"tentu saja, kitakan harus datang kealamat ini sekarang juga. btw dimana Liu Yi sekarang?."


"dia baru selesai mandi, paling sekarang nyiapin tas sama buku."


setelah mendengar itu merekapun menunggu Liu Yi bersiap. menit ke menit telah berlalu, kini Liu Yi datang dengan keadaan yang sudah rapi.


setelah beberapa saat menunggu, merekapun masuk kedalam mobil dan melakukan perjalanan menuju alamat itu. mereka berjalan dengan lancar hingga akhirnya menemukan rumah itu.


"jalannya sudah benar, nomor rumahnya udah juga, fiks ini rumahnya ayo kita masuk."


merekapun berjalan masuk kedalam rumah hingga akhirnya bertemu dengan seseorang. orang itu cukup misterius, bahkan rumahnya saja seperti tidak terurus.


didepan rumah saja ada beberapa kertas terbang begitu saja, bahkan Mu Fei yang baik hati langsung mengambilnya dan membawa kertas itu.


selain kertas putih yang bertuliskan sesuatu, ada sebuah gambar bagus yang begitu memikat untuk Mu Fei dan juga Mu Xiao Bi pastinya.


apalagi Mu Xiao Bi sangatlah suka dengan lukisan seperti ini, dia bahkan menyebutkan bahwa lukisan seperti ini sangatlah berarti baginya.


melihat lukisan itu tentunya dia mengambil dan berkata.... "orang bodoh mana yang membuang lukisan seperti ini?."


mendengar pertanyaan dari Mu Xiao Bi, tiba-tiba terdengar suara yang menjawab pertanyaan itu dengan begitu kerasnya.


"ya aku memang bodoh, saking bodohnya aku membuang lukisan dan juga kertas tak berguna ini." jawab orang itu yang membuat mereka kaget.


mendengar hal itu, sontak Mu Fei langsung bereaksi dan sudah berancang-ancang jika terjadi suatu hal tak diinginkan maka dia bisa melakukannya.


melihat gerakan Mu Fei, dia langsung membuka mata dan berdiri dari tempat duduknya. bukan hanya itu saja, ia langsung saja memperlihatkan dirinya.


dia langsung menatap dengan mata yang membulat sempurna, dia tak percaya bisa melihat secara langsung wanita yang hebat itu.


"Mu Fei, kau adalah idolaku." ujarnya yang malah memeluk Mu Fei.


Mu Fei yang merasa aneh langsung mencoba melepaskan pelukan itu, ya kali orang nggak kenal dia langsung aja main peluk duluan.


"kamu...kamu siapa?."


"ini aku...kau lupa?, aku adalah salah satu pejalan kaki yang melihat seluruh kejadian itu. btw kau hebat saat mengeluarkan pedang itu.


btw dimana pedang itu sekarang?, aku mohon tunjukkan padaku." ujar orang itu dengan suara yang merengek meminta izin untuk melihat.


"maaf, tapi semua itu tidak nyata."


"kau tau kesalahanmu itu besar?, jika terjadi sesuatu pada Mu Fei kau ingin bertanggung jawab suatu hari nanti?. ingat satu hal yang kamu lakukan ini termasuk pelanggaran.


kau memposisikan video itu, tanpa sepengetahuan orangnya langsung, kau tau itu termasuk bahaya. jika nanti dia dikejar-kejar oleh penjahat bagaimana?.


kumohon segera hapus video itu dan buat klarifikasi tentang ini. jika tidak, jangan harap masalah ini bisa diselesaikan dengan baik-baik.


aku bisa saja membawamu kejalur hukum sekarang juga!!!." ancam Huang Jia yang sudah kesal melihat apa yang dilakukan oleh orang itu.


"kau siapa?, pacarnya bukan juga?, ngapain lu ngurusin gua, lagipun orangnya pasti setuju akan hal ini. yakan Mu Fei, kau pasti senang bisa viral?."


"aku tidak menyukai caramu, hapus segera video itu, atau seperti yang dikatakan temanku, kami akan membawa hal ini kejalur hukum.


ya walau aku tidak tau apa itu, tapi setidaknya perkataan itu bisa membuatmu takut." ujar Mu Fei yang malah membuat orang itu tertawa.


"hahahaha.....kau lucu sekali Mu Fei, ternyata benar masih ada wanita polos kayak gini."


"apa maksud ucapan lu kayak gitu?."


"diam kalian, kalian pikir aku nggak tau apa-apa gitu!!!."


"siapa lu?, sok...sok...tau banget."


"gua author yang punya cerita ini, gua yang nulis setiap kata kalian dan alurnya. gua bisa aja ngerubah alur ini segera, biar kalian semua sengsara."


"cihhh...lu pikir kami percaya gitu?."


"kalian baca setiap kertas yang dipegang Mu Fei itu, semua itu adalah hasil dari tulisanku. aku memposting video itu biar tempat ini rame, tau nggak?."


mendengar itu mereka masih tak percaya akan apa yang mereka temui, pagi-pagi sudah mimpi aneh aja. mereka semua langsung memukul diri sendiri berharap hal ini adalah mimpi.


namun sayang, ternyata hal itu adalah benar, authorlah pelaku dari semua ini. seketika Mu Fei merasa sedikit aneh dan juga sedih mendengar itu....


"bukankah kami berasal dari dunia kuno?."


"dunia kuno kata kalian?, nggak, ini adalah dunia novel, saya sebagai author hanya berkata, selamat membaca..." ujar orang itu dengan wajah yang aneh.


sungguh humor author ini emang beda, ada lawakan, ada garingnya dan juga ada Krispynya lah kok malah jadi makanan aissss.....🤣


setelah beberapa jam mereka semua berdebat dan juga berdiskusi, akhirnya author itu setuju menghapus, namun dengan satu syarat yaitu....


Mu Fei harus segera memilih couple, menurut kalian bagusan yang mana nih. Mujia atau Mulin hayo...yuk segera komen, biar nanti author tau🤣🤣


Mu Fei yang diberi syarat itu malah terdiam dan kebingungan, dia tak tau harus berkata apa, karna dia bingung dengan isi hatinya sendiri.


"bisakah hapus video itu dulu, nanti saya akan segera memilih couplenya."


"bisa, tapi tambah satu syarat lagi, Li Huang buat saya aja ya!!!." ujar author itu yang malah membuat Mu Fei terdiam tak bergerak.


"tergantung orangnya, Li Huang sangat susah diajak bicara."


"yaudah saya buat Li Huang versi polos aja kalo gitu." ujar author itu yang lalu pergi masuk kedalam rumah.


..."ORANG BOLEH PANDAI SETINGGI LANGIT, TAPI SELAMA IA TAK MENULIS, IA AKAN HILANG DIDALAM MASYARAKAT DAN DARI SEJARAH."...


to be continued


mohon maaf jika ada kesalahan kata atau typo dimohon maafkan, saya memang suka eror kalo ngetik.


btw jangan tersinggung atau apapun itu ya, saya disini hanya melanjutkan hobi saya saja'-'


btw jangan lupa dibaca, like, dan difavoritkan, semoga kalian suka ceritanya^^


(Phoenix Amazone**)


(pengumuman buat chapter yang ini, saya memang khususkan yang ini biar bisa menampilkan karakter authornya. ya walau tidak nampak wajah, tapi setidaknya sudah memberi sedikit semangat buat diri sendiri. buat kalian semua Thank You dan juga harus selalu keep smiling^^.)