
...(HAPPY READING ALL)...
🍀.
Isi Kotak, (Asal Mula Pertemanan Mu Fei Dan Xie Xiao Lin).
menit ke menit telah berlalu, kini Mu Fei dan yang lainnya sudah terlanjur penasaran tingkat tinggi.
mereka dengan keras mencoba agar bisa membuka kotak itu. tapi pada akhirnya, kotak itu masih tertutup rapat.
dengan segera Mu Fei terpikir satu cara, ia langsung memanggil pedangnya hingga akhirnya dia muncul.
lalu Mu Fei sempat berkata untuk memperingati mereka... "kalian mundur, aku akan mencoba menebasnya." ujar Mu Fei.
dia sudah berancang-ancang untuk melakukan itu, hingga akhirnya saat ia menebas kotak itu, barulah kotak itu terbuka dengan mudah.
ternyata isi dalam kotak itu persis seperti yang dikatakan Mu Fei sebelumnya, dia pernah berkata bahwa isinya adalah kertas.
saat ia membuka kertas itu, ia langsung membaca begitu saja. namun berbeda pula dengan keempat temannya, mereka malah tidak mengerti tulisan itu.
"Mu Fei, kamu mengerti tulisan ini?."
"tentu tau, walau aku tidak bisa membaca lancar, tapi aku masih bisa membacanya dengan perlahan. disini tertulis sebuah pesan, tapi aku tidak tau ini pesan apa.
tapi yang paling aneh lagi, tulisan ini sedikit mirip dengan tulisan pangeran mahkota, tapi aku tidak begitu pasti benar atau tidaknya.
tapi sekilas diperhatikan lagi, sepertinya bukan tulisan tangan dia, kok aku jadi bingung sih." ujar Mu Fei yang malah terbingung.
"maksud kamu, kertas ini adalah sebuah surat kalian?."
"sepertinya iya."
"surat siapa?, btw kamu sering ngirim surat kesiapa saja?."
"paling sering hanya berkirim surat kepada pangeran mahkota dan juga raja moon." ujar Mu Fei yang lalu terdiam setelahnya.
nampaknya ia tak sengaja keceplosan menyebutkan itu, dengan segera semuanya terkaget mendengar perkataan itu.
dia baru tau bahwa Mu Fei cukup dekat dengan mereka berdua... "Mu Fei, kamu kenal raja moon sejak kapan?." tanya Huang Jia.
"sebenarnya sudah lama, aku mengenali dia sejak masih kecil. dia denganku, seperti teman masa kecil, saat sebelum perang dia juga mengajakku berkunjung kekerajaan dia.
walau begitu, aku tetap merasa kerajaan mystic jauh lebih baik, karna disitu tempat saudara dan juga keluargaku." jawab Mu Fei.
"jadi pangeran mahkota itu, kenal denganmu belum lama begitu?."
"bisa dibilang begitu, tapi jika tentang raja moon bisa dikatakan aku mengenalnya dari usia sekitar 5 atau 6 tahun."
mendengar penjelasan rinci itu mereka langsung mengerti sekarang. pantas saja raja moon selalu tersenyum jika bertemu dengan Mu Fei.
tapi yang kali ini mereka penasarankan adalah bagaimana mereka bisa berkenalan diusia kecil?....
"Mu Fei, boleh tanya lagi nggak?." tanya Liu Yi yang lalu dibalas oleh Mu Fei.
"tanya saja!".
"kamu kenal raja moon karna apa?."
"jika diingat-ingat lagi, sepertinya saat itu aku sedang tersesat dihutan sendirian." ujar Mu Fei yang lalu membayangkan kembali kejadian itu.
...... (flashback on)......
saat usianya masih kecil, ia pernah tersesat sendirian dihutan. alasan utama dia tersesat karna beberapa orang jahat malah membawa ia kesana.
orang-orang itu berkata kepada Mu Fei... "tuan putri, adikmu sedang dalam bahaya dihutan!!!, ayo kita cari bersama." ujar salah satu orang disana.
mereka sudah berencana jahat untuk Mu Fei, namun karna Mu Fei polos dan juga sangat menyayangi adiknya, jadi dia termakan oleh omongan itu.
melihat orang-orang yang tadinya ikut dengannya tidak ada, dengan segera ia berlari mencari. namun sesaat kemudian ia sadar akan hal itu...
"bodoh, kenapa aku ikut saja dengan mereka!!!, s*al sekarang mereka membuangku kehutan ini."
beberapa menit ia berjalan dihutan itu, tiba-tiba seorang anak kecil bersama dengan prajurit berada disana. nampaknya mereka ingin berjalan didekat hutan.
melihat anak kecil dan juga prajurit, dengan segera ia teringat bahwa mungkinkah nasib anak itu sama dengannya..
dengan segera ia melompat naik ketubuh salah satu prajurit dan menggigit lehernya...
saat itu juga prajurit merasa kesakitan dan mencoba melepaskan diri darinya... "lepaskan aku, ada apa dengan anak ini?." tanya prajurit itu.
melihat salah satu prajuritnya terluka, dengan segera anak laki-laki itu langsung memberi titah dengan tatapan dingin.
"tangkap anak itu!!!, jangan biarkan dia lolos. berhati-hatilah mungkin saja dia membawa racun disini."
"baik pangeran!!."
semuanya mengikuti perkataan anak kecil itu, dengan segera Mu Fei ditarik untuk melepaskan gigitan itu....
saat sudah lepas, dengan segera pula tangan Mu Fei langsung diikat dengan tali. tak berselang lama kemudian, tiba-tiba salah satu prajurit langsung melaporkan.
mereka menemukan sesuatu dipakaian anak itu, ya benar ada sebuah giok yang menunjukkan bahwa dia adalah seorang putri.
"lapor pangeran!!!, anak kecil itu membawa benda ini."
saat ia melihat dengan jelas benda itu, ia langsung membulatkan matanya dan lalu berkata... "lepaskan kembali dia, dia adalah Mu Fei."
mendengar perkataan anak itu, dengan segera mereka bergegas melepaskan ikatan tali itu. Mu Fei yang sadar itu dengan segera melirik dengan tatapan aneh.
"kamu siapa?."
"aku adalah putra mahkota dari kerajaan moon, seharusnya aku yang bertanya begitu. kenapa kamu bisa ada diwilayah kami?."
"aku dibuang puas, ini pasti ulah selir Yue, dia merasa iri karna aku selalu diperhatikan oleh ayahanda dan juga ibunda."
Mu Fei yang setelah mengucapkan itu dengan segera menoleh kearah lain sambil melampiaskan emosinya yang sudah tak tahan lagi.
anak laki-laki itu dengan segera terkekeh kecil dan lalu berkata... "salam kenal, namaku Xie Xiao Lin. aku adalah putra mahkota dari kerajaan moon."
sambil memperkenalkan diri, dia langsung mengacungkan tangan untuk bersalaman dengannya.
melihat itu, dengan segera Mu Fei membalas salaman itu dan lalu menjawab... "salam kenal kembali, namaku Mu Fei, anak pertama raja Mu Ying.
semua orang tau, bahwa aku anak tertua dikerajaan mystic." jawab Mu Fei sambil ragu-ragu.
Xie Xiao Lin yang melihat reaksi wajah Mu Fei begitu, dengan segera ia terkekeh geli. ini kali pertamanya ia tersenyum begitu lebar kepada orang.
biasanya Xie Xiao Lin sangatlah dingin dan tak begitu peduli dengan orang lain. bahkan jika itu adalah putri sekalipun dia tidak begitu nampak peduli.
namun melihat Mu Fei, dia malah tersenyum lebar. nampaknya Mu Fei benar-benar ahli dalam meluluhkan hati pria dingin sekalipun.
Mu Fei yang melihat Xie Xiao Lin terkekeh geli begitu, dengan segera mengeluarkan raut wajah aneh yang membuat ia heran.
"Xie Xiao Lin, kamu baik-baik sajakan?."
"aku baik-baik saja, malahan lebih baik lagi."
..."ORANG YANG TEPAT AKAN MEMBUATMU JATUH CINTA PADA DIRIMU SENDIRI JUGA."...
to be continued
mohon maaf jika ada kesalahan kata atau typo dimohon maafkan, saya memang suka eror kalo ngetik.
btw jangan tersinggung atau apapun itu ya, saya disini hanya melanjutkan hobi saya saja'-'
btw jangan lupa dibaca, like, dan difavoritkan, semoga kalian suka ceritanya^^
(Phoenix Amazone**)